INVERSI.ID – Raditya Dika kembali naik panggung stand up comedy dengan proyek terbaru yang dikasih nama “Cerita Anehku”. Buat para penggemar Radit, ini bukan cuma comeback biasa, tapi bagian dari perjalanan panjang seorang komika yang sudah lama jadi salah satu wajah paling berpengaruh dalam dunia komedi Indonesia. Setelah sempat sibuk dengan kegiatan menulis, ngonten, dan proyek lain, Radit datang lagi dengan materi segar yang diambil dari hal paling dekat dalam hidupnya: keluarganya sendiri, kejadian sehari-hari, dan pengalaman absurd para pengikutnya di media sosial.
Cerita Aneh dari Rumah, Internet, dan Orang-Orang Terdekat
Di konferensi pers di Jakarta, Raditya Dika bercerita kalau materi dalam “Cerita Anehku” lahir dari hal-hal yang sebenarnya sederhana, namun lucu dan kadang bikin geleng-geleng kepala. Semua pengalaman itu ia kumpulkan dan olah dengan gayanya yang khas jujur, absurd, dan dekat dengan realita anak muda masa kini.
“Kita pakai ‘Cerita Anehku’ terbaru itu salah satu dari hasil tabulasi kata-kata sifat lainnya. Semua hal yang berkaitan dengan hal yang gue lihat sehari-hari sih. Sehari-hari penonton gue, follower gue. Tentu yang paling aneh ya anak istri gue. Sama diri gue sendiri yang dianggap mereka aneh,” kata Raditya Dika.
Di titik ini, Radit menegaskan bahwa keluarganya memang jadi sumber inspirasi yang nggak pernah habis. Menurutnya, dinamika kecil yang kelihatannya remeh, misalnya perdebatan soal hal sepele atau tingkah laku anggota keluarga yang saling tuduh “siapa yang paling aneh” justru punya potensi komedi yang besar.
“Jadi kalau di rumah tuh, anak istri gue nganggep gue aneh, tapi gue menganggap mereka aneh gitu loh. Jadi perdebatan, dilema itu yang gue coba hadirkan di sini. Dan dilanjutkan dengan penonton yang cerita soal keanehan apa yang mereka alami,” tambah dia.
Yang bikin menarik, Radit juga akan mengajak penonton langsung terlibat dalam show. Jadi bukan cuma dia yang cerita soal keanehannya, tapi penonton juga bisa “curhat” pengalaman aneh yang pernah mereka alami. Interaksi spontan semacam inilah yang bikin pertunjukan stand up Radit selalu terasa hidup dan penuh kejutan.
Panggung Stand Up: Tempat Radit Jadi Diri Sendiri
Sebagai komika yang sudah belasan tahun berkarya, Raditya Dika punya hubungan khas dengan panggung stand up. Dia pernah menghadapi masa sibuk dengan film, serial, buku, podcast, sampai konten harian, tapi tetap merasa bahwa panggung stand up adalah tempat dia bisa mengekspresikan isi kepala tanpa batas.
“Banyak keresahan diri gue yang mungkin enggak bisa gue ceritain ke bos, di kantor, di mana kita perlu satu tempat kita berekspresi secara bebas ya di panggung stand up comedy ini,” ujar dia.
Panggung stand up, buat Radit, adalah ruang aman. Ruang di mana ia bebas ngomongin keresahan terdalam, hal-hal receh, sampai momen personal yang mungkin nggak cocok dibahas di tempat lain. Buat penonton, ini kesempatan langka untuk melihat Radit dengan versi paling jujur versi yang mungkin nggak muncul di YouTube atau Instagram.
Tur Luar Jakarta: 14 Show, 15.200 Penonton
Tur “Cerita Anehku” bakal berlangsung pada Januari sampai April 2026 lewat serangkaian pertunjukan di enam kota besar. Ini jadi bagian dari tur Luar Jakarta Batch 1, di mana Radit akan tampil di:
- 10 Januari – Bali
- 17 Januari – Pontianak
- 24 Januari & 11 April – Bandung
- 7 Februari – Surabaya
- 14 Februari – Samarinda
- 18 April – Medan
Total ada 14 show dengan target 15.200 penonton. Beda dari tur-tur sebelumnya, jadwal kali ini disusun supaya Radit bisa hadir secara merata di pulau-pulau berbeda.
“Pilihan kota-kota luar Jakarta Batch pertama ini dipilih karena lebih dulu cocok secara jadwal dan lokasi. Juga maunya sebisa mungkin selang seling mendatangi Bali, Kalimantan, Sumatera, Jawa. Semoga di Batch berikutnya, kota-kota permintaan teman-teman di sosial media juga bisa didatangi,” ucapnya.
Menghadirkan Raditya Dika ke banyak kota jelas bukan hal sepele. Selain persiapan panggung yang detail, setiap kota punya karakter penonton yang berbeda. Tapi di situlah tantangan serunya: Radit harus siap menghadapi berbagai reaksi spontan dan jam terbangnya membuat tantangan itu justru jadi hal yang ia nikmati.
“Cerita Anehku” sendiri menjadi lanjutan dari seri pertunjukan komedi tunggal Radit yang sudah dimulai dari Cerita Cintaku (2019). Setelah tertunda karena pandemi, ia kembali dengan Cerita Sebelku (2023–2024) dan Cerita Sialku (2024–2025). Jadi buat penggemar yang mengikuti perjalanan ceritanya, “Cerita Anehku” bisa dibilang semacam babak baru lebih personal, lebih jujur, dan lebih relate untuk siapa pun yang merasa hidup kadang memang penuh keanehan.
Dengan gaya penyampaian yang matang dan pengalaman yang semakin dalam, tur ini diprediksi bakal jadi salah satu event komedi besar yang sayang banget dilewatkan. Apalagi Raditya Dika dikenal punya kemampuan merangkai cerita sehari-hari menjadi komedi cerdas yang bisa dinikmati semua kalangan, terutama anak muda.
Bagi banyak penggemarnya, melihat Radit kembali tur besar setelah pandemi adalah momen yang sudah lama ditunggu. Show ini menjanjikan bukan cuma tawa, tapi juga refleksi lucu tentang hidup, kebiasaan manusia, dan betapa absurdnya dunia yang kita jalani.