By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: AS dan Iran Segera Perpanjang Gencatan Senjata, Selat Hormuz Siap Dibuka
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » AS dan Iran Segera Perpanjang Gencatan Senjata, Selat Hormuz Siap Dibuka

Internasional

AS dan Iran Segera Perpanjang Gencatan Senjata, Selat Hormuz Siap Dibuka

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi - Amerika Serikat (AS) dan Republik Islam Iran. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Amerika Serikat dan Iran dikabarkan semakin dekat menuju kesepakatan baru berupa perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari. Kesepakatan tersebut disebut berpotensi membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia, sekaligus memberi ruang bagi Iran untuk kembali mengekspor minyak dan melanjutkan pembahasan terkait program nuklirnya.

Laporan Axios menyebutkan proposal perdamaian itu dapat diumumkan paling cepat pada Ahad mendatang. Meski begitu, seorang pejabat Amerika Serikat yang mengetahui rancangan kesepakatan tersebut mengingatkan bahwa proses finalisasi masih berlangsung dan kemungkinan batal tetap ada.

Dalam rancangan nota kesepahaman yang sedang disiapkan, Iran disebut akan membersihkan ranjau di kawasan Selat Hormuz dan membuka akses pelayaran tanpa pungutan biaya lintas bagi kapal-kapal internasional.

Sebagai gantinya, pemerintah Amerika Serikat dikabarkan bakal mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran serta memberikan pembebasan sanksi sementara agar Teheran dapat kembali menjual minyak selama periode 60 hari.

Seorang pejabat AS menyebut konsep tersebut sebagai “keringanan berdasarkan performa”, karena pencabutan tekanan ekonomi akan dilakukan berdasarkan komitmen Iran alih-alih diberikan langsung di awal.

Selain itu, rancangan kesepakatan juga mencakup komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Teheran disebut akan membahas kemungkinan penghentian pengayaan uranium serta penyerahan cadangan uranium yang telah diperkaya.

Sementara itu, pembahasan mengenai pencairan aset Iran yang dibekukan di luar negeri akan menjadi bagian dari negosiasi lanjutan selama masa gencatan senjata berlangsung. Kebijakan tersebut baru akan diterapkan apabila tercapai kesepakatan final yang telah diverifikasi kedua pihak.

Pasukan militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah disebut tetap bertahan selama masa gencatan senjata berlangsung. Penarikan pasukan baru akan dilakukan jika perjanjian damai permanen berhasil dicapai.

Rancangan kesepakatan ini juga berkaitan dengan upaya penghentian konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah menyampaikan kekhawatiran terkait rencana tersebut dalam pembicaraan telepon dengan Presiden AS Donald Trump pada Sabtu lalu.

Baca Juga :

Bye Bye Insecure! Ini Cara Remaja Build Self-Worth dan Tetap On Fire!
Puncak HPN ke-78 Dirayakan pada 20 Februari 2024

Meski demikian, pejabat AS memastikan Israel tetap diberikan ruang untuk mengambil tindakan jika Hizbullah kembali memperkuat persenjataan atau melancarkan serangan baru.

Upaya diplomasi ini turut mendapat dukungan dari sejumlah negara Arab dan Islam seperti Arab Saudi, Qatar, Mesir, Turki, Pakistan, hingga Uni Emirat Arab.

Pakistan disebut memainkan peran penting sebagai mediator, termasuk melalui kunjungan langsung Marsekal Asim Munir ke Teheran demi mendorong tercapainya kesepakatan damai.

Pemerintah Amerika Serikat berharap seluruh poin yang masih menjadi perdebatan dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat. Namun, Washington juga menegaskan bahwa gencatan senjata bisa dihentikan sewaktu-waktu apabila Iran dianggap tidak serius dalam proses negosiasi nuklir.

You Might Also Like

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan
Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis
TAGGED:AS Vs IranKesepakatan Damaiperang
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article UIN Jakarta Resmi Buka Prodi Magister Manajemen, Siapkan Lulusan Kompetitif
Next Article Kemendikdasmen Hadirkan Pentas Pelajar 2026, Ribuan Siswa Tunjukkan Bakat Terbaik
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Trump Klaim AS Akan Raih Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

3 weeks ago
Internasional

Putin Apresiasi Kontribusi Umat Muslim Rusia Saat Momentum Idul Adha 1447 H

4 weeks ago
Sembilan aktivis dan jurnalis WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang sempat menjadi korban penculikan Tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) ke Gaza, Palestina tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). (Foto: Dok. IG/Kemluri)
InternasionalTerkini

Pemerintah Pulangkan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0, Menlu RI Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warganya

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index