By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Tren Baru Gen Z: Batu Akik Kembali Eksis dalam Fashion Streetwear!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tren Baru Gen Z: Batu Akik Kembali Eksis dalam Fashion Streetwear!

LifeStyle

Tren Baru Gen Z: Batu Akik Kembali Eksis dalam Fashion Streetwear!

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Batu akik kembali naik daun! Tapi bukan lagi identik dengan gaya bapak-bapak komplek yang nongkrong sambil ngopi hitam. Kini, batu akik justru sedang digemari oleh anak muda, terutama Gen Z, yang ingin tampil beda, penuh karakter, dan punya identitas fashion yang kuat.

Contents
Batu Akik Lokal dengan Kelas InternasionalLebih Stylish dengan Sentuhan ModernLebih dari Sekadar Fashion, Ini Soal Warisan BudayaTren Aksesori Lokal yang Siap ViralLokal, Unik, dan Penuh Karakter

Salah satu jenis batu akik yang tengah naik daun adalah Pancawarna Garut, batu khas dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dulu mungkin dianggap kuno, kini justru jadi aksesori unik yang menggabungkan unsur lokal, vintage, dan kekinian.

Batu Akik Lokal dengan Kelas Internasional

Sesuai namanya, Pancawarna Garut memiliki keunikan pada kombinasi lima warna alami dalam satu batu. Warna-warni tersebut terbentuk melalui proses geologi ribuan tahun, menciptakan pola yang unik dan tak ada duanya di setiap potongannya.

Bukan hanya menarik secara visual, Pancawarna Garut juga dikenal memiliki makna filosofis dan diyakini membawa energi positif bagi pemakainya. Beberapa pecinta batu bahkan percaya batu ini mampu meningkatkan aura serta rasa percaya diri.

Lebih Stylish dengan Sentuhan Modern

Kini, Pancawarna Garut hadir dalam berbagai desain kekinian. Banyak pengrajin muda maupun brand lokal memberikan sentuhan baru—dari cincin bergaya minimalis, liontin kalung, gelang handmade, hingga anting yang cocok dikombinasikan dengan gaya streetwear maupun semi-formal.

“Batu akik sekarang enggak lagi harus kelihatan jadul. Justru bisa jadi aksen gaya yang keren buat nongkrong di coffee shop, riding bareng komunitas, atau bahkan untuk dinner date,” ujar Reza, salah satu desainer aksesori lokal asal Bandung.

Lebih dari Sekadar Fashion, Ini Soal Warisan Budaya

Daya tarik Pancawarna Garut tak hanya terletak pada estetikanya, tapi juga pada nilai historis dan budayanya. Batu ini menjadi simbol penghargaan terhadap warisan lokal yang diangkat ke dalam panggung gaya hidup modern.

Tak heran jika banyak anak muda mulai menjadikan batu akik sebagai bentuk ekspresi diri sekaligus investasi.

Tren Aksesori Lokal yang Siap Viral

Tren ini mulai terlihat di berbagai platform media sosial. Hashtag seperti #AkikIsBack dan #PakaiLokalPakaiKeren mulai digunakan oleh para fashion influencer. Bahkan beberapa event fashion dan komunitas kreatif turut mempopulerkan Pancawarna sebagai bagian dari gaya berbusana yang otentik.

Baca Juga :

Ini Syarat Lengkap Daftar SPMB Jatim Tahap 2 Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA 2025
Presiden Jokowi Resmikan Indonesia Digital Test House di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi

Lokal, Unik, dan Penuh Karakter

Menggunakan Pancawarna Garut bukan hanya soal mengikuti tren, tapi juga tentang membawa cerita, karakter, dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri. Bagi Gen Z yang ingin tampil beda dan punya nilai lebih dalam fashion, batu akik satu ini bisa jadi pilihan terbaik.

Saatnya tampil berani dan berkarakter dengan Pancawarna Garut aksesorimu yang tidak hanya memperindah penampilan, tapi juga mengangkat warisan budaya ke level berikutnya.***

You Might Also Like

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang
Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda
Denpasar Fashion Street 2026 Angkat Kain Perca Jadi Fashion Elegan dan Bernilai Tinggi
BBTF 2026 Jadi Ajang Promosi Destinasi Wisata Indonesia ke Dunia
Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Saat Idul Adha, Pendaki Ilegal Diincar
TAGGED:Fashion
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Hari Jumat Bawa Perubahan! Ini 1% Life of Change Paling Baru Biar Weekend-mu Makin Produktif! Hari Jumat Bawa Perubahan! Ini 1% Life of Change Paling Baru Biar Weekend-mu Makin Produktif!
Next Article Kanker Usia Muda, Alarm Serius di Balik Kepergian Mpok Alpa
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Tiga Juta Penumpang Diperkirakan Padati Bandara Saat Libur Idul Adha 2026

1 week ago
Travel

Libur Idul Adha 2026, Ancol Dipadati Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

1 week ago
Travel

Pemkot Bandung Percepat Penataan Bandung Zoo, Lelang Ulang Ditarget Rampung Akhir Mei

1 week ago
Travel

Kemenpar Siapkan 136 Mooring Buoy demi Jaga Status UNESCO Raja Ampat

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index