INVERSI.ID – Perusahaan penyedia data dan statistik olahraga, Opta, merilis prediksi terbaru mengenai tim yang memiliki peluang terbesar menjadi juara Piala Dunia 2026. Prediksi tersebut disusun menggunakan supercomputer yang menjalankan simulasi turnamen sebanyak 10.000 kali untuk memproyeksikan hasil paling mungkin terjadi.
Hasil simulasi menempatkan Spanyol sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi juara. La Furia Roja tercatat keluar sebagai juara dalam 16,1 persen dari total simulasi yang dilakukan.
Meski Spanyol berada di posisi teratas, persaingan menuju gelar diperkirakan berlangsung sangat sengit. Beberapa negara unggulan lainnya hanya terpaut tipis dari sisi probabilitas sehingga peluang menghadirkan kejutan tetap terbuka lebar.
Berikut lima negara yang menjadi favorit juara Piala Dunia 2026 berdasarkan simulasi supercomputer Opta.
- Spanyol (16,1 persen)
Spanyol menjadi negara dengan probabilitas tertinggi untuk menjuarai Piala Dunia 2026. Konsistensi performa dalam beberapa tahun terakhir serta komposisi skuad yang seimbang menjadi faktor utama yang mendongkrak peluang mereka.
Tim asuhan La Furia Roja diperkuat sederet pemain muda bertalenta seperti Lamine Yamal, Pedri, Gavi, dan Pau Cubarsi. Kehadiran mereka dipadukan dengan sejumlah pemain senior yang berpengalaman membuat Spanyol dinilai memiliki kualitas untuk melangkah hingga partai final.
- Prancis (15,4 persen)
Prancis menempati posisi kedua dalam daftar favorit juara. Setelah menjadi juara dunia pada 2018 dan runner-up pada edisi 2022, Les Bleus tetap dianggap sebagai salah satu tim paling komplet di turnamen.
Lini depan Prancis masih bertumpu pada Kylian Mbappe yang konsisten tampil produktif dalam beberapa musim terakhir. Selain itu, Ousmane Dembele, peraih Ballon d’Or 2025, serta Michael Olise menjadi tambahan kekuatan yang membuat peluang Prancis tetap sangat besar.
- Inggris (14,8 persen)
Inggris berada di urutan ketiga dengan selisih peluang yang sangat tipis dibanding dua tim di atasnya. The Three Lions dinilai memiliki kedalaman skuad yang merata di setiap lini.
Di bawah arahan Thomas Tuchel, Inggris mengandalkan Harry Kane sebagai ujung tombak, didukung gelandang muda Jude Bellingham yang terus berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi modal penting Inggris dalam perburuan gelar.
- Argentina (8,4 persen)
Status sebagai juara bertahan membuat Argentina tetap masuk dalam daftar kandidat kuat meski peluangnya berada di bawah tiga tim Eropa tersebut.
Tim Tango masih memiliki fondasi permainan yang solid serta pengalaman menghadapi pertandingan-pertandingan besar. Lionel Messi tetap menjadi sosok sentral di dalam tim, sementara munculnya pemain muda seperti Nico Paz memberikan optimisme terhadap regenerasi skuad Albiceleste.
- Brasil (8,3 persen)
Brasil melengkapi lima besar negara dengan peluang terbesar menjadi juara Piala Dunia 2026 versi Opta.
Meski sudah cukup lama tidak mengangkat trofi Piala Dunia, Selecao tetap dipandang sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia berkat kualitas pemain yang dimiliki.
Kembalinya Neymar ke tim nasional menjadi tambahan kekuatan bagi Brasil. Di samping itu, Vinicius Junior, Raphinha, Matheus Cunha, serta sejumlah pemain muda berbakat diyakini mampu membawa Selecao bersaing memperebutkan gelar juara.
Secara keseluruhan, hasil simulasi supercomputer Opta menunjukkan persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sangat kompetitif. Perbedaan peluang di antara negara-negara unggulan relatif tipis sehingga berbagai kejutan masih berpotensi terjadi hingga akhir turnamen.