By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Mensos Apresiasi UHC 100 Persen Karawang, Akses Kesehatan Makin Merata
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mensos Apresiasi UHC 100 Persen Karawang, Akses Kesehatan Makin Merata

Kesehatan

Mensos Apresiasi UHC 100 Persen Karawang, Akses Kesehatan Makin Merata

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf memberikan apresiasi atas capaian Universal Health Coverage (UHC) Pemerintah Kabupaten Karawang yang telah mencapai 100 persen. Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan.

Kehadiran Mensos bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto ke Karawang pada Kamis dilakukan dalam rangka Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berlangsung di Aula Husni Hamid, Pemkab Karawang.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang menetapkan DTSEN sebagai satu-satunya acuan dalam penyaluran bantuan sosial serta berbagai program pemerintah. Sejak 9 Februari 2026, seluruh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah diwajibkan menggunakan data terpadu tersebut.

Dalam arahannya, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pembaruan dan pembenahan data menjadi langkah krusial untuk meningkatkan ketepatan sasaran bantuan sosial. Selama setahun terakhir, pemerintah melakukan proses verifikasi dan pemutakhiran agar data yang digunakan semakin akurat, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menyoroti evaluasi terhadap program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Berdasarkan DTSEN, masih ditemukan masyarakat pada desil 1 hingga 5 yang belum terdaftar sebagai penerima PBI-JK. Sebaliknya, sebagian masyarakat pada desil 6 hingga 10 justru masih tercatat menerima bantuan tersebut.

Ke depan, pemerintah akan menerapkan mekanisme penonaktifan secara bertahap bagi peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria, dengan masa transisi selama tiga bulan sebagai bentuk pemberitahuan.

Di Kabupaten Karawang, tercatat sebanyak 181.584 Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan sosial dengan total anggaran mencapai Rp585,787 miliar. Program tersebut mencakup bantuan sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan permakanan, santunan yatim piatu, hingga PBI-JK.

Menteri Sosial kembali menegaskan apresiasinya atas realisasi UHC 100 persen yang dicapai Pemkab Karawang, sebagai bukti nyata komitmen dalam menjamin layanan kesehatan yang merata.

Sementara itu, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa untuk memastikan validitas data. Sesuai amanat Inpres Nomor 4 Tahun 2025, proses pemutakhiran data dilakukan secara berjenjang dan partisipatif, mulai dari RT/RW, pendamping PKH dan perangkat desa, operator desa, hingga dibahas dalam musyawarah desa secara terbuka.

Baca Juga :

Full Senyum Sambut Fortasi! SMAS Muha Genteng Gaspol Buka Orientasi Murid Baru: Siap Cetak Pelajar Juara Berkarakter!
Tragedi Kebakaran di Dermaga Muara Baru, Kisah Kehilangan Tiga Nyawa di Laut Jakarta

Menurutnya, mekanisme tersebut membuat proses pendataan lebih transparan dan akuntabel, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan sasaran.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas kunjungan para menteri dan menegaskan pentingnya data yang valid dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

“Data yang akurat akan memastikan masyarakat yang berhak benar-benar menerima haknya. Kami juga mendorong agar kepesertaan yang sudah ada dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitas layanannya,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Karawang optimistis implementasi DTSEN akan semakin memperkuat ketepatan penyaluran bantuan sosial sekaligus meningkatkan mutu pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial.

You Might Also Like

Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis
Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi
Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi
Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim
TAGGED:Mensos Apresiasi UHC 100 Persen KarawangRamadhan 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Skandal Panjat Tebing Mencuat. Kemenpora: Tak Ada Ampun untuk Pelecehan Seksual di Dunia Olahraga
Next Article Marcell Rilis Menuju Cahaya, Lagu Religi tentang Pemurnian Jiwa
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

KesehatanTerkini

“Aku Enggak Kuat…”: WA Terakhir dr Myta Bongkar Dugaan Pembiaran Jam Kerja Ekstrem Dokter Magang

4 weeks ago
KesehatanTerkini

Mei Mulai Membara. BMKG Warning Gelombang Panas Hantam RI, Puncaknya Agustus–September

1 month ago
KesehatanTerkini

Kasus Tewas Dokter Internship Viral, Minim Sistem Anti-Bullying Jadi Sorotan Serius di Dunia Kerja

1 month ago
Kesehatan

Orang Tua Wajib Tahu! Ini Cara Dampingi Anak Saat Screen Time

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index