By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Saat Negara Lain Krisis, Indonesia Justru Jadi Raksasa Energi Baru
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Saat Negara Lain Krisis, Indonesia Justru Jadi Raksasa Energi Baru

EkonomiTerkini

Saat Negara Lain Krisis, Indonesia Justru Jadi Raksasa Energi Baru

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
4 Min Read
(Ilustrasi) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mampu menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto sehingga di tengah gejolak geopolitik global, Indonesia dinilai Lembaga keuangan global JP Morgan menempatkan Indonesia di posisi kedua dari 52 negara dalam indeks ketahanan energi global 2026 (Foto, generate AI/Dede)
SHARE

JAKARTA – Di tengah gejolak geopolitik global yang memicu ketidakpastian pasokan energi dan lonjakan harga di banyak negara, Indonesia justru mencatatkan capaian yang menarik perhatian dunia. Lembaga keuangan global JP Morgan menempatkan Indonesia di posisi kedua dari 52 negara dalam indeks ketahanan energi global 2026, sebuah pengakuan yang menunjukkan bahwa berbagai kebijakan energi nasional mulai membuahkan hasil nyata.

Capaian tersebut dinilai tidak datang secara kebetulan. Di balik pengakuan internasional tersebut terdapat serangkaian langkah strategis yang dijalankan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memastikan Indonesia tetap aman menghadapi badai krisis energi global.

Jika dicermati, setidaknya terdapat enam pilar utama yang menjadi fondasi penguatan ketahanan energi nasional dalam beberapa tahun terakhir, yakni menjaga stabilitas harga energi, melakukan diversifikasi sumber pasokan melalui negosiasi internasional, mempercepat hilirisasi, meningkatkan produksi migas domestik, mengembangkan gas sebagai energi transisi, serta memperkuat kerja sama energi global.

Bahlil sendiri tidak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi Indonesia. Sebagai negara yang pernah menjadi eksportir minyak dan anggota OPEC, Indonesia kini harus menghadapi kenyataan sebagai importir energi dengan produksi minyak domestik sekitar 605.000 barel per hari, sementara kebutuhan nasional telah mencapai 1,6 juta barel per hari.

“Dalam kondisi ini kita harus putar otak bagaimana caranya harus mencapai kemandirian energi,” kata Bahlil pertengahan Mei lalu di Jakarta.

Pernyataan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi berbagai langkah konkret di lapangan. Salah satu capaian penting terjadi pada 2025 ketika produksi minyak nasional berhasil melampaui target APBN untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Keberhasilan ini dicapai melalui percepatan optimalisasi sumur-sumur tua yang selama bertahun-tahun tidak produktif meskipun masih memiliki cadangan minyak.

Pemerintah mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) memanfaatkan teknologi baru untuk meningkatkan produksi, sekaligus membuka ruang keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumur secara legal.

Di sektor hulu migas, pendekatan tegas juga diterapkan terhadap proyek-proyek strategis yang bertahun-tahun mengalami stagnasi. Salah satu contohnya adalah Blok Abadi Masela, proyek gas raksasa yang sempat tertahan hampir tiga dekade.

“Kalau you (Inpex) tak jalanin 6 bulan, saya cabut, dan alhamdulillah sekarang sudah tender engineering, procurement, and construction (EPC)-nya,” jelas Bahlil.

Baca Juga :

Joshua Kimmich Akui Jerman Pantas Kalah dari Ekuador Meski Lolos Sebagai Juara Grup
Tips Mudik Nyaman dan Aman, Periksa Kaki-Kaki Mobil sebelum Berangkat

Hasilnya mulai terlihat. Proyek senilai sekitar US$21 miliar tersebut kini telah memasuki tahap lelang konstruksi. Sementara di Kalimantan Timur, temuan baru di Blok Ganal diproyeksikan mulai memberikan kontribusi produksi signifikan pada 2029.

Pilar berikutnya adalah penguatan energi berbasis sumber daya domestik melalui program biodiesel. Kebijakan mandatori biodiesel yang dijalankan secara konsisten selama bertahun-tahun berhasil menciptakan tonggak sejarah baru pada 2026 ketika Indonesia mampu menghentikan impor solar.

Keberhasilan tersebut ditopang oleh implementasi campuran biodiesel sebesar 40 persen yang memanfaatkan minyak sawit dalam negeri sebagai substitusi energi impor. Pemerintah bahkan berencana meningkatkan komposisi tersebut menjadi 50 persen.

Tidak berhenti di sana, pemerintah kini menyiapkan langkah serupa untuk sektor bensin melalui pengembangan bioetanol. Setelah mempelajari keberhasilan Brasil, pemerintah menargetkan penerapan campuran etanol sebesar 20 persen pada bensin mulai 2028.

“Kalau kita mandatori 20%, berarti kita kurangi impor bensin 8 juta kiloliter,” tegas Bahlil.

Di tengah banyak negara yang masih berjuang menghadapi dampak krisis energi global, Indonesia justru berhasil menjaga stabilitas pasokan dan daya saing harga energi. Pengakuan JP Morgan yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ketahanan energi terbaik kedua di dunia menjadi indikator bahwa berbagai kebijakan tersebut telah memberikan hasil yang terukur.

Karena itu, tidak mengherankan apabila berbagai langkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia belakangan menjadi sorotan publik. Di balik berbagai perbincangan yang berkembang, terdapat capaian konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat, yakni terjaganya pasokan energi nasional dan semakin kuatnya fondasi menuju kemandirian energi Indonesia.

You Might Also Like

28 Tahun Mandek Akhirnya Mega Proyek Blok Masela Mulai Dibangun 2027
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
Pulang Terhormat, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup
Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah
Tekuk Tunisia 3-1, Oranje Lolos Sebagai Juara Grup dan Hindari Brasil
TAGGED:Bahil LahadaliaJP MorganPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Luar Biasa! Sumur Baru PHR Langsung Semburkan 835 Barel per Hari
Next Article Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara baru di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: Dok. Youtube Sekretariat Presiden) Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Muak Impor! Bahlil Siapkan 3 Jurus Besar Demi Dongkrak Produksi Minyak RI

Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Hajar Selandia Baru 5-1, Setan Merah Bangkit dan Melaju ke 32 Besar

2 days ago
Terkini

Sayembara Rp250 Juta Berbuah Hasil, Dedi Mulyadi Pastikan Uang Diberikan untuk Korban

2 days ago
Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Kedi Golf di Tangerang, Motifnya Dipicu Rasa Cemburu

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Jepang Jaga Muka Asia! Lolos Usai Imbang Lawan Swedia

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index