By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tindak Tegas Praktik Curang! BGN Putus Kontrak Mitra Yang Lakukan Mark-Up Harga
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tindak Tegas Praktik Curang! BGN Putus Kontrak Mitra Yang Lakukan Mark-Up Harga

MBGTerkini

Tindak Tegas Praktik Curang! BGN Putus Kontrak Mitra Yang Lakukan Mark-Up Harga

Adrian
By
Adrian
4 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang (Sumber : bgn.go.id)
Foto : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang (Sumber : bgn.go.id)
SHARE

Inversi Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam menjaga akuntabilitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Contents
Ancaman Hukum dan Tanggung Jawab Manajerial SPPGSanksi Suspend bagi Mitra dan Kewajiban Verifikasi LapanganMandat Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan Koperasi DesaLandasan Regulasi: Perpres Nomor 115 Tahun 2025Menjaga Marwah Program Nasional

Menyikapi adanya indikasi praktik curang di lapangan, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk secara sepihak memutus kontrak kerja sama dengan mitra yang terbukti melakukan penggelembungan harga (mark-up) bahan baku demi keuntungan pribadi.

Penegasan ini muncul sebagai respons terhadap berbagai laporan dari satuan kerja di daerah yang mengindikasikan adanya upaya mitra pelaksana untuk memanipulasi harga pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Praktik tersebut dinilai tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi menurunkan standar nutrisi yang diterima oleh masyarakat.

Ancaman Hukum dan Tanggung Jawab Manajerial SPPG

Dalam arahannya di Jakarta, Nanik Sudaryati mengingatkan bahwa integritas program MBG bertumpu pada transparansi di tingkat dapur produksi.

Ia menekankan bahwa Kepala SPPG, pengawas keuangan, dan pengawas gizi harus memiliki daya tahan terhadap tekanan atau bujukan dari pihak ketiga yang ingin mencari keuntungan tidak sah.

“Kepala SPPG dan tim pengawas jangan pernah berkompromi dengan mitra yang menerapkan praktik mark-up harga bahan baku pangan, terlebih jika kualitas bahan yang disediakan tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan,” tegas Nanik.

BGN juga memberikan peringatan keras mengenai konsekuensi yuridis. Apabila Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya ketidaksesuaian harga dalam laporan keuangan SPPG, maka Kepala SPPG lah yang akan memikul tanggung jawab hukum secara langsung.

BGN mengingatkan bahwa mitra pelaksana sering kali berada dalam posisi yang lebih aman secara administratif, sementara pengelola satuan pelayanan di daerah adalah pihak yang harus berhadapan dengan proses hukum jika terjadi maladminstrasi.

Baca Juga :

Mengenal Narkolepsi, Lengkap Gejala dan Penyebabnya
Kinerja Cemerlang, Bank Jateng Setor Dividen Rp1,12 Triliun ke Kas Daerah

Sanksi Suspend bagi Mitra dan Kewajiban Verifikasi Lapangan

Sebagai langkah mitigasi, BGN memerintahkan adanya audit lapangan secara menyeluruh. Para pengawas diinstruksikan untuk melakukan pengecekan langsung ke setiap unit SPPG guna mengidentifikasi titik-titik rawan manipulasi harga.

Mitra yang terbukti memaksa Kepala SPPG menerima bahan baku dari pemasok tunggal yang mereka tunjuk terutama dengan kualitas buruk akan dijatuhi sanksi berupa penangguhan (suspend).

“Kepala SPPG memiliki otoritas penuh untuk menolak bahan baku yang tidak layak. Jika mitra bersikeras menggunakan pemasok yang tidak kompetitif dan melakukan mark-up, sanksi tegas akan segera diberlakukan,” lanjut Nanik.

Mandat Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan Koperasi Desa

Salah satu inti dari filosofi Program MBG adalah terciptanya efek pengganda (multiplier effect) ekonomi bagi masyarakat di sekitar unit pelayanan. Oleh karena itu, BGN melarang adanya dominasi pemasok tunggal yang diarahkan oleh mitra pelaksana. Sebaliknya, SPPG diwajibkan untuk memberdayakan ekosistem ekonomi lokal, yang meliputi:

  • Kelompok Tani dan Peternak Lokal: Pemasok utama komoditas segar.
  • Nelayan dan Koperasi Desa: Penyedia protein laut di wilayah pesisir.
  • UMKM dan Koperasi Merah Putih: Pelaku usaha kecil yang berada di radius dapur MBG.

BGN menetapkan standar minimal pelibatan 15 pemasok bahan baku untuk setiap unit SPPG. Strategi ini diambil untuk mencegah praktik monopoli serta memastikan bahwa roda ekonomi di desa-desa bergerak secara inklusif.

Nanik juga memberikan catatan khusus agar koperasi yang dilibatkan adalah koperasi murni yang berbasis masyarakat, bukan “koperasi buatan” yang didirikan oleh mitra sekadar untuk memenuhi persyaratan administratif.

Landasan Regulasi: Perpres Nomor 115 Tahun 2025

Kebijakan pelibatan masyarakat lokal ini bukan sekadar imbauan, melainkan amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.

Pada Pasal 38 ayat 1, secara eksplisit disebutkan bahwa penyelenggaraan MBG harus memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan melibatkan:

  • Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
  • Perseroan Perorangan.
  • Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
  • Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepatuhan terhadap Perpres ini menjadi indikator utama dalam penilaian kinerja Satuan Pelayanan di seluruh Indonesia. Dengan melibatkan banyak vendor lokal, diharapkan distribusi kesejahteraan tidak hanya berpusat pada korporasi besar, tetapi meresap hingga ke tingkat produsen pangan terkecil.

Menjaga Marwah Program Nasional

Klarifikasi dan instruksi tegas dari Badan Gizi Nasional ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk tidak mencemari program strategis nasional demi kepentingan jangka pendek.

Program Makan Bergizi Gratis adalah instrumen negara untuk membangun generasi emas, yang kualitasnya ditentukan oleh integritas setiap butir bahan makanan yang masuk ke dapur produksi.

Transparansi harga, standar mutu bahan baku, dan pemberdayaan masyarakat lokal adalah tiga pilar utama yang akan terus dikawal oleh BGN guna memastikan APBN digunakan secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia.

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
TAGGED:BGNCurangHargaMitraPraktikPutus KontrakTindakTindak Tegas
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara (Sumber : www.kemenkeu.go.id) Akselerasi Ekonomi 2026! Wamenkeu Suahasil Laporkan Belanja Negara
Next Article Kemensos Pastikan 90 Persen Bansos Kuartal I Cair untuk 18 Juta KPM
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index