By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: TikTok Dituduh Aplikasi Bot dan Curi Konten, Usia Dituding Sebagai Alat Propaganda China
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » TikTok Dituduh Aplikasi Bot dan Curi Konten, Usia Dituding Sebagai Alat Propaganda China

Terkini

TikTok Dituduh Aplikasi Bot dan Curi Konten, Usia Dituding Sebagai Alat Propaganda China

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

TikTok dituduh sebagai aplikasi yang menggunakan bot dan curi konten, usai dituding sebagai alat propaganda China oleh Amerika Serikat. Tuduhan bahwa TikTok adalah aplikasi yang menggunakan bot dan curi konten, dikatakan oleh mantan eksekutif ByteDance, Yintao Yu.

Contents
TikTok Aplikasi BotDampak Buruk TikTok

Padahal Yintao Yu, telah dipecat oleh ByteDance karena menolak untuk mencuri konten dari aplikasi lainnya. Termasuk TikTok.

TikTok Aplikasi Bot

Oleh Yintao Yu, TikTok dituduh aplikasi bot karena telah mencuri konten yang berada di Instagram dan Snapchat. Pernyataan Yintao Yu, tentu telah membuat resah TikTok dan dapat berdampak buruk bagi nama baik perusahaan.

Padahal, jauh sebelum itu anggota parlemen Amerika Serikat menyebut TikTok dapat mengancam keamanan nasional hingga tidak dapat dipercaya dalam melindungi data pengguna.

Ketakutan pihak AS adalah, TikTok bakal digunakan oleh Partai Komunis China untuk mengumpulkan data dan informasi dari jutaan warga AS.

Bahkan, CEO TikTok Shou Zi Chew menghadiri sidang kongres dengan House Energy and Commerce Commitee untuk memberikan jawaban terkait kecurigaan tersebut.

CEO TikTok itu diberikan beberapa pertanyaan terkait aplikasi dari China ini selama lima jam.

Para anggota parlemen AS itu bertanya pada Chew, sapaan CEO TikTok soal berbagai ancaman yang berpotensi ditimbulkan oleh aplikasi ini pada keamanan Amerika Serikat.

Sejak tahun 2016, saat TikTok pertama kali diluncurkan, pihak AS telah menaruh curiga aplikasi ini bakal dikendalikan oleh pemerintah China. Selain itu, TikTok juga dianggap juga sangat berbahaya bagi kesehatan mental anak.

Baca Juga :

Enak dan Bikin Kenyang! Ini 8 Snack Rendah Kalori untuk Diet
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

Dampak Buruk TikTok

Oleh Elon Musk, TikTok juga disebut mempunyai dampak buruk. Khususnya bagi anak-anak.

Dampak buruk TikTok itu, dipenuhi oleh konten yang tidak bersahabat dengan anak-anak. Sebab, terdapat banyak sekali konten soal gangguan makan hingga kecenderungan untuk bunuh diri.

Dalam TikTok juga ada AI Avatars merupakan fitur TikTok yang timbulkan kontroversi karena menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence/AI.

Fitur milik TikTok satu ini, memungkinkan pengguna mengunggah tiga hingga 10 foto diri dan memilih dari lima gaya seni.

Selain itu, AI Avatars juga dapat menghasilkan hingga 30 avatar terpisah dalam beberapa menit. Foto-foto tersebut, dapat digunakan oleh para pengguna TikTok untuk dijadikan foto profil dan stories.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Mengenal Google Bard, Pesaing Ketat ChatGPT Berbasis AI yang Lebih Menguntungkan
Next Article Hana Hanifah Pilih Damai dengan Penyebar Hoaks soal Dirinya Jadi Selingkuhan Christian Sugiono
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index