Halo Inversi! Attention, Civitas Akademika! SMPN 1 Sumobito sedang on fire dengan berbagai program inovasi yang membuktikan bahwa sekolah nggak cuma soal buku teks.
Kepala Sekolah, Sugeng Hariyanto MPd, menegaskan komitmen untuk menciptakan Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia dengan upgrade lingkungan belajar menjadi super nyaman.
”Hal tersebut dilakukan agar tercipta kenyaman bagi seluruh civitas sekolah dalam proses belajar mengajar serta kegiatan penunjangnya,” tandasnya.
E-VOTING HACKS: DEMOKRASI DIGITAL ALA GEN Z
Inovasi paling gokil yang baru saja digencarkan adalah pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) secara e-voting, Senin (03/Nov). Sistem ini adalah hasil brainchild dari M. Agus Salim SPd, Waka Kurikulum sekaligus guru seni budaya.
Intelektual Takeaway: Penggunaan e-voting untuk Pemilos ini adalah implementasi pendidikan politik praktis yang paling efektif untuk Gen Z. Sekolah tidak hanya mengajarkan teori demokrasi, tetapi juga budaya literasi digital dan teknologi tepat guna.
Selain itu, e-voting secara otomatis mengajarkan kesadaran lingkungan (sustainability) karena mampu meminimalkan penggunaan kertas. ”Pelaksanaan sistem pemilihan berbasis IT, sekaligus mengenalkan para siswa terhadap implementasi teknologi tepat guna serta peduli lingkungan karena dapat meminimalkan penggunaan bahan kertas untuk pencoblosan,” terang Sugeng.
Melalui sistem ini, seluruh warga sekolah mulai dari siswa, guru, hingga staf bisa menyalurkan aspirasi dalam memilih secara cepat, efektif, dan anti-ribet. Ini adalah langkah maju yang menjadikan SMPN 1 Sumobito pioneersekolah digital.
LAHIRNYA NEW ERA LEADER
Hasil e-voting yang transparan dan cepat memutuskan pasangan Jauharoti Lathiful Husaini (kelas 8A) dan Adelia Fitrotuzahra (kelas 7A) sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2025-2026.
Pasangan terpilih ini, bersama dengan pengurus OSIS dan MPK lainnya, tidak langsung bertugas. Mereka sudah digembleng melalui program Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).
”Anak-anak yang terpilih juga telah megikuti program Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sebagai bekal mereka dalam keterampilan kepemimpinan secara efektif,” jelas Sugeng.
LDK ini penting untuk membentuk keterampilan kepemimpinan yang efektif mulai dari public speaking, manajemen konflik, hingga team building skill yang krusial untuk menunjang kegiatan sekolah selama satu tahun ke depan.
Intinya: SMPN 1 Sumobito membuktikan bahwa inovasi berbasis IT bukan hanya tren, tetapi kebutuhan dasar untuk mencetak generasi yang cerdas digital, kritis dalam berdemokrasi, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sekolah ini siap mencetak Digital Leaders yang siap bersaing di masa depan.