By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Survei Populi Center: Elektabilitas PSI Naik Usai Dipimpin Kaesang Pangarep
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Survei Populi Center: Elektabilitas PSI Naik Usai Dipimpin Kaesang Pangarep

Terkini

Survei Populi Center: Elektabilitas PSI Naik Usai Dipimpin Kaesang Pangarep

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Inversi.id – Lembaga Survei Populi Center merilis hasil surveinya soal elektabilitas partai politik di Indonesia. Bila dilihat dari hasil surveinya, PSI paling disorot karena elektabilitasnya mengalami peningkatan.

Peningkatan elektabilitas PSI itu disebut dikarenakan dipimpin oleh Kaesang Pangarep. coattail effect dari Gibran Rakabuming Raka yang menjadi cawapres Prabowo Subianto juga menjadi salah satu faktornya.

“Itu kan diduga faktor Kaseang, lalu itu juga saya menduga coattail effect-nya Gibran itu juga ada sebagian ke PSI, dan pasangan ini karena mendukung Prabowo-Gibran,” tutur Usep Saepul Ahyar, Rabu (15/11/2023).

“Pasangan ini juga didukung milenial 52 persen, itu saya kira salah satu indikasi bahwa para pemilih Gibran dalam hal ini juga tertarik juga dengan PSI,” lanjut Usep.

Lebih lanjut, Usep menuturkan cara kampanye PSI dengan karakter anak muda juga menjadi faktor pendongkrak elektabilitas. Model kampanye yang sesuai dengan ceruk yang disasarnya.

“Mereka memahami persis soal karakter anak muda, kan kita tahu juga anak muda ini yang di bawah 45 tahun itu 52 persenan, itu angka yang cukup tinggi. PSI tahu karakternya,” ujarnya.

Menurut Usep, generasi muda sudah bosan dengan gaya kampanye yang terlalu serius. Maka dari itu, PSI membuatnya dengan cara yang gembira.

“Dia (anak muda) tidak suka dengan gaya gaya politisi yang membosankan yang terlalu serius. Makanya, tagline mereka ‘kan berpolitik dengan riang gembira, lalu kemudian gaya-gayanya juga begitu,” ujarnya.

Dikatakan pula bahwa cara kampanye yang disukai anak muda itu selaras dengan figur pesohor dan nyeleneh seperti Kaesang. Hal ini pun beririsan dengan Presiden Jokowi yang juga memiliki banyak pendukung milenial.

Baca Juga :

Survei PWS, Gibran Rakabuming Raka Potensial Jadi Bakal Cawapres 2024
Momen Hari Lahir Pancasila, TNI AL Resmikan Kapal Perang KRI Bung Karno

Baca juga: Survei Polmatrix: Prabowo-Gibran Berpotensi Menang Satu Putaran di Pilpres 2024

“Nah, itu saya kira faktor-faktor yang mungkin PSI ini agak melejit di antara partai-partai baru, dan itu terlihat setelah ada perubahan yang cukup signifikan ketika mendukung Prabowo-Gibran, lalu Kaesang menjadi ketua, kemudian cara berkampanye yang relatif sesuai dengan karakter anak muda,” kata Usep.

Ya, Survei Populi Center melakukan survei soal elektabilitas partai politik di Indonesia. Survei dilakukan Survei pada tanggal 29 Oktober—5 November 2023 terhadap 1.200 responden. Survei melalui tatap muka dengan aplikasi Populi Center.

Pemilihan sampel melalui metode multistage random sampling dengan margin of error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei itu, responden diberi pertanyaan: “Jika pemilu anggota legislatif diadakan hari ini, partai mana yang akan Anda pilih?”

Hasilnya, elektabilitas PDI Perjuangan masih teratas dengan angka 18,1 persen, Gerindra 15,2 persen, Golkar 10,7 persen, PKB 9,1 persen, PKS 6,4 persen, PAN 5,4 persen, NasDem 4,8 persen, Demokrat 4,8 persen, dan PPP 3,6 persen.

Di antara partai debutan dan non-parlemen, PSI memimpin sekaligus paling berpotensi menembus ambang batas parlemen dengan elektabilitas 2,6 persen.

Perindo yang berada di posisi berikutnya hanya memiliki elektabilitas 1,6 persen.

Tujuh peserta pemilu lainnya, yakni Partai Hanura, Partai Ummat, PBB, Partai Garuda, PKN, Partai Gelora, dan Partai Buruh, sama-sama memiliki elektabilitas di bawah 1 persen.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Cerita Hasim Soal Prabowo Subianto Gagalkan Korupsi Rp 51 T di Kemhan
Next Article Konser Coldplay di Jakarta, Chris Martin: Terima Kasih Kepada Pemerintah dan Rakyat Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index