By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: 7 Kebiasaan Ngopi yang Diam-Diam Mengganggu Usus & Hati, Begini Cara Menghindarinya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » 7 Kebiasaan Ngopi yang Diam-Diam Mengganggu Usus & Hati, Begini Cara Menghindarinya

LifeStyle

7 Kebiasaan Ngopi yang Diam-Diam Mengganggu Usus & Hati, Begini Cara Menghindarinya

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
7 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

Bagi banyak orang, kopi adalah “tombol start” harian, penambah fokus sekaligus pengangkat mood. Tapi cara menikmatinya ternyata menentukan dampaknya bagi usus dan hati. Mengutip paparan dr. Sautabh Sethi (gastroenterolog), berikut tujuh kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar ngopi tetap aman.

Contents
1) Ngopi saat perut kosong2) Menumpuk gula, krimer, dan sirup3) Lebih dari empat cangkir per hari4) Ngopi larut malam5) Mengandalkan pemanis buatan6) Menutupi kurang tidur dengan kopi7) Salah kaprah soal tingkat sangraiTips Ngopi yang Lebih “Baik untuk Perut”

1) Ngopi saat perut kosong

Kafein dapat menaikkan asam lambung. Jika jadi kebiasaan, risiko mual hingga gastritis ikut meningkat. Solusi cepat: camil dulu (roti, pisang, yogurt) sebelum menyesap espresso.

2) Menumpuk gula, krimer, dan sirup

Minuman kopi beraroma sering “membawa” 30–50 gram gula per gelas. Beban kalori tersembunyi ini berkaitan dengan hati berlemak dan diabetes. Pilih pemanis minimal, susu rendah lemak, atau nikmati kopi hitam.

3) Lebih dari empat cangkir per hari

Di atas ≈400 mg kafein (kurang-lebih 4 cangkir) dapat memicu lonjakan kortisol, iritasi usus, jantung berdebar, hingga cemas. Kenali toleransi pribadi dan atur porsi harian.

4) Ngopi larut malam

Waktu paruh kafein sekitar 5–6 jam. Secangkir kopi malam hari mudah mengulur jam tidur, padahal tidur berkualitas penting untuk pemulihan hati. Atur “batas kafein” sore hari (mis. sebelum pukul 15.00–16.00).

5) Mengandalkan pemanis buatan

Meski nol kalori, pemanis seperti sukralosa atau aspartam dapat mengganggu mikrobioma usus. Bila perlu manis, batasi dosis atau gunakan alternatif yang lebih sederhana—tetap secukupnya.

6) Menutupi kurang tidur dengan kopi

Kafein bukan pengganti istirahat. Mengandalkannya terus-menerus justru memperparah kelelahan, brain fog, dan stres pada saluran cerna. Prioritaskan tidur 7–9 jam, baru pikirkan refill.

7) Salah kaprah soal tingkat sangrai

Light roast bukan berarti lebih ramah lambung. Justru dark roast cenderung lebih rendah keasaman sehingga kadang lebih nyaman bagi penderita refluks/GERD.


Tips Ngopi yang Lebih “Baik untuk Perut”

  • Makan dulu, baru kopi.
  • Batasi gula & topping manis; coba susu cair biasa alih-alih krimer tinggi gula.
  • Atur dosis kafein: mulai dari 1–2 cangkir, lihat respons tubuh.
  • Cut-off time sore hari agar tidur terjaga.
  • Hidrasi: imbangi kopi dengan air putih.
  • Eksperimen seduhan: cold brew dan dark roast sering terasa lebih halus di lambung sebagian orang.

Catatan: jika punya keluhan lambung, hati, atau gangguan tidur, diskusikan pola ngopi dengan tenaga kesehatan agar lebih aman bagi kondisi pribadi.

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:KafeinKopi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Sekretariat Presiden Presiden Prabowo Gunakan Hak Rehabilitasi, Pulihkan Nama Baik Dua Guru di Luwu Utara
Next Article Festival JakCloth 2025 Hadirkan Musik Lintas Generasi dan Komika Ternama
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index