Halo brother and sister, ada kabar gembira nih dari dunia persilatan di Kalimantan Selatan! Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (IPSI Kalsel) udah menyatakan komitmennya untuk bikin gebrakan besar.
Mereka lagi siap-siap bangun padepokan silat sebagai pusat latihan super lengkap, tujuannya jelas: mencetak atlet pencak silat berprestasi yang bisa tembus sampai tingkat nasional, bahkan internasional!
“Kita lagi nyari lokasi yang paling pas nih, brother and sister, sebelum kita ajukan ke Pemerintah Provinsi Kalsel,” kata Ketua IPSI Provinsi Kalsel, Supri Muyono, saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Sabtu, 05 Juli 2025. Proses ini menunjukkan keseriusan IPSI Kalsel dalam mewujudkan mimpi besar ini.
Nggak cuma padepokan doang, Supri juga punya rencana ambisius lain! Beliau berencana mendatangkan pelatih internasional khusus untuk memajukan prestasi atlet pencak silat di seluruh 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Ini pasti bakal jadi game changer buat kualitas latihan atlet-atlet lokal!
Pengurus IPSI Kalsel juga punya program jangka panjang yang jelas banget: mereka mau membina atlet biar bisa berprestasi maksimal di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XXII 2028 nanti, yang bakal digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, sebagai program kerja jangka pendek, IPSI Kalsel fokus menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut pada Oktober 2025. Jadi, targetnya jelas, dari lokal sampai nasional!
Harapan Presiden Prabowo & Perhatian PB IPSI: Pencak Silat Mendunia!
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI Laksda TNI (Purn) Djajeng Tirto, yang mewakili Ketum IPSI sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto, menyampaikan kalau Bapak Prabowo menaruh perhatian besar banget terhadap peningkatan prestasi pencak silat Indonesia biar bisa mendunia.
“Bapak Prabowo berharap ke depan ada atlet pencak silat Indonesia yang bisa berlaga pada ajang paralimpiade dunia, brother and sister.”
“Karena itu, pembinaan di daerah harus kuat, biar atlet potensial bisa tembus ke tingkat nasional dan selanjutnya diseleksi buat bertanding pada level internasional,” kata Djajeng.
Hal tersebut adalah sebuah visi besar yang diusung langsung dari pucuk pimpinan negara, menunjukkan betapa pentingnya peran pencak silat.
Djajeng juga mengungkapkan kalau saat ini, atlet pencak silat di Kalsel udah nunjukkin kualitas yang lumayan baik, terutama di kelompok usia dini.
Ini adalah modal yang sangat berharga! Namun, beliau juga mengakui kalau IPSI Kalsel masih harus terus meningkatkan pembinaan. Ini termasuk melalui pelatihan bagi wasit, juri, pelatih, serta pengadaan sarana prasarana yang memadai untuk pusat latihan. Evaluasi ini penting agar pembinaan bisa lebih terstruktur.
Pemprov Kalsel Full Dukungan: Siap Bangun Pusat Latihan Terpadu!
Menanggapi rencana ambisius pembangunan padepokan silat ini, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, Heru Susmianto, langsung kasih dukungan penuh!
Beliau bahkan mengusulkan untuk mendirikan pusat latihan gabungan bukan cuma buat pencak silat aja, tapi juga buat cabang olahraga bela diri lain, seperti judo, taekwondo, karate, dan lain-lain. Ide yang brilian!
“Pada prinsipnya, Pemprov Kalsel sangat mendukung adanya tempat latihan terpadu, brother and sister. Biar pembinaan atlet bela diri bisa lebih terarah dan terkoordinasi,” ucap Heru. Ini menunjukkan sinergi positif antara IPSI Kalsel dan pemerintah daerah untuk kemajuan olahraga.
Heru juga menitikberatkan pentingnya pembinaan dan kejuaraan pencak silat usia dini secara rutin. Tujuannya jelas, biar bisa melahirkan atlet-atlet potensial dan berbakat yang berkelanjutan di Kalsel. Dengan fokus pada pembibitan, masa depan pencak silat Kalsel akan cerah!
Dengan adanya dukungan penuh dari Pemprov, komitmen dari IPSI Kalsel, serta visi dari PB IPSI, masa depan pencak silat di Kalimantan Selatan dipastikan bakal semakin cerah. Siap-siap, Kalsel bakal jadi gudangnya atlet silat juara!