INVERSI.ID – Sebanyak 12.508 peserta mulai mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang atau Unsika, Selasa.
Rektor Unsika, Ade Maman Suherman, mengatakan jumlah peserta UTBK SNBT tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu pesertanya hanya berada di kisaran 11.000 orang,” katanya dalam keterangan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Menurut Ade Maman, pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di Unsika digelar dalam satu gelombang selama 10 hari dengan total 20 sesi ujian.
Ia menjelaskan seluruh peserta yang mengikuti seleksi di Unsika telah memenuhi persyaratan administrasi dan memilih kampus tersebut sebagai lokasi ujian.
Sementara itu, daya tampung mahasiswa baru melalui jalur SNBT di Unsika pada tahun ini mencapai 1.763 kursi yang tersebar di berbagai program studi.
Pelaksanaan UTBK SNBT tidak hanya berlangsung di kampus utama Unsika di Karawang, tetapi juga melibatkan dua perguruan tinggi mitra, yakni Politeknik Negeri Indramayu dan Politeknik Negeri Subang.
Ketiga lokasi tersebut menyelenggarakan ujian secara bersamaan dalam periode yang sama guna mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri.
Ade Maman berharap seluruh rangkaian UTBK SNBT 2026 di Unsika dapat berjalan lancar serta fasilitas yang telah disiapkan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh peserta.
Ia juga memastikan seluruh persiapan ujian telah dilakukan secara maksimal, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, demi memberikan kenyamanan dan kelancaran selama proses seleksi berlangsung.
Meningkatnya jumlah peserta UTBK SNBT di Unsika tahun ini menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri, khususnya di wilayah Jawa Barat.