By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tips Mengurangi Kandungan BPA Pada Perangkat Makan Anak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tips Mengurangi Kandungan BPA Pada Perangkat Makan Anak

Terkini

Tips Mengurangi Kandungan BPA Pada Perangkat Makan Anak

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Orang tua memiliki naluri yang kuat untuk melindungi buah hati dari hal-hal yang dapat membahayakan buah hatinya.

Contents
Gunakan Produk Stainless atau KacaGunakan Produk dengan Label BPA-FreeHindari Penggunaan Produk Kemasan Galon PlastikPatuhi Aturan Pemerintah

Oleh karena itu, dokter Spesialis Anak Neonatologist dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Daulika Yusna, SpA memberi tips untuk mengurangi paparan bahaya kandungan bisphenol A (BPA) pada plastik yang digunakan dalam perangkat makan anak.

Gunakan Produk Stainless atau Kaca

Daulika Yusna mengatakan agar orang tua menghindari penggunaan plastik polikarbonat yang mengandung BPA. Gantilah dengan produk dari stainless steel atau kaca yang lebih aman.

“Hindari penggunaan plastik polikarbonat yang mengandung BPA. Gantilah dengan produk dari stainless steel atau kaca yang lebih aman,” kata Daulika dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2023.

Gunakan Produk dengan Label BPA-Free

Selanjutnya hindari memanaskan atau merebus menggunakan wadah plastik mengandung BPA. Karena zat berbahaya ini mudah terlepas jika plastik terpapar panas.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan produk yang memiliki label BPA-Free atau bebas BPA seperti botol minum dan botol bayi.

“Gunakan produk yang memiliki label “BPA-Free” atau bebas BPA, seperti botol minum dan botol bayi,” kata Daulika.

Hindari Penggunaan Produk Kemasan Galon Plastik

Kurangi atau hindari penggunaan produk kemasan galon plastik air minum secara berulang, karena risiko migrasi BPA akan meningkat dengan penggunaan yang berulang, terkena paparan sinar matahari, dan pemanasan selama proses pencucian.

Patuhi Aturan Pemerintah

Kemudian yang terakhir, orang tua harus mematuhi aturan dan regulasi pemerintah terkai penggunaan BPA pada produk tertentu. Diketahui bahwa beberapa negara telah mengeluarkan larangan terhadap penggunaan BPA dan mengklasifikasikannya sebagai zat berbahaya.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Pemain Drama Korea Lovely Runner
Antisipasi Banjir Rob, DKI Siagakan Pompa dan Tanggul Darurat

Produk dengan dasar plastik jika terkena panas atau dicuci berulang-ulang dapat memicu luruhnya zat kimia berbahaya.

“Produk-produk berbahan dasar plastik jika terkena panas atau dicuci berulang kali bisa memicu luruhnya zat kimia berbahaya yang akan mencemari makanan atau minuman anak-anak kita,” lanjut Daulika.

Sekedar informasi bahwa BPA adalah senyawa kimia yang digunakan dalam produksi plastik polikarbonat. Senyawa ini berfungsi sebagai pengeras plastik yang membuat kemasan makanan dan minuman menjadi lebih tahan lama dan dapat digunakan berulang kali.

Namun, di balik manfaatnya itu, BPA menjadi masalah serius karena kemampuannya meniru hormon estrogen dalam tubuh.

Menurut dunia kesehatan, BPA berbahaya karena kemampuannya sebagai “endocrine disruptor” atau zat yang mengganggu sistem endokrin. Zat ini dapat merusak keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon reproduksi. Karena itulah, dampaknya dapat mengancam kesuburan pria dan wanita.

You Might Also Like

Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Persembahkan Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Tips Mengasuh Anak untuk Orang Tua, Peran Ayah sangat Penting
Next Article Fakta-fakta Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan Kecelakaan di Tol Cikampek, Cekcok di Mobil?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index