By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gas Lokal Lebih Murah! Pengusaha Kompak Dukung Jurus Baru Bahlil
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gas Lokal Lebih Murah! Pengusaha Kompak Dukung Jurus Baru Bahlil

EkonomiTerkini

Gas Lokal Lebih Murah! Pengusaha Kompak Dukung Jurus Baru Bahlil

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Compressed Natural Gas (CNG) yang lebih murah ketimbang LPG kian mendapat legitimasi kuat dari kalangan profesional dan pelaku usaha sebagai solusi realistis dalam memperkuat kemandirian energi nasional. (Foto, DOk/PERTAMINA Patra Niaga)
SHARE

JAKARTA – Langkah pemerintah mendorong substitusi LPG ke Compressed Natural Gas (CNG) semakin mendapat legitimasi kuat dari kalangan profesional dan pelaku usaha. Dukungan ini menjadi sinyal bahwa kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bukan sekadar wacana, melainkan solusi realistis untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

Selama ini, ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor masih sangat tinggi. Dari total konsumsi sekitar 8,6 juta ton per tahun, produksi domestik hanya mampu memenuhi sekitar 1,6–1,7 juta ton. Artinya, sekitar 7 juta ton masih harus dipenuhi dari luar negeri—sebuah beban besar bagi neraca energi nasional.

Di tengah kondisi tersebut, CNG mulai dilihat sebagai alternatif paling rasional. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Liquid & Compressed Natural Gas Indonesia (APLCNGI), Dian Kuncoro, menyebut dari sisi ekonomi, CNG memiliki keunggulan yang signifikan.

“Dengan harga industri Rp8.000–10.000 per m³ dan komersial Rp11.000–15.000 per m³,” ujar Dian, menegaskan bahwa CNG berpotensi 10 hingga 30 persen lebih murah dibandingkan LPG.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan utama masih terletak pada kesiapan infrastruktur, mulai dari jaringan pipa, mother station, hingga sistem distribusi logistik.

Dukungan serupa juga datang dari Ketua Umum Aspebindo, Anggawira, yang menilai bahwa keberhasilan transisi ini sangat bergantung pada keberpihakan kebijakan pemerintah.

Menurutnya, tanpa reformasi perizinan dan insentif yang konkret, substitusi energi tidak akan terjadi secara alami di pasar.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Ahli Perpipaan Migas Indonesia (IAPMIGAS), Rosa Permata Sari, menegaskan bahwa program ini memiliki fondasi teknis yang kuat dan sangat relevan dengan kompetensi para profesional di bidangnya.

“Program substitusi LPG ke CNG adalah program yang erat kaitannya dengan infrastruktur. Dan itulah tepat ranah keahlian IAPMIGAS sebagai wadah bagi Subject Matter Expert (SME) profesional perpipaan dan beyond pipeline, kami siap mengambil peran aktif,” ujar Rosa.

Baca Juga :

Polo Air Putra Sea Games 2025, Indonesia VS Singapura Perebutan Medali Emas & Perak
Timnas Esports Indonesia Siap Unjuk Gigi di Asian Youth Games Bahrain 2025

Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya sebatas wacana, tetapi akan diwujudkan dalam bentuk konkret seperti penyusunan standar teknis, sertifikasi SDM, hingga rekomendasi kebijakan berbasis keahlian.

“Kemandirian energi nasional hanya bisa terwujud jika fondasinya dibangun dengan standar terbaik dan tepat. IAPMIGAS hadir untuk memastikan itu,” tegasnya.

Dukungan luas dari kalangan profesional dan industri ini memperkuat posisi kebijakan pemerintah sebagai langkah strategis yang berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan. Selain lebih efisien, CNG juga memanfaatkan potensi gas domestik yang selama ini belum optimal.

Dengan kombinasi keunggulan ekonomis dan dukungan teknis dari para ahli, transisi menuju CNG kini dipandang sebagai jalan paling masuk akal untuk menekan impor LPG sekaligus menjaga stabilitas energi nasional.

Jika implementasi berjalan sesuai rencana, kebijakan ini tidak hanya akan meringankan beban negara, tetapi juga memastikan dapur rakyat tetap menyala tanpa bergantung pada pasokan luar.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:CNGESDMLPGMenteri Bahlil
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pemkab Bogor Genjot Infrastruktur Strategis, dari Jalan Malasari hingga Flyover Bomang
Next Article Tekan Harga Plastik Domestik, Menteri Bahlil Jalankan Mandat Presiden Cari Pasokan Nafta
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

19 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

20 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index