By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: 6 Tren Skincare Favorit Gen Z di Indonesia, dari Clean Beauty Hingga Teknologi AI
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » 6 Tren Skincare Favorit Gen Z di Indonesia, dari Clean Beauty Hingga Teknologi AI

LifeStyle

6 Tren Skincare Favorit Gen Z di Indonesia, dari Clean Beauty Hingga Teknologi AI

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Generasi Z tak hanya aktif di media sosial dan mengikuti tren fesyen, tapi juga berperan besar dalam membentuk arah perkembangan industri kecantikan, khususnya skincare. Preferensi mereka tidak lagi sekadar soal kemasan menarik, tetapi juga menyangkut nilai etis, efektivitas produk, hingga teknologi yang digunakan.

Hal ini terlihat dalam laporan terbaru Populix bertajuk Millennials & Gen Z Report: Local vs. Global Skincare Trends and Market Shifts. Survei ini melibatkan 1.100 responden milenial dan Gen Z dari berbagai wilayah Indonesia. Hasilnya, terungkap enam tren skincare yang tengah digemari dan diprediksi akan tetap relevan dalam 3–5 tahun ke depan.

1. Clean Beauty (54%)

Sebanyak 54% responden memilih clean beauty sebagai tren utama. Produk skincare dengan bahan alami, minim zat kimia, dan ramah lingkungan semakin digemari. Label seperti paraben-free, sulfate-free, hingga kemasan daur ulang makin dicari, seiring meningkatnya kesadaran lingkungan di kalangan Gen Z.

Laporan Statista juga mencatat bahwa 73% Gen Z global bersedia membayar lebih untuk produk yang berkelanjutan (eco-friendly).

2. Hybrid Skincare (37%)

Tren kedua adalah produk multifungsi yang menggabungkan manfaat skincare dan makeup sekaligus. Sebanyak 37% responden menyukai produk seperti tinted moisturizer, foundation dengan SPF, hingga lip balm yang melembapkan sekaligus memberi warna.

Gaya hidup serba cepat membuat hybrid skincare jadi solusi praktis dan efisien bagi Gen Z yang ingin tampil maksimal tanpa ribet.

3. Skincare Berbasis Ilmu dan Rekomendasi Dermatolog (26%)

Baca Juga :

Mobil Hybrid dan Listrik Baru Siap Ramaikan Pameran Otomotif Februari 2026
Fenomena ‘Manusia Tikus’ di China: Saat Gen Z Memilih Diam dan Rebahan sebagai Bentuk Protes

Sebanyak 26% responden lebih memilih produk yang diformulasikan berdasarkan riset ilmiah dan rekomendasi dermatolog. Gen Z cenderung skeptis terhadap klaim pemasaran tanpa bukti dan kini lebih memilih pendekatan yang science-driven dalam merawat kulit.

Pendekatan ini juga menandai pergeseran dari tren skincare berbasis mitos menuju edukasi yang lebih kuat.

5. Teknologi AI dalam Skincare (22%)

Kecanggihan teknologi juga merambah dunia kecantikan. Sebanyak 22% Gen Z Indonesia tertarik dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam analisa kulit dan rekomendasi produk personal.

Beberapa aplikasi internasional seperti Skinsei dan HiMirror sudah lebih dulu mempopulerkan fitur analisa wajah berbasis AI. Di Indonesia, ParagonCorp (produsen Wardah dan Make Over) telah mengembangkan Perfect Complex Finder, teknologi pencocokan warna makeup dengan tone kulit.

5. Kandungan Fermentasi dan Probiotik (15%)

Meskipun belum sepopuler bahan seperti niacinamide atau retinol, 15% responden telah mengadopsi produk dengan bahan fermentasi dan probiotik. Kandungan ini dipercaya mampu memperkuat skin barrier, meredakan inflamasi, hingga mengurangi jerawat.

Menariknya, tren ini lebih banyak diminati oleh konsumen pria dan mereka yang tinggal di wilayah Sumatera, seiring meningkatnya produk lokal yang mengeksplorasi fermentasi khas Asia.

6. Skincare Vegan dan Cruelty-free (11%)

Sebanyak 11% responden menyatakan hanya memilih produk skincare yang vegan dan bebas uji coba pada hewan. Bagi Gen Z, etika menjadi aspek penting dalam memilih produk kecantikan.

Menurut Global Web Index, 65% Gen Z global menilai bahwa brand harus bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dan sosial. Di Indonesia, brand lokal seperti Sensatia Botanicals, Puresia, dan From This Island telah merespons tren ini dengan menghadirkan produk yang ramah lingkungan dan etis.

Menurut Indah Tanip, VP of Research Populix, laporan ini mencerminkan bahwa pengguna skincare dari kalangan milenial dan Gen Z semakin kritis dan cermat.

“Meskipun tren akan terus berubah, temuan ini menunjukkan pola pikir generasi muda yang tidak lagi memilih produk hanya karena populer, tapi karena sejalan dengan nilai yang mereka pegang,” ujarnya.

Kini, kecantikan bukan hanya tentang penampilan luar. Bagi Gen Z, skincare adalah bagian dari gaya hidup yang sadar, informatif, dan bertanggung jawab.***

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
TAGGED:gen zskincaretren
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Soekarno Run 2025, Lari Sejarah di Bandung yang Bakar Semangat Nasionalisme Anak Muda
Next Article Zodiak Hari Ini: Siapa yang Banjir Cuan, Siapa yang Harus Healing?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
LifeStyleTerkini

Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index