INVERSI.ID – Masuk Universitas Indonesia (UI) adalah impian banyak siswa SMA di seluruh negeri. Kampus berlogo makara kuning ini memang dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Tanah Air—dan bukan cuma di Indonesia, tapi juga di level dunia.
Dalam pemeringkatan QS University Ranking 2026, UI berhasil menempati posisi ke-189 sebagai kampus terbaik dunia. Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi UI sebagai universitas dengan reputasi kuat, terutama dalam hal employability—alias kemudahan lulusannya mendapatkan pekerjaan. Dalam kategori ini, UI bahkan mengungguli dua kampus besar lain yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Buat kamu yang saat ini duduk di kelas 12 dan punya mimpi kuliah di UI, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 bisa jadi jalan utama untuk mewujudkannya. Pendaftaran SNBP dijadwalkan dibuka pada 3 Februari 2026, jadi masih ada waktu buat kamu menyiapkan strategi dan menentukan jurusan yang paling sesuai.
Jangan Asal Pilih Jurusan, Peluang Lolos Bisa Ditentukan dari Peminatnya
Menentukan jurusan kuliah bukan sekadar soal minat dan bakat, tapi juga strategi. Buat kamu yang ingin masuk UI lewat jalur SNBP, penting banget mempertimbangkan daya tampung dan jumlah peminat jurusan incaranmu.
Semakin banyak yang berminat, tentu persaingannya makin ketat. Tapi kalau kamu memilih jurusan yang peminatnya relatif sedikit, peluang untuk diterima bisa meningkat. Meski begitu, bukan berarti kamu bisa santai. Nilai rapor, prestasi akademik, dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tetap jadi penentu utama dalam seleksi.
Jangan lupa, kamu bakal bersaing dengan ribuan siswa eligible dari seluruh Indonesia. Jadi, meskipun kamu memilih jurusan yang sepi peminat, kualitas nilai tetap harus dijaga biar nama kamu bisa masuk daftar penerima SNBP di kampus Depok itu.
Rekomendasi Jurusan Sepi Peminat di UI Berdasarkan SNBP 2024
Sebagai bahan pertimbangan, berikut daftar jurusan yang tercatat sepi peminat di UI berdasarkan hasil SNBP 2024. Data tahun 2025 memang belum dirilis oleh panitia SNPMB, tapi tren ini bisa jadi acuan awal buat kamu yang ingin cari peluang lebih besar di SNBP 2026.
1. Sastra Daerah untuk Sastra Jawa
- Peminat 2024: 45 orang
- Daya tampung 2025: 16 orang
2. Sastra Rusia
- Peminat 2024: 86 orang
- Daya tampung 2025: 16 orang
3. Sastra Prancis
- Peminat 2024: 110 orang
- Daya tampung 2025: 11 orang
4. Sastra Belanda
- Peminat 2024: 113 orang
- Daya tampung 2025: 16 orang
5. Fisika
- Peminat 2024: 134 orang
- Daya tampung 2025: 28 orang
6. Geofisika
- Peminat 2024: 137 orang
- Daya tampung 2025: 17 orang
7. Ilmu Sejarah
- Peminat 2024: 139 orang
- Daya tampung 2025: 16 orang
8. Administrasi Asuransi dan Aktuaria (D3)
- Peminat 2024: 141 orang
- Daya tampung 2025: 20 orang
9. Ilmu Filsafat
- Peminat 2024: 142 orang
- Daya tampung 2025: 16 orang
10. Penyiaran Multimedia (D3)
- Peminat 2024: 150 orang
- Daya tampung 2025: 20 orang
Jurusan-jurusan di atas mungkin belum sepopuler program studi seperti Hukum, Kedokteran, atau Psikologi. Tapi jangan salah—banyak di antaranya punya prospek karier yang menarik dan dibutuhkan di dunia kerja modern. Misalnya, lulusan Sastra Rusia bisa bekerja di bidang diplomasi, penerjemahan, atau industri internasional yang berhubungan dengan Eropa Timur. Begitu juga dengan Ilmu Filsafat, yang melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis—kemampuan penting di era digital saat ini.
Strategi Masuk UI Lewat Jalur SNBP 2026
Agar peluang lolos SNBP makin besar, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dari sekarang:
- Konsisten tingkatkan nilai rapor. SNBP menilai performa akademik dari semester 1 hingga 5, jadi pastikan nilaimu stabil dan terus meningkat.
- Kumpulkan prestasi tambahan. Baik akademik maupun non-akademik bisa jadi nilai tambah di sistem seleksi.
- Latih kemampuan TKA. Meski bukan tes seleksi langsung, nilai TKA sering jadi salah satu pertimbangan penting dalam penentuan siswa eligible.
- Kenali kekuatan dan minat diri sendiri. Jangan hanya memilih jurusan karena peluangnya besar, tapi pastikan kamu juga bisa berkembang di bidang itu.
- Pantau terus informasi resmi dari SNPMB dan UI. Jadwal, kuota, dan persyaratan bisa berubah tiap tahun, jadi pastikan kamu selalu update dari situs resmi.
Kalau kamu bisa menggabungkan strategi akademik yang kuat dengan pilihan jurusan yang tepat, peluang masuk UI bukan lagi sekadar mimpi. Ingat, yang paling penting bukan cuma diterima di universitas terbaik, tapi juga bisa menikmati proses belajar dan berkembang di sana.
Masuk Universitas Indonesia lewat jalur SNBP memang membutuhkan strategi, bukan hanya sekadar keberuntungan. Dengan memahami data peminat dan daya tampung jurusan, kamu bisa memperkirakan seberapa besar peluangmu diterima.
Jurusan dengan peminat rendah bukan berarti kualitasnya rendah juga—justru bisa jadi peluang emas buat kamu yang berani berbeda. Persiapkan diri dari sekarang, pantau info resmi SNPMB, dan jadikan tahun 2026 sebagai langkah awal menuju kampus impian di UI.