INVERSI.ID – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, mengajak generasi muda untuk memiliki mental model yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, anak muda harus berani fight di tengah persaingan ekonomi, apalagi dengan dukungan infrastruktur yang telah disiapkan oleh pemerintah.
“Anak muda kalau mau fight, sementara ekonomi tak bagus dan daya beli rendah, tentu hasilnya belum maksimal. Tapi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Manado saat ini, sebenarnya sudah memungkinkan untuk fight,” ujar Andrei dalam pernyataannya di Manado, Senin (30/6).
Ia menambahkan bahwa perkembangan jaringan internet yang semakin stabil di Manado juga menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berkembang, terutama dalam sektor digital dan ekonomi kreatif.
“Kalau di daerah lain, banyak anak muda pintar tapi akses internetnya masih terbatas. Di Manado, kita cukup yakin jaringan internet sudah sustain. Tinggal bagaimana anak muda bisa berpikir ke luar dan menghasilkan dari luar,” jelasnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur untuk mendorong daya saing. Ia mencontohkan, ketika anak muda mampu memproduksi barang dengan kualitas baik, tantangan berikutnya adalah distribusi dan akses pasar.
“Kalau biaya distribusinya tinggi, produknya tidak bisa bersaing di luar. Itu sebabnya kita juga perlu buka konektivitas baru seperti penerbangan langsung, agar logistik lebih efisien,” imbuhnya.
Andrei berharap kolaborasi antara pemerintah dan anak muda dapat menciptakan ekosistem digital yang kuat dan kompetitif, sekaligus menjadikan Manado sebagai kota yang ramah inovasi dan pertumbuhan ekonomi berbasis digital.***