By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Soal Penggunaan VAR di Liga 1, Erick Thohir: Pembenahan Terus Bertahap
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Soal Penggunaan VAR di Liga 1, Erick Thohir: Pembenahan Terus Bertahap

Terkini

Soal Penggunaan VAR di Liga 1, Erick Thohir: Pembenahan Terus Bertahap

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan soal penggunaan VAR atau Video Assistant Referee di Liga 1 Indonesia, memerlukan pembenahan yang terus bertahap.

Contents
Pembenahan Terus BertahapTiru MalaysiaPenggunaan Wasit Asing

Tentu saja, penggunaan VAR ini merupakan salah satu pembenahan yang dilakukan oleh PSSI agar Liga 1 Indonesia lebih baik dari musim sebelumnya.

Sayangnya, penggunaan VAR di Liga 1 Indonesia musim depan belum dapat dilakukan.

Pembenahan Terus Bertahap

Dalam hal ini, Erick Thohir mengatakan, perlu waktu untuk menggunakan VAR di Liga 1 Indonesia. Sebab, implementasinya tidak dapat dilakukan di semua stadion.

Lalu, stadion-stadion tersebut juga harus memenuhi kriteria. Jadi, pembenahan ini harus bertahap.

Meski begitu, banyak pihak yang yakin Erick Thohir mampu pulihkan citra negatif PSSI di mata publik, menjadi citra positif dan lebih transparan.

Selain itu, Erick Thohir menjadikan PSSI semakin akuntabel dengan membentuk dua Satuan Tugas (Satgas), sebagai langkah bersih-bersih PSSI.

Jadi keberadaan satgas ini, bukan untuk mencari siapa yang salah dengan tujuan untuk saling menjatuhkan. Namun untuk mencari akar masalah apa yang membuat citra PSSI selama ini jelek.

Tiru Malaysia

Karena belum adanya kejelasan soal penggunaan VAR di Liga 1 Indonesia, PSSI diminta untuk meniru Malaysia, untuk mengurangi segala keputusan yang dinilai tidak adil dalam lapangan yang dilakukan oleh wasit.

Baca Juga :

Dian Sastrowardoyo Memperingati Hari Ibu Internasional dengan Potret Bersama Ibunya
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-23 vs Qatar U-23 di RCTI

Begitu juga dengan yang dilakukan oleh asosiasi sepak bola Malaysia (FAM) yang mengundang wasit asing untuk pertandingan tertentu.

Hal ini dilakukan, agar Liga Super Malaysia tidak ketinggalan zaman.

Padahal, hal yang sama juga pernah dilakukan di Indonesia, saat kompetisi Liga Prima Indonesia atau LPI tahun 2012 dan Liga 1 pada 2017 silam.

Saat itu, FIFA bekerja sama dengan Australia dan Kirgiztan untuk mengirim wasit berlisensi FIFA untuk memimpin laga di Indonesia.

Penggunaan Wasit Asing

Penggunaan wasit asing untuk memimpin sebuah pertandingan memiliki keuntungan dan kerugian.

Secara keuntungan, pertandingan akan berjalan kondusif. Kerugiannya, sepak bola Indonesia akan tergantung dengan wasit asing, hingga sebabkan wasit lokal tidak dapat berkembang.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Erick Thohir Dinilai Mampu Pulihkan Citra Negatif PSSI di Mata Publik
Next Article Pisah Baik-baik, Virgoun akan Gugat Cerai sang Istri
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index