By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Jadi Ujian Transparansi Pemerintah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Jadi Ujian Transparansi Pemerintah

EkonomiTerkini

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Merah Putih Jadi Ujian Transparansi Pemerintah

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat berada di Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Kedungpedaringan, Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Februari 2026. Program rekrutmen manajer kopdes akan menjadi ujian transparansi pemerintah. (Foto, Antara/Ananto Pradana)
SHARE

JAKARTA — Rekrutmen besar-besaran 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mendadak viral di media sosial. Di satu sisi, ini disebut sebagai peluang kerja terbesar tahun 2026. Namun di sisi lain, kekhawatiran publik soal potensi kecurangan dan “jalur orang dalam” ikut mencuat.

Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) membuka 35.476 posisi, terdiri dari 30.000 manajer koperasi dan ribuan posisi lainnya untuk kampung nelayan. Rekrutmen ini dibuka sejak 15 April hingga 24 April 2026 dan dilakukan secara nasional melalui sistem online.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa program ini bertujuan mencari SDM terbaik untuk membangun ekonomi desa. “Pemerintah… membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4)

Ia juga memastikan satu hal penting yang kini jadi sorotan publik. “Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan… kalau ada yang minta imbalan itu nipu,” tegasnya.

Besarnya angka rekrutmen—mencapai puluhan ribu orang—langsung memicu antusiasme tinggi. Program ini bahkan disebut sebagai salah satu peluang kerja terbesar tahun ini, dengan posisi strategis sebagai penggerak ekonomi desa.

Para manajer nantinya akan mengelola koperasi yang menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal, mulai dari distribusi pangan hingga penguatan UMKM. Bahkan, mereka akan berstatus pegawai BUMN melalui skema kontrak (PKWT) selama dua tahun sebelum masuk ke koperasi desa.

Namun di balik peluang besar ini, muncul kekhawatiran klasik: apakah proses seleksi benar-benar bersih?

Isu “ordal” dan potensi titipan mulai ramai diperbincangkan di media sosial. Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan—karena program berskala besar dengan kuota masif sering kali menjadi sasaran praktik tidak sehat jika tidak diawasi ketat.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka, profesional, dan tanpa pungutan biaya.

Baca Juga :

Fakta-fakta Kecelakaan Maut di Tol Batang Semarang, Sopir Diduga Mengantuk
Khasiat Bawang Hitam untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Sistem pendaftaran pun dilakukan sepenuhnya secara digital melalui portal resmi Panselnas, dengan tahapan seleksi berlapis mulai dari administrasi hingga kompetensi. Persyaratannya pun cukup jelas. Antara lain, pendidikan minimal D3/D4/S1 semua jurusan, IPK minimal 2,75, dan usia maksimal 35 tahun.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan proyek strategis nasional untuk memperkuat ekonomi desa dan menyerap tenaga kerja. Targetnya, 30.000 koperasi aktif bisa berjalan pada 2026.

Namun kini, fokus publik bukan hanya pada peluang kerjanya—melainkan pada integritas prosesnya. Karena di mata masyarakat, transparansi bukan sekadar janji. Rekrutmen sebesar ini akan menjadi ujian nyata apakah benar membuka kesempatan bagi “putra-putri terbaik bangsa”, atau justru kembali terjebak dalam isu lama—jalur belakang dan permainan orang dalam?

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Koperasi Desa/Kelurahan Merah PutihRekrutmen manajerZulkifli Hasan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Umuh Muchtar Beri Warning ke Persib: Tidak Ada Kata Kalah di Sisa Musim
Next Article Bapanas Bongkar Penyebab Harga Minyakita Melonjak, Bukan Karena Stok Langka
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index