Bayern Munich menelan kekalahan pertama pada musim ini setelah tumbang 1–3 dari Arsenal dalam lanjutan matchday kelima Liga Champions 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium pada Kamis, 27 November 2025 dini hari WIB tersebut menjadi sebuah evaluasi besar bagi Die Roten setelah sebelumnya tampil sangat dominan sepanjang musim.
Bayern datang ke London Utara dengan catatan impresif tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan sejak awal musim, termasuk 17 kemenangan. Namun performa solid yang mereka tunjukkan sejak Agustus lalu harus terhenti setelah Arsenal tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Bayern.
Dengan hasil tersebut, Bayern kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Liga Champions dengan 12 poin. Mereka terpaut tiga angka dari Arsenal yang masih mempertahankan rekor sempurna dan memimpin grup. Situasi ini membuat Bayern harus meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup jika ingin mengamankan posisi lolos ke babak berikutnya tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, mengakui bahwa timnya banyak belajar dari pertandingan di London tersebut. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya agar Bayern bisa kembali bertemu The Gunners di fase yang lebih krusial di Liga Champions. “Saya ingin menghadapi mereka lagi sesegera mungkin. Semoga di babak-babak akhir dengan pembelajaran dari pertandingan ini,” ujar Kompany seperti dikutip dari Metro.
Kompany tidak menutupi bahwa Arsenal tampil lebih baik pada pertandingan tersebut. Ia menekankan bahwa Bayern harus mampu menerima kekalahan ini sebagai bagian dari proses menuju performa yang lebih matang. “Saya tidak akan mencari alasan. Kami harus bilang Arsenal lebih baik,” tegasnya. “Saya rasa anak-anak sudah lapar untuk pertandingan berikutnya.”
Kekalahan ini tentu memberikan pekerjaan rumah bagi Kompany menjelang laga Bundesliga melawan St. Pauli pada Sabtu, 29 November 2025. Ia berharap timnya memberikan respons cepat dan menunjukkan peningkatan setelah hasil yang mengecewakan tersebut. “Kami harus membereskannya di hari Sabtu,” kata Kompany. “Saya menantikan bagaimana respons tim setelah apa yang terjadi di London.”
Dari sisi performa, Bayern sebenarnya menunjukkan sejumlah peluang berbahaya sepanjang laga, namun kurang presisi di lini depan dan kurang solidnya antisipasi pada serangan balik membuat mereka harus mengakui keunggulan tim asuhan Mikel Arteta. Para pemain Bayern, termasuk Harry Kane, terlihat frustrasi karena tidak mampu memaksimalkan peluang yang mereka miliki.
Bagi Bayern, kekalahan ini juga menjadi pengingat bahwa persaingan di Liga Champions tidak bisa dianggap enteng meskipun mereka memulai musim dengan sangat meyakinkan. Arsenal, yang tampil stabil dan agresif, menunjukkan bahwa mereka kini menjadi salah satu tim paling berbahaya di Eropa. Keinginan Kompany untuk kembali bertemu The Gunners menunjukkan keyakinannya bahwa Bayern bisa bangkit dan tampil lebih baik apabila kesempatan itu datang.
Dengan jadwal yang masih padat dan tekanan kompetisi yang tinggi, Bayern dituntut untuk segera memperbaiki performa, mengembalikan fokus, serta memastikan momentum positif kembali muncul pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Pertemuan ulang antara Bayern dan Arsenal di fase gugur kini menjadi sesuatu yang tidak hanya diharapkan Kompany, tetapi juga menarik dinantikan oleh para penggemar sepak bola Eropa.