By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Terkini

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 minutes ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Profil B50, kandungan biodiesel sebesar 50 persen dalam Biosolar B50 menjadikannya jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan solar konvensional. Punya manfaat ganda bagi Indonesia dari sisi lingkungan dan ketahanan energi nasional. (Foto, dok/Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah resmi mulai memberlakukan penggunaan Biosolar B50 pada 1 Juli 2026. Menjelang penerapan kebijakan tersebut, pakar konversi energi sekaligus dosen senior Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri, memaparkan hasil kajian yang menunjukkan bahwa B50 memberikan manfaat ganda bagi Indonesia, baik dari sisi lingkungan maupun ketahanan energi nasional.

Di Jakarta, Sabtu (27/6/2026), Tri menjelaskan bahwa kandungan biodiesel sebesar 50 persen dalam Biosolar B50 menjadikannya jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan solar konvensional. Menurutnya, bahan bakar berbasis nabati memiliki kemampuan menekan emisi karbon dioksida (CO2) secara signifikan karena berasal dari tanaman yang menyerap karbon selama proses pertumbuhannya.

“Pakai B50 yang jelas adalah pengurangan emisi CO2. Karena B50 kan 50 persen berasal dari nabati,” kata Tri.

Ia menerangkan, minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel berasal dari pohon yang menyerap karbon dioksida melalui proses fotosintesis. Karena itu, emisi yang dihasilkan saat bahan bakar digunakan dianggap telah diimbangi oleh karbon yang sebelumnya diserap tanaman.

“Kalau nabati itu, karena pohon kelapa sawit misalnya, kalau siang dia menyerap CO2 sehingga menghasilkan buah. Buahnya diproses menjadi bahan bakar. Jadi bahan bakar nabati itu dianggap CO2-nya nol, tidak menambah CO2 di udara,” ujarnya.

Dengan komposisi biodiesel mencapai 50 persen, Tri memperkirakan emisi karbon dari penggunaan solar dapat ditekan secara nyata. “Kalau dia 50 persen, mulai 1 Juli berarti kontribusi bahan bakar solar mengemisikan CO2 tinggal sekitar 50 persen juga turun,” jelasnya.

Tak hanya mendukung transisi energi hijau, penerapan Biosolar B50 juga dinilai memperkuat ketahanan energi nasional. Meningkatnya penggunaan bahan bakar produksi dalam negeri akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar berbasis minyak bumi.

“Selain itu, karena kita menggunakan produk nasional dalam negeri, maka impor solarnya bisa turun,” kata Tri.

Berkurangnya impor dinilai akan menghemat devisa negara sekaligus meningkatkan pemanfaatan minyak sawit sebagai bahan baku energi terbarukan nasional.

Baca Juga :

Ini Tugas Baru Grace Natalie di Pemerintahan Usai Bertemu Jokowi
Ucapan Valentine Aesthetic Kepada Guru dan Sahabat

Meski demikian, Tri mengingatkan pemilik kendaraan diesel agar tetap memperhatikan rekomendasi pabrikan. Kandungan biodiesel yang lebih tinggi berpotensi meningkatkan endapan pada sistem bahan bakar dan mempercepat penggantian filter solar pada kendaraan yang belum sepenuhnya kompatibel.

Dengan dukungan kajian ilmiah dari pakar ITB, pemberlakuan mandatori Biosolar B50 mulai 1 Juli diharapkan menjadi langkah penting menuju transportasi yang lebih bersih, sekaligus memperkuat kemandirian energi Indonesia tanpa mengurangi rasa aman bagi pengguna kendaraan diesel.

You Might Also Like

Sayonara Jepang! Pengalaman Seleção Jadi Penentu di Menit-Menit Akhir
Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK
Gol Dramatis Eustáquio Antar Kanada Ukir Sejarah ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL
Pecah! Tim Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah Baru Rebut Gelar Juara Asia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market
Next Article WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

Pedagang Marketplace Bersiap, Pemerintah Segera Terapkan Kewajiban PPN

Putusan MK: Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tetap Dilakukan Secara Langsung

B50 Resmi Meluncur 1 Juli. Tiga Keunggulan Ini Siap Ubah Masa Depan Energi Indonesia

28 Tahun Mandek Akhirnya Mega Proyek Blok Masela Mulai Dibangun 2027

Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah

Muak Impor! Bahlil Siapkan 3 Jurus Besar Demi Dongkrak Produksi Minyak RI

Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Kolombia Tahan Imbang Raksasa Eropa, Sikat Status Juara Grup K Piala Dunia 2026

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Austria dan Aljazair Kompak Lolos ke 32 Besar, Tuduhan ‘Main Mata’ Langsung Merebak

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Cuma Main 30 Menit, Messi Tetap Bikin Rekor!

1 day ago
Terkini

Menkeu Purbaya Bakal Kaji Ulang Pajak Pencairan JHT, Soroti Aspek Keadilan

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index