By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Usung Tema ‘Air Mata Air’, Festival Film Anak Bangsa 2025 Digelar di Kudus
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Usung Tema ‘Air Mata Air’, Festival Film Anak Bangsa 2025 Digelar di Kudus

Film

Usung Tema ‘Air Mata Air’, Festival Film Anak Bangsa 2025 Digelar di Kudus

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Kabupaten Kudus mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah Festival Film Anak Bangsa (FFAB) 2025, ajang kompetisi film pendek tingkat nasional yang pertama kali digelar di daerah ini. Festival yang mengusung tema “Air Mata Air” ini berlangsung sejak 1 Januari dan akan mencapai puncaknya pada malam penghargaan pada 17 Mei 2025 di Balai Budaya Rejosari.

Contents
Angkat Isu Lingkungan Lewat LayarFestival Sebagai Ajang Kolaborasi Sineas MudaPeserta dari 18 Provinsi, Cerita dari Seluruh NusantaraTak Hanya Nonton Film: Ada Workshop dan Total Hadiah Rp32,5 JutaPuncak Festival Terbuka untuk Masyarakat

Angkat Isu Lingkungan Lewat Layar

Tema “Air Mata Air” dipilih sebagai simbol pentingnya air dalam kehidupan sekaligus panggilan sadar lingkungan di tengah krisis iklim global. Festival ini bukan sekadar ajang seni, tetapi juga ruang refleksi dan edukasi, terutama bagi generasi muda.

“Kami ingin membuka ruang dialog antara seni dan isu nyata di masyarakat,” ujar Irianto Gunawan, perwakilan dari Balai Budaya Rejosari.

Senada dengan itu, Romo Leonardus Tri Purnanto, MSF, menyebut FFAB 2025 sebagai wadah untuk menyuarakan isu pelestarian lingkungan secara kreatif melalui film.

Festival Sebagai Ajang Kolaborasi Sineas Muda

Festival ini digagas bersama berbagai komunitas dan sineas lokal, termasuk GsT Productions. Cornel Innos, perwakilan GsT, berharap FFAB menjadi tempat kolaborasi ide lintas daerah.

“Kami ingin karya-karya yang lahir dari FFAB bisa menggugah dan menjadi warisan budaya generasi muda,” kata Cornel.

Peserta dari 18 Provinsi, Cerita dari Seluruh Nusantara

Antusiasme tinggi datang dari berbagai penjuru Indonesia. Total 157 peserta dari 18 provinsi dan 63 kota/kabupaten turut ambil bagian, mulai dari Aceh, Riau, Kalimantan Barat, Bali, NTT, Sulawesi Tenggara, hingga Papua.

“Melalui film, peserta menyampaikan cerita lokal dan isu lingkungan khas daerahnya. Ini jadi momen penting membangun kesadaran bersama,” ujar Melly Hana Septiana, Koordinator FFAB.

Tak Hanya Nonton Film: Ada Workshop dan Total Hadiah Rp32,5 Juta

Selain pemutaran film pendek, FFAB juga menghadirkan program workshop kreatif dan diskusi film yang terbuka untuk umum.

Baca Juga :

Fakta-fakta Mother Bank, Band Emak-emak Viral Asal Majalengka
Lirik Lagu Karo Kam Kap Pilihenku dan Artinya

Berikut kategori penghargaan dan nilai hadiah yang disiapkan:

  • Film Pendek Terbaik: Rp15.000.000
  • Sutradara Terbaik: Rp2.500.000
  • Aktor/Aktris Terbaik: Rp5.000.000
  • Penulis Skenario Terbaik: Rp2.500.000
  • Skoring Musik Terbaik: Rp2.500.000
  • Penata Artistik Terbaik: Rp2.500.000
  • Teaser Terbaik: Rp2.500.000

Jajaran juri berasal dari kalangan profesional nasional, seperti Asa Jatmiko (Kudus), Fanny Chotimah (Surakarta), dan Rendra Bagus Pamungkas (Jakarta).

Puncak Festival Terbuka untuk Masyarakat

Acara puncak FFAB akan digelar pada 17 Mei 2025 di Balai Budaya Rejosari, Kudus, dan terbuka untuk masyarakat umum. Siang harinya akan ada workshop dan diskusi, sementara malamnya diisi dengan malam penganugerahan.

“Ini momentum besar bagi Kudus untuk dikenal sebagai rumah bagi kreativitas anak bangsa,” tutup Melly.***

You Might Also Like

Prilly Latuconsina Siapkan Program Baru FFI 2026 untuk Cetak Sineas Masa Depan
Film Tanah Runtuh Siap Tayang, Sajikan Perjuangan Bertahan Hidup di Tengah Konflik Poso
Ario Bayu Ungkap Alasan Morgan Oey dan Nirina Zubir Dipilih Jadi Duta FFI 2026
Jakarta Gandeng Netflix, Siap Wujudkan Ambisi Jadi Kota Sinema Asia Tenggara
Gandeng Bayu Skak, Sinemart Garap Animasi Unik Berlatar Madura
TAGGED:Kudus
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kenali Ciri-Ciri Mahasiswa Teknik Informatika: Pencipta Inovasi Teknologi
Next Article Anak Muda Asal Garut Ini Wakili Indonesia ke Swedia, Buktikan Bertani Itu Keren!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Woody hingga Buzz Sambut Pengunjung, Toy Story 5 Ramaikan Cinema XXI

1 week ago
Film

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap

4 weeks ago
Film

‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda

4 weeks ago
Event

Pemkab Kudus Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Caping Kalo 2026

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index