By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tekan Harga Plastik Domestik, Menteri Bahlil Jalankan Mandat Presiden Cari Pasokan Nafta
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tekan Harga Plastik Domestik, Menteri Bahlil Jalankan Mandat Presiden Cari Pasokan Nafta

EkonomiTerkini

Tekan Harga Plastik Domestik, Menteri Bahlil Jalankan Mandat Presiden Cari Pasokan Nafta

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang ditugaskan untuk mencari sumber-sumber baru nafta yang merupakan bahan baku utama industri petrokimia, di negara-negara tetangga.
SHARE

JAKARTA – Pemerintah bergerak cepat merespons potensi kenaikan harga bahan pokok industri. Atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia langsung tancap gas mencari pasokan alternatif bahan baku plastik (nafta) dari berbagai negara.

Langkah ini diambil sebagai respons atas terganggunya pasokan global, terutama akibat penutupan jalur strategis Selat Hormuz yang selama ini menjadi salah satu jalur distribusi energi dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Presiden telah memberikan mandat khusus kepada Bahlil untuk segera mengamankan pasokan nafta demi menjaga stabilitas industri dalam negeri.

“Kemarin Bapak Presiden meminta kepada Menteri ESDM untuk mencarikan sumber-sumber nafta yang lain,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Pemerintah pun tidak ingin berlama-lama. Targetnya, sumber pasokan alternatif tersebut sudah bisa dipastikan pada Mei 2026. Sejumlah negara seperti India, kawasan Afrika, hingga Amerika Serikat kini masuk dalam radar pencarian.

“Sedang dicarikan. Targetnya kita harapkan bulan Mei, nanti kita lihat lagi,” ujar Airlangga.

Langkah cepat ini menjadi krusial mengingat nafta merupakan bahan baku utama industri petrokimia, khususnya untuk produksi plastik kemasan. Jika pasokan terganggu, dampaknya bisa merembet langsung ke harga kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan hingga minuman.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan strategis berupa penghapusan bea masuk impor LPG bagi industri dari sebelumnya 5% menjadi 0%. Kebijakan ini berlaku selama enam bulan mulai Mei 2026. Tujuannya memberi ruang bagi industri untuk beralih menggunakan LPG sebagai bahan baku alternatif pengganti nafta.

“Impor LPG bea masuknya diturunkan dari 5% menjadi 0% sehingga refinery bisa memperoleh bahan baku alternatif dari nafta ke LPG,” jelas Airlangga.

Baca Juga :

Kronologi Pemain Bola Tersambar Petir di Stadion Siliwangi, Sepatu Terbakar hingga Korban Tewas
Swiss Hajar Bosnia 4-1, Manzambi Jadi Bintang Baru Piala Dunia

Tak hanya LPG, pemerintah juga menghapus bea masuk untuk sejumlah produk plastik seperti polypropylene, polyethylene, LLDPE, hingga HDPE. Langkah ini diambil untuk memastikan harga produk kemasan tetap stabil dan tidak memicu kenaikan harga pangan.

“Nanti kita lihat situasi sesudah enam bulan seperti apa. Jadi kebijakan yang kita ambil ini juga diambil negara lain seperti India,” tambahnya.

Gerak cepat Bahlil dalam menindaklanjuti arahan Presiden menunjukkan bagaimana pemerintah bekerja di balik layar untuk menjaga stabilitas ekonomi. Bukan hanya sektor energi, tetapi juga rantai pasok industri yang berdampak langsung ke masyarakat.

Dengan strategi ini, pemerintah berharap tekanan global tidak sampai membebani konsumen di dalam negeri. Harga kemasan tetap terkendali, industri tetap berjalan, dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Airlangga HartartoBahlil LahadaliaNaftaPetrokimiaPresiden Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gas Lokal Lebih Murah! Pengusaha Kompak Dukung Jurus Baru Bahlil
Next Article Foto : Muhsin (25) tahun, saat aktivitas di dapur SPPG Jogjogan 2 (Sumber : bgn.go.id) Kisah Inspiratif Muhamad Muhsin: Menata Masa Depan Lewat Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index