INVERSI.ID – Transformasi besar terjadi di kawasan Sanur dengan hadirnya The Meru Sanur sebagai destinasi baru berbasis kesehatan dan wellness.
Hotel ini berdiri di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur, yang diproyeksikan menjadi pusat unggulan internasional untuk health and wellness tourism.
Sebelumnya, lokasi ini dikenal sebagai Grand Inna Bali Beach yang telah berdiri sejak 1966. Seiring pengembangan kawasan, properti tersebut direvitalisasi pada 2022 dan kembali beroperasi pada 2024 dengan identitas baru sebagai The Meru Sanur & Bali Beach Hotel The Heritage Collection.
Pengelolaan hotel ini berada di bawah InJourney Hospitality, yang kini mengelola puluhan hotel di berbagai daerah di Indonesia.
Transformasi ini tidak hanya mengubah wajah bangunan, tetapi juga konsep layanan yang ditawarkan. The Meru Sanur mengusung filosofi “Redefine Luxury; A Haven of Wellbeing” yang menitikberatkan pada keseimbangan, ketenangan, dan kesehatan holistik.
Sebagai bagian dari pengembangan destinasi, kehadiran hotel ini juga memperkuat peran InJourney dalam mengelola aset pariwisata nasional secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini merupakan sebuah kebanggaan bagi InJourney Group, karena menunjukkan bahwa The Meru Sanur berhasil memberikan sebuah layanan kelas dunia, dengan tetap berakar pada kekayaan budaya dan keramahtamahan Indonesia,” tutur Direktur Utama InJourney, Maya Watono.
“Capaian ini juga memperkuat komitmen kami untuk terus mendorong destinasi dan aset pariwisata nasional agar semakin kompetitif, berdaya saing global, dan memberikan nilai tambah bagi pariwisata nasional, dengan tetap berakar pada budaya Indonesia,” jelasnya.
Dengan pendekatan yang menggabungkan warisan budaya dan konsep wellness modern, The Meru Sanur kini menjadi salah satu simbol transformasi pariwisata Indonesia menuju kelas dunia.