By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Zonasi Bikin Bingung, Surabaya Masih Kekurangan SMA dan SMK Negeri
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Zonasi Bikin Bingung, Surabaya Masih Kekurangan SMA dan SMK Negeri

Pendidikan

Zonasi Bikin Bingung, Surabaya Masih Kekurangan SMA dan SMK Negeri

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kembali menjadi sorotan di Surabaya. Kali ini, persoalannya terletak pada minimnya jumlah SMA dan SMK negeri, yang tidak tersebar merata di seluruh wilayah kota.

Contents
Contoh Kasus: Wilayah Pogot Kesulitan Akses Sekolah NegeriUsulan: Akuisisi Sekolah Swasta Jadi Solusi CepatData Jumlah SMA dan SMK di Surabaya 2025

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, saat melakukan reses di beberapa daerah. Menurutnya, warga kerap mengeluhkan sulitnya mengakses sekolah negeri karena terbentur aturan zonasi dan terbatasnya jumlah sekolah yang tersedia.

“Surabaya sangat kekurangan SMA dan SMK negeri. Saat reses, banyak warga yang mengeluhkan hal ini, apalagi sekarang sedang musim PPDB dengan sistem zonasi,” ujar Lilik kepada media, Senin (30/6).

Contoh Kasus: Wilayah Pogot Kesulitan Akses Sekolah Negeri

Lilik mencontohkan kondisi di wilayah Pogot, di mana sebagian besar anak-anak kesulitan mendapatkan tempat di SMA dan SMK negeri melalui jalur zonasi. Ia menilai, ketimpangan ini harus segera diatasi agar tidak menambah ketimpangan akses pendidikan.

“Negara harus hadir dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, karena pendidikan adalah hak semua warga negara,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Usulan: Akuisisi Sekolah Swasta Jadi Solusi Cepat

Sebagai solusi cepat, Lilik mengusulkan agar pemerintah provinsi mengakuisisi sekolah swasta untuk dijadikan sekolah negeri. Menurutnya, opsi ini lebih realistis ketimbang membangun sekolah baru yang memerlukan lahan dan izin rumit.

“Kalau mendirikan sekolah negeri terlalu ribet soal lahan dan izin, bisa saja sekolah swasta diakuisisi jadi sekolah negeri. Minimal satu kelurahan satu sekolah negeri,” sarannya.

Data Jumlah SMA dan SMK di Surabaya 2025

Berdasarkan data terbaru tahun 2025, jumlah total SMA di Surabaya mencapai 140 sekolah, sedangkan SMK sebanyak 106 sekolah. Namun sayangnya, sebagian besar merupakan sekolah swasta.

Rincian jumlah sekolah:

Baca Juga :

Benjamin Netanyahu: Isreal Akan Terus Berperang Meski Gencatan Senjata Berakhir 
Ajak ASEAN Kerja Sama Kurangi Ketegangan di Indo-Pasifik, Jokowi: Pertumbuhan Tercepat
  • SMA:
  • 22 sekolah negeri
  • 106 sekolah swasta
  • SMK:
  • 11 sekolah negeri
  • 95 sekolah swasta

Sementara itu, dari sisi kualitas, 65% SMA sudah terakreditasi A, sedangkan untuk SMK, baru 41,51% yang meraih akreditasi A.***

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:Sekolahzonasi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Girls Fund Scholarship 2025: Kesempatan Kuliah Gratis S1 Bisnis Khusus Perempuan!
Next Article Tiga Siswa MAN 2 Kudus Lolos ke Universitas Al-Azhar Kairo, Cetak Prestasi Global
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index