By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Wakil Ketua Komisi X Usulkan Sekolah Rakyat Dikelola Kemendikbud, Bukan Jadi Sekolah Buangan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Wakil Ketua Komisi X Usulkan Sekolah Rakyat Dikelola Kemendikbud, Bukan Jadi Sekolah Buangan

Pendidikan

Wakil Ketua Komisi X Usulkan Sekolah Rakyat Dikelola Kemendikbud, Bukan Jadi Sekolah Buangan

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Wacana pemerintah soal peluncuran Sekolah Rakyat menuai berbagai tanggapan. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, yang menilai bahwa program Sekolah Rakyat seharusnya berada langsung di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), bukan Kementerian Sosial (Kemensos) seperti yang direncanakan saat ini.

Contents
Guru dari Lulusan PPG, Tapi Bukan Sekadar AkademikSekolah Rakyat Harus Punya Arah Jelas dan Pendanaan BerkelanjutanSekolah Rakyat Akan Berasrama, Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

Menurut Esti, Kemensos cukup berperan dalam memberikan data masyarakat miskin ekstrem, sementara eksekusi program pendidikan tetap menjadi tugas utama kementerian teknis di bidang pendidikan.

“Sebaiknya langsung di bawah Kemendikdasmen yang memang sesuai dengan tupoksinya. Kemensos cukup menyampaikan data-data masyarakat miskin ekstrem yang harus diberikan akses,” ujar Esti dalam siaran pers, Selasa (15/4).

Guru dari Lulusan PPG, Tapi Bukan Sekadar Akademik

Pemerintah berencana merekrut guru Sekolah Rakyat dari lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Esti mengapresiasi langkah ini karena dinilai dapat menjaga standar mutu pengajaran. Namun, ia mengingatkan bahwa guru yang ditempatkan di Sekolah Rakyat juga harus memiliki kapasitas sosial dan kultural, terutama untuk menghadapi kondisi wilayah yang kompleks dan tertinggal.

“Mereka harus punya kemampuan akademik dan juga sosial. Jangan sampai sekolah ini jadi tempat buangan,” katanya.

Data Kemendikbudristek tahun 2023 menunjukkan masih ada lebih dari 80.000 desa dengan akses pendidikan dasar yang sangat terbatas. Jika tidak dikelola serius, Sekolah Rakyat justru bisa menjadi “pelengkap penderita” dari ketimpangan pendidikan.

Sekolah Rakyat Harus Punya Arah Jelas dan Pendanaan Berkelanjutan

Esti menekankan bahwa Sekolah Rakyat harus menjadi ruang inovasi dan pemberdayaan komunitas, bukan sekadar proyek jangka pendek yang terhenti saat terjadi pergantian pemerintahan. Untuk itu, ia mendorong adanya sistem pengawasan, evaluasi, dan pendanaan berkelanjutan agar program ini berjalan efektif.

“Sekolah Rakyat tidak boleh menjadi tempat buangan pendidikan, melainkan ruang inovasi, penguatan literasi, dan pemberdayaan komunitas,” tegasnya.

Esti juga menyarankan agar pembangunan fisik Sekolah Rakyat dilakukan secara efisien, misalnya dengan memanfaatkan gedung sekolah yang sudah ada namun kurang murid, terutama di wilayah kepulauan dan pedalaman.

Baca Juga :

32 Siswa MAN 2 Tuban Magang: Saatnya Anak Madrasah Unjuk Gigi!
Anak Muda Kurang Nasionalis, Mendikdasmen Wajibkan Pramuka untuk Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air

“Banyak sekolah yang minim murid di daerah, bisa dimanfaatkan jadi Sekolah Rakyat. Ini bisa lebih hemat biaya,” ujar legislator dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu.

Sekolah Rakyat Akan Berasrama, Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

Pemerintah saat ini sedang menyiapkan proses rekrutmen guru, penerimaan peserta didik, hingga kurikulum untuk program Sekolah Rakyat. Rencananya, sekolah ini akan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026 dengan menggunakan payung hukum Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan ekstrem.

Konsep Sekolah Rakyat akan berbasis asrama, dengan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Sistem asrama ini dianggap lebih efektif untuk menjangkau anak-anak yang tinggal di daerah terpencil dan membentuk karakter serta prestasi siswa secara menyeluruh.***

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:KemendikbudKomisi XSekolah Rakyat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bandung Lebih Seru dari Drakor! Anak Muda Gaul Bongkar Sejarah Kota Lewat… Jalan Kaki
Next Article Daftar Pemeran Serial Harry Potter Versi HBO Resmi Diumumkan, Siapa Saja Mereka?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index