By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Target Sekolah Rakyat 2026: Bangun 100 Sekolah dan Tambah 46 Ribu Siswa, Langkah Strategis Pemerintah Perluas Akses Pendidikan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Target Sekolah Rakyat 2026: Bangun 100 Sekolah dan Tambah 46 Ribu Siswa, Langkah Strategis Pemerintah Perluas Akses Pendidikan

Pendidikan

Target Sekolah Rakyat 2026: Bangun 100 Sekolah dan Tambah 46 Ribu Siswa, Langkah Strategis Pemerintah Perluas Akses Pendidikan

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
3 Min Read
Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat
SHARE

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan target ambisius untuk tahun 2026: membangun 100 unit Sekolah Rakyat baru dan menambah 46 ribu siswa dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan inklusif yang digagas oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dengan dukungan anggaran yang meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.

Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin, pekerja informal, dan komunitas rentan yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan formal.

Dalam wawancara dengan Detikcom, Gus Ipul menyebut bahwa anggaran untuk Sekolah Rakyat tahun 2026 mencapai lebih dari Rp4 triliun. Jumlah ini naik hampir empat kali lipat dari tahun 2025 yang hanya sebesar Rp1 triliun.

  • Rp2 triliun dialokasikan untuk operasional sekolah dan kebutuhan siswa
  • Rp2 triliun lebih untuk gaji guru dan tenaga pendidik
  • Anggaran pembangunan fisik berada di bawah koordinasi Kementerian PUPR

Kenaikan anggaran ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa.

Sekolah Rakyat adalah model pendidikan alternatif yang dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin, pekerja harian, dan komunitas marginal. Berbeda dari sekolah formal, Sekolah Rakyat mengusung pendekatan:

  • Fleksibel dan berbasis komunitas
  • Tanpa biaya dan tanpa seragam wajib
  • Kurikulum adaptif dan kontekstual
  • Fokus pada literasi, numerasi, dan karakter

Program ini telah berjalan di beberapa daerah seperti Bandung Barat, Yogyakarta, dan Surabaya, dengan hasil yang cukup menggembirakan dalam hal retensi siswa dan partisipasi orang tua.

Menurut data Kemensos, target tahun 2026 meliputi:

  • Pembangunan 100 unit Sekolah Rakyat baru di berbagai provinsi
  • Penambahan 46.000 siswa baru dari latar belakang ekonomi rendah
  • Peningkatan kapasitas guru dan fasilitator komunitas
  • Integrasi dengan program perlindungan sosial dan bantuan pangan

Program ini juga akan melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, NGO, dan lembaga pendidikan tinggi untuk pendampingan dan evaluasi.

Sekolah Rakyat dinilai memiliki dampak sosial yang luas:

Baca Juga :

Aplikasi Catatan Gratis Terbaik untuk Pelajar: 7 Pilihan Ringan & Fitur Lengkap
Ketegangan Greenland Memanas, Uni Eropa Siapkan Opsi Balasan atas Ancaman Tarif Donald Trump
  • Mengurangi angka putus sekolah di kalangan anak miskin
  • Meningkatkan literasi dasar dan keterampilan hidup
  • Membangun kepercayaan diri dan semangat belajar anak-anak
  • Mendorong partisipasi orang tua dalam pendidikan

Gus Ipul menyebut bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi juga gerakan sosial untuk membebaskan anak-anak dari siklus kemiskinan.

Baca Juga : https://inversi.id/lulusan-sekolah-rakyat-kini-bisa-kuliah-lewat-beasiswa-kemensos-dan-kemendiktisaintek/

Target pembangunan 100 Sekolah Rakyat dan penambahan 46 ribu siswa pada 2026 bukan hanya angka, tetapi simbol komitmen pemerintah dalam membangun pendidikan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Dengan dukungan anggaran besar dan kolaborasi lintas sektor, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi model pendidikan alternatif yang mampu menjangkau anak-anak dari lapisan masyarakat paling rentan.

Karena setiap anak berhak belajar, tumbuh, dan bermimpi—tanpa terkendala status ekonomi atau geografis.

You Might Also Like

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru
UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
TAGGED:Anak Mudagen zPendidikanremajaSekolah Rakyatsiswa
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Entrepreneurship Bagaimana Entrepreneurship Mengubah Dunia Bisnis di Tahun 2025: Inovasi, Digitalisasi, dan Ekonomi Berkelanjutan
Next Article Istimewa Kemenparekraf Dorong Profesionalitas Industri Pertunjukan Musik: Tata Kelola, Transparansi, dan Masa Depan Ekonomi Kreatif
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan

5 days ago
Pendidikan

Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027

6 days ago
Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id)
MBG

Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index