By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: SDN Pakujajar CBM Sukabumi! Sekolah & Rumah Fondasi Intelektual
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » SDN Pakujajar CBM Sukabumi! Sekolah & Rumah Fondasi Intelektual

Pendidikan

SDN Pakujajar CBM Sukabumi! Sekolah & Rumah Fondasi Intelektual

Adrian
By
Adrian
7 months ago
Share
4 Min Read
Foto : Kepala SDN Pakujajar CBM Sugianto, Husna, sang ibu, wali kelas 2 dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SDN Pakujajar CBM berfoto bersama sambil menunjukan piala lantaran telah meraih juara 5 besar tingkat nasional lomba Cerdas Mengulas Buku.
Foto : Kepala SDN Pakujajar CBM Sugianto, Husna, sang ibu, wali kelas 2 dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SDN Pakujajar CBM berfoto bersama sambil menunjukan piala lantaran telah meraih juara 5 besar tingkat nasional lomba Cerdas Mengulas Buku.
SHARE

Inversi. Keberhasilan Husna Adzkia Nisa, siswi berusia tujuh tahun dari SDN Pakujajar CBM Kota Sukabumi, meraih Juara 5 Nasional dalam Lomba Cerdas Mengulas Buku, adalah sebuah studi kasus inspiratif tentang kekuatan literasi dini.

Contents
Sekolah dan Keluarga: Kolaborasi Mencetak Generasi LiteratPeran Sentral Orang Tua: Role Model Budaya Baca

Prestasi ini menegaskan bahwa keunggulan akademik di era digital tidak dapat dipisahkan dari fondasi membaca yang kuat dan kemampuan berpikir kritis. Dalam konteks pendidikan abad ke-21, literasi sering disebut sebagai “mata uang” dasar untuk segala bentuk kesuksesan.

Ia bukan sekadar kemampuan membaca huruf, melainkan kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Kisah Husna Adzkia Nisa, siswi kelas II SDN Pakujajar CBM, menjadi bukti nyata akan keampuhan filosofi ini.

Husna berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih Juara 5 Lomba Cerdas Mengulas Buku yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikbudristek) di Jakarta, 9–11 November 2025.

Yang menarik, Husna menjadi salah satu finalis termuda dari lebih 250 peserta, menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mencapai keunggulan intelektual.

Sekolah dan Keluarga: Kolaborasi Mencetak Generasi Literat

Kepala SDN Pakujajar CBM, Sugianto, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian siswanya tersebut. Ia menegaskan bahwa mencetak siswa berprestasi di level nasional adalah sebuah proses yang kompleks, yang menuntut kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua di rumah.

Sekolah Husna sendiri telah menerapkan budaya literasi secara terstruktur:

  • Jadwal Rutin: Kegiatan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
  • Akses Sumber: Jadwal kunjungan rutin ke perpustakaan.
  • Aktivitas Ekstrakurikuler: Beragam kegiatan yang secara eksplisit mendorong prestasi siswa.

Sugianto menambahkan bahwa Husna adalah sosok siswi yang aktif, berani, dan memiliki kemampuan luar biasa, tidak hanya dalam literasi, tetapi juga dalam hafalan Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa literasi dan spiritualitas dapat tumbuh harmonis, menghasilkan pelajar yang cerdas dan berakhlak baik.

Peran Sentral Orang Tua: Role Model Budaya Baca

Di balik prestasi Husna terdapat peran sentral ibundanya, Imas Ismatillah. Imas menceritakan bahwa keikutsertaan Husna dalam lomba bermula dari kesadaran bahwa putrinya memang gemar membaca.

Baca Juga :

PAN Ungkap Peluang KIM Usung Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024
Tips Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran, Ingat Tujuan dan Atur Pola Tidur

“Kami coba ikut (lomba) karena Husna memang gemar membaca,” ujar Imas. Kisah Husna, yang telah mengenal buku sejak usia dua tahun dan menjadi anggota perpustakaan kota sejak usia lima tahun, menunjukkan bahwa budaya literasi harus ditanamkan sejak dini dan konsisten.

Anak memilih meminjam buku setiap minggu dan lebih suka membaca ketimbang bermain gawai, sebuah anomali positif di era dominasi layar digital.

Imas juga mengungkapkan salah satu strategi kritis lomba: Husna memilih buku digital yang jarang dipilih peserta lain buku tentang “Waspada terhadap Penculikan”. Proses lomba ini menuntut kematangan intelektual yang luar biasa:

“Mengulas buku itu tidak sekadar mendongeng, tapi juga harus mampu berpikir kritis memahami isi buku, kelebihan, dan kekurangannya,” tambah Imas. Hal ini menggarisbawahi bahwa ajang ini bukan sekadar tes memori, melainkan uji kemampuan analisis dan evaluasi dua komponen utama berpikir kritis.

Wali kelas Husna, Aida Ambarawati, membenarkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran ibu Husna sebagai role model yang menanamkan kebiasaan membaca sejak dini. Prestasi Husna kini menjadi inspirasi kolektif bagi teman-teman sekelas dan seluruh pelajar SDN Pakujajar CBM.

Dengan usia yang masih sangat muda, perjalanan Husna Adzkia Nisa masih panjang. Kisahnya menjadi pengingat bagi seluruh institusi pendidikan dan keluarga di Indonesia: investasi pada budaya literasi dan pembentukan karakter kritis adalah kunci paling fundamental untuk mencetak generasi yang mampu bersaing dan unggul di kancah nasional maupun global.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:FondasiIntelektualSDN Pakujajar CBMSDN Pakujajar CBM SukabumiSekolahSukabumi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto: H. Abdul Qahar Yeliepele (tengah) saat pelepasan peserta di Bandara Sentani, Jayapura, Selasa (11/11/2025). MTsN Jayapura Buktikan Madrasah sebagai Pusat Excellence Karakter dan Sains
Next Article Kronologi Kebakaran Toko Tekstil Fatmawati. 15 Mobil Damkar Diterjunkan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index