By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Yenny Wahid: Banyak Atlet Panjat Tebing Dapat Tawaran Naturalisasi dari Negara Asing
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Yenny Wahid: Banyak Atlet Panjat Tebing Dapat Tawaran Naturalisasi dari Negara Asing

Terkini

Yenny Wahid: Banyak Atlet Panjat Tebing Dapat Tawaran Naturalisasi dari Negara Asing

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
3 Min Read
Atlet panjat tebing. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengungkapkan bahwa sejumlah atlet panjat tebing nasional mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain melalui proses naturalisasi. Fenomena ini muncul seiring meningkatnya prestasi atlet Indonesia di level internasional.

Contents
Kesetiaan Atlet Masih TerjagaStrategi Jangka Panjang FPTIRegenerasi Berbuah Prestasi

Meski mendapat tawaran yang dinilai menggiurkan, Yenny bersyukur para atlet panjat tebing Indonesia hingga kini masih memilih setia membela Merah Putih.

“Atlet panjat tebing Indonesia dilirik oleh negara-negara lain, bahkan diminta untuk melakukan naturalisasi di negaranya untuk mewakili negara tersebut dan menjadi warga negara,” kata Yenny dalam keterangan resmi, Kamis.

Kesetiaan Atlet Masih Terjaga

Yenny menyebut sebagian besar atlet nasional masih memiliki komitmen kuat untuk membela Indonesia, meskipun peluang berkarier di luar negeri terbuka lebar.

“Nah sampai sekarang sih atlet kita masih setia pada NKRI, pada Indonesia, tapi ke depan ya atlet-atlet senior secara usia mungkin sudah tidak bisa lagi berlaga ya bisa saja (dinaturalisasi),” ujar Yenny.

Menurutnya, naturalisasi bukan persoalan patriotisme atau nasionalisme semata. Dalam kondisi tertentu, langkah tersebut bisa menjadi pilihan rasional, terutama bagi atlet senior yang masa puncaknya relatif singkat.

“Menurut saya ini bukan masalah patriotisme atau nasionalisme, tetapi juga dengan mereka berlaga di luar negeri ketika jalur karir di dalam negeri sudah tidak memungkinkan atau memang kompetisinya sangat ketat,” kata Yenny.

Strategi Jangka Panjang FPTI

Meski demikian, FPTI menyiapkan proyeksi jangka panjang agar para atlet tidak mudah tergoda tawaran dari negara lain. Salah satunya melalui penyiapan jenjang karier pasca-atlet, termasuk pelatihan kepelatihan bagi atlet yang memasuki usia senior menjelang pensiun.

Selain itu, FPTI juga mendorong atlet untuk terus menempuh pendidikan formal guna memperluas peluang karier, termasuk menjadi aparatur sipil negara.

Baca Juga :

Vietnam Sudah E10, Indonesia E5 Masih Diperdebatkan? Ini Faktanya
Erick Thohir Dinilai Cocok Bersanding dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2024

“Rata-rata anak panjat tebing itu pendidikannya juga kami utamakan. Begitu banyak dari mereka yang bahkan sudah menjadi master,” ungkap Yenny.

Regenerasi Berbuah Prestasi

Yenny menilai panjat tebing Indonesia saat ini berada dalam fase positif setelah berhasil menjalankan regenerasi atlet. Indikatornya terlihat dari capaian tim Indonesia yang keluar sebagai juara umum cabang panjat tebing pada SEA Games Thailand 2025 dengan raihan empat medali emas dan dua medali perak.

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menjaga daya saing panjat tebing Indonesia di level regional maupun internasional.

You Might Also Like

Jepang Jaga Muka Asia! Lolos Usai Imbang Lawan Swedia
Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas
Jerman Dipermalukan! Kecerdikan Ekuador Jinakkan Panzer
Duel Tim Medioker Berakhir Tragis! Pantai Gading Pulangkan Curacao
Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jelang Duel Panas, Persib Patuh Regulasi Larangan Suporter Tamu
Next Article Indonesia Lampaui Target Emas, Bonus Atlet SEA Games Capai Rp465 Miliar
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Swiss Paksa Kanada Terusir dari Rumah Sendiri di 32 Besar

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Bangkit Dua Kali, Maroko Nyaman ke 32 Besar

1 day ago
Terkini

Polisi Bongkar Fakta Penangkapan Tersangka Penyekapan YTR yang Sempat Viral

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Afsel Tumbangkan Korsel untuk Cetak Sejarah ke Babak Knock Out

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index