By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ribuan Mahasiswa Ikut Ekspedisi Patriot untuk Mengubah Wajah Daerah Terpencil
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ribuan Mahasiswa Ikut Ekspedisi Patriot untuk Mengubah Wajah Daerah Terpencil

Event

Ribuan Mahasiswa Ikut Ekspedisi Patriot untuk Mengubah Wajah Daerah Terpencil

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
5 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Ekspedisi Patriot 2025, sebuah program kolaborasi nasional, resmi melewati rangkaian rapat koordinasi dan mendistribusikan ribuan peserta ke berbagai kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Program yang bertujuan mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat ini melibatkan 2.000 sumber daya manusia (SDM) yang akan mengabdi di 154 kawasan transmigrasi di lima pulau besar.

Contents
Kolaborasi Akademisi, Pemerintah, dan MasyarakatRangkaian Koordinasi NasionalDistribusi Peserta dan Target OutputFondasi Kebijakan Masa DepanHarapan untuk Generasi Muda

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa Ekspedisi Patriot menjadi bagian dari transformasi transmigrasi Indonesia melalui pendekatan kolaborasi dan peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, transmigrasi kini bukan lagi sekadar perpindahan penduduk, tetapi strategi pembangunan nasional untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru, sesuai arahan Presiden untuk membangun dari pinggiran dan memperkuat kawasan terluar serta perbatasan.

“Tim Ekspedisi Patriot adalah kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menciptakan roadmap pembangunan transmigrasi berbasis potensi lokal. Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga menjadi agen perubahan di lapangan,” ujar Iftitah dalam pernyataan resmi, Rabu (16/7).

Kolaborasi Akademisi, Pemerintah, dan Masyarakat

Program ini dirancang dengan pendekatan kolaboratif, melibatkan perguruan tinggi, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Para peserta akan menjalani riset lapangan, mendapatkan pelatihan vokasi, pendampingan usaha, hingga sertifikasi kompetensi. Tujuannya adalah mencetak SDM unggul yang mampu membangun daerah secara profesional dan berdampak nyata.

Dengan mengusung semangat “Patriot Mengabdi, Bangsa Berjaya”, Ekspedisi Patriot 2025 menekankan pada pemberdayaan masyarakat berbasis data yang kolaboratif dan partisipatif. Ribuan peserta dari berbagai kampus dan daerah di Indonesia akan mengumpulkan data penting untuk memperkuat perekonomian kawasan transmigrasi.

“Kami ingin anak muda Indonesia mengabdi untuk bangsa dengan cara yang profesional dan menghasilkan dampak nyata,” tegas Iftitah.

Rangkaian Koordinasi Nasional

Kementerian Transmigrasi telah menyelenggarakan serangkaian rapat koordinasi sejak pertengahan Juni hingga awal Juli 2025. Diskusi intensif digelar dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka seperti ITB, IPB University, UGM, UI, UNPAD, UNDIP, dan ITS, untuk menyamakan persepsi dan merancang teknis pelaksanaan program.

Selain itu, pada 19 Juni lalu, rapat daring dengan melibatkan 160 kepala dinas transmigrasi dari seluruh Indonesia juga digelar. Pertemuan ini membahas distribusi peserta, kesiapan daerah, dan pola kerja sama multipihak antara pemerintah pusat, daerah, serta perguruan tinggi.

“Kolaborasi dengan kampus penting untuk memastikan pendekatan ilmiah dan kontekstual dalam pembangunan transmigrasi,” tambah Iftitah.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Arief Suditomo, Anggota DPR Anaknya Diduga Terlibat Bullying SMA Binus
Experience Cutting-Edge Technology with Deals on the Latest Smartphones

Distribusi Peserta dan Target Output

Sebanyak 2.000 peserta Ekspedisi Patriot 2025 didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia. Sumatera menerima 545 peserta di 46 lokasi dengan target 109 output penelitian. Kalimantan menampung 280 peserta di 23 lokasi, dengan proyeksi 56 output.

Sulawesi menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbesar kedua, yaitu 540 peserta di 45 lokasi yang ditargetkan menghasilkan 108 output. Sementara Papua melibatkan 230 peserta di 21 lokasi, dengan target 46 output, disusul Maluku dengan 130 peserta di 11 lokasi, dan Nusa Tenggara dengan 275 peserta di 8 lokasi.

Secara keseluruhan, program ini ditargetkan menghasilkan sedikitnya 400 output strategis, termasuk laporan riset kawasan, rekomendasi kebijakan pembangunan transmigrasi, rancangan kelembagaan ekonomi masyarakat, hingga kajian pemberdayaan berbasis investasi, korporasi, dan konsep transpolitan.

Fondasi Kebijakan Masa Depan

Ekspedisi Patriot.

Kementerian Transmigrasi menegaskan Ekspedisi Patriot akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi di masa depan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat diharapkan mendorong kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Velix V. Wanggai, menyebut program ini sebagai laboratorium besar kolaborasi pembangunan berbasis data dan pengabdian masyarakat.

“Ekspedisi Patriot 2025 bukan sekadar riset, tapi langkah konkret membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan SDM unggul, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Velix.

Senada dengan itu, Direktur Pengembangan Masyarakat Transmigrasi, Bondan Djati Utami, menyebut program ini sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian bagi generasi muda Indonesia.

“Kegiatan ini mendorong terbentuknya usaha bersama masyarakat dan menciptakan pusat-pusat pembangunan baru berbasis potensi lokal,” tutup Bondan.

Harapan untuk Generasi Muda

Melalui Ekspedisi Patriot 2025, generasi muda Indonesia diharapkan mampu mengasah keterampilan, memperluas wawasan, serta berperan aktif dalam pembangunan nasional yang inklusif. Dengan program ini, transmigrasi tidak lagi dipandang sebagai program lama yang stagnan, melainkan sebagai strategi pembangunan modern berbasis data, riset, dan kolaborasi multi-aktor.

Ekspedisi Patriot juga membuktikan bahwa pengabdian pada bangsa bisa dilakukan dengan cara profesional, berdampak nyata, dan mengutamakan potensi lokal. Semangat Patriot Mengabdi, Bangsa Berjaya diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anak muda di seluruh Indonesia untuk ikut serta membangun negeri dari pinggiran.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Demo di DPR, Monas hingga Kemenkeu, Ribuan Aparat Disiagakan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
TAGGED:desaEkspedisi PatriotMahasiswa
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Fakta Menarik Hari Ini, 16 Juli 2025: Mind-Blown! Kenapa Nyamuk Suka Banget Sama Orang Tertentu? Yuk, Kita Kepoin!
Next Article Kuliah Sambil Dibayar, Pemerintah Tawarkan Jadi Pekerja Migran, Tertarik?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Event

D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan

4 weeks ago
Event

Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia

1 month ago
Event

Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta

1 month ago
Pendidikan

UPH Resmi Bergabung dengan Campus League, Dorong Lahirnya Atlet Kampus Berprestasi

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index