By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: PBNU Kutuk Serangan ke Iran, Minta Indonesia Aktif Dorong Deeskalasi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » PBNU Kutuk Serangan ke Iran, Minta Indonesia Aktif Dorong Deeskalasi

Internasional

PBNU Kutuk Serangan ke Iran, Minta Indonesia Aktif Dorong Deeskalasi

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi rudal Iran. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menyampaikan kecaman keras atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang dinilai memperparah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurut Gus Yahya, sapaan akrabnya, serangan tersebut tidak hanya berdampak pada Iran, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas global.

“Serangan AS dan Israel atas Iran adalah tindakan brutal yang kembali merusak tatanan internasional, bahkan berpotensi memicu konflik global yang tidak terkendali serta menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme,” ujar Gus Yahya di Jakarta, Senin (2/3).

Pernyataan itu disampaikan menyusul meningkatnya eskalasi konflik yang memicu kekhawatiran berbagai pihak terhadap potensi meluasnya krisis di Timur Tengah.

Selain mengecam serangan tersebut, Gus Yahya juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Imam Ali Khamenei akibat serangan yang terjadi. Ia mengajak umat Islam serta komunitas internasional untuk mendoakan bangsa Iran agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi situasi sulit ini.

Di sisi lain, Gus Yahya turut menyoroti respons militer Iran yang dinilai memperkeruh keadaan. Ia menyayangkan langkah Iran yang melancarkan serangan ke sejumlah negara tanpa dasar yang dapat diterima secara internasional, karena berisiko memperbesar konflik dan memperumit jalan menuju penyelesaian damai.

“Kita semua paham itu kemarahan dan menyasar titik-titik yang diduga menjadi tempat tentara Amerika, namun apapun, serangan itu justru akan memperburuk situasi,” kata dia.

PBNU, lanjut Gus Yahya, mendorong masyarakat internasional untuk kembali memperkuat konsensus global melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar lembaga tersebut dapat menjalankan fungsinya secara efektif sebagai penjaga tatanan dunia.

“Kami juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam mengupayakan deeskalasi konflik menuju resolusi damai yang beradab dan bermartabat. Ini amanat konstitusi kita,” katanya.

Baca Juga :

Fakta-fakta Kemensos Digeledah KPK, Ruangan Ditjen Dayasos Jadi Sasaran dan Berlangsung 8 Jam
Jaga Keamanan Pangan! BGN Tindak Tegas SPPG Belum Penuhi Standar

Lebih jauh, ia berharap Pemerintah Indonesia memanfaatkan posisi strategisnya dalam forum internasional, termasuk dalam BoP, guna mendesak Amerika Serikat, Israel, dan para aktor yang terlibat agar segera menghentikan kekerasan serta menempuh jalur diplomasi.

Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian dunia internasional. Situasi ini dinilai berpotensi memicu ketidakstabilan global apabila tidak segera ditangani melalui mekanisme diplomatik yang konstruktif.

Dengan sikap tegas tersebut, PBNU menegaskan pentingnya penyelesaian konflik secara damai demi menjaga stabilitas Timur Tengah dan keamanan internasional secara luas.

You Might Also Like

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Putin Apresiasi Kontribusi Umat Muslim Rusia Saat Momentum Idul Adha 1447 H
Pemerintah Pulangkan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0, Menlu RI Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warganya
Politikus Rumania Sebut Uni Eropa Menuju Kebangkrutan
Pasukan Perdamaian PBB Melemah, Dunia Terancam Konflik Tanpa Akhir?
TAGGED:IranIran-ASIsraelPBNU
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Utang Kereta Cepat Whoosh 116 Triliun Adalah Beban Fiskal?
Next Article BI Waspadai Dampak Lonjakan Harga Minyak, Inflasi Februari 2026 Tembus 4,76 Persen
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

AS dan Iran Segera Perpanjang Gencatan Senjata, Selat Hormuz Siap Dibuka

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Iran dan AS Masuki Tahap Final, Trump Sebut Perang Segera Berakhir

2 weeks ago
Terkini

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan Israel dan Pulang ke Indonesia

2 weeks ago
InternasionalTerkini

Eropa Andalkan Kotoran Sapi untuk Bertahan, Peringatan Bagi Indonesia Sebagai Negara Agraris

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index