By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Jangan Panik BBM! Bahlil Siapkan Tabungan Energi 90 Hari, Benteng Kedaulatan Baru Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jangan Panik BBM! Bahlil Siapkan Tabungan Energi 90 Hari, Benteng Kedaulatan Baru Indonesia

Ekonomi

Jangan Panik BBM! Bahlil Siapkan Tabungan Energi 90 Hari, Benteng Kedaulatan Baru Indonesia

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 months ago
Share
4 Min Read
(ilustrasi) Pemerintah tengah menyiapkan strategi besar ketahanan energi nasional dengan membangun infrastruktur penyimpanan minyak raksasa yang mampu menampung pasokan hingga tiga bulan atau 90 hari. (Foto, generateAI/Dede)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan strategi besar ketahanan energi nasional dengan membangun infrastruktur penyimpanan minyak raksasa yang mampu menampung pasokan hingga tiga bulan atau 90 hari. Langkah ini diyakini akan mengubah cara Indonesia menghadapi krisis energi global—dari sekadar bertahan menjadi membangun benteng kedaulatan energi permanen.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pembangunan storage tersebut merupakan arahan langsung dari Prabowo Subianto untuk memperkuat cadangan energi nasional.

Selama ini, kapasitas storage minyak Indonesia hanya mampu menampung stok sekitar 21 hingga 25 hari, jauh di bawah standar banyak negara maju.

“Makanya dengan kejadian storage kita yang cuma 21 hari, 25 hari, perintah Bapak Presiden Prabowo, harus kita bangun minimal storage kita tiga bulan,” ujar Bahlil dalam tayangan podcast Abuleke di kanal YouTube Kementerian ESDM, Rabu (11/3/2026).

Pembangunan storage ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Pemerintah ingin memastikan Indonesia memiliki “tabungan energi” berskala besar yang dapat melindungi masyarakat dari guncangan harga minyak dunia, konflik geopolitik, hingga gangguan distribusi global.

Selama ini, perbandingan dengan negara lain sering memunculkan kekhawatiran publik. Negara seperti Jepang bahkan memiliki cadangan minyak hingga sekitar 290 hari.

Namun menurut Bahlil, kondisi tersebut terjadi karena investasi pembangunan storage berskala besar baru tersedia saat ini. “Nah sekarang kenapa tidak kita lakukan? Baru kita mau lakukan karena investasinya baru ada,” kata Bahlil.

Yang menarik, pembangunan storage minyak raksasa ini tidak akan menggunakan anggaran negara. Pemerintah memilih menggandeng investor swasta untuk membangun fasilitas tersebut, sementara negara tetap mendapatkan manfaat strategis berupa cadangan energi.

“Enggak (pakai APBN). Investor sudah ada. Jadi kita harus mengundang swasta juga. Untuk di samping dia, kita suruh dia bangun, tidak pakai dana APBN, tapi itu menjadi cadangan negara kita,” jelas Bahlil.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Lengkap Rocky Gerung, Akademisi yang Diduga Hina Presiden Jokowi
Arti Mimpi Tenggelam di Laut, Pertanda Baik atau Buruk?

Skema ini dianggap sebagai strategi cerdas memperbesar kapasitas cadangan nasional tanpa membebani keuangan negara.

Dalam skema yang disiapkan, minyak mentah yang tersimpan di storage tersebut nantinya dapat dibeli oleh perusahaan nasional seperti Pertamina maupun perusahaan energi lainnya.

Menariknya, transaksi pembelian akan menggunakan rupiah, bukan dolar AS. Langkah ini bertujuan untuk menekan tekanan terhadap cadangan devisa negara sekaligus memperkuat sistem ekonomi domestik.

“Belinya pakai apa? Rupiah. Supaya apa? Devisa kita tidak keluar. Jadi negara tidak lagi keluarkan devisa,” terang Bahlil.

Investor yang membangun storage juga akan diberikan ruang untuk membeli minyak mentah dari pasar global, tetapi pasarnya tetap berada di dalam negeri.

“Pihak swasta yang membangun storage itu, kemudian dia juga kita kasih ruang untuk bisa membeli crude dari luar, tapi market cap-nya ada di dalam negeri,” tambahnya.

Dengan strategi ini, pemerintah ingin memastikan Indonesia tidak lagi mudah terpengaruh oleh konflik internasional atau fluktuasi harga minyak dunia.

Pembangunan storage 90 hari menjadi langkah transformasi besar dalam sistem cadangan energi nasional— sesuatu yang belum pernah dimiliki Indonesia sebelumnya.

Jika proyek ini terealisasi sesuai rencana, Indonesia akan memiliki benteng energi permanen yang mampu menjaga stabilitas pasokan bagi industri, transportasi, dan masyarakat luas.

Artinya, di tengah dunia yang semakin tidak pasti, Indonesia mulai membangun satu hal penting, ketahanan energi jangka panjang yang tidak membuat rakyat panik setiap kali harga minyak dunia bergejolak.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Bahlil LahadaliaMenteri ESDMStorage 90 hari
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Suap 1 Juta Dolar Ditolak! Skandal Kuota Haji Makin Panas, Yaqut Akhirnya Ditahan KPK
Next Article Psikolog Ungkap Risiko Larangan Keras Media Sosial bagi Remaja
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index