INVERSI.ID – Tim nasional tinju Indonesia memasuki fase krusial di ajang Asian Boxing U19 dan U23 2026. Sebanyak enam petinju putra dijadwalkan naik ring pada babak perempat final yang berlangsung di Basket Hall, Senayan, Jakarta, dengan target mengamankan tiket menuju semifinal sekaligus menjaga peluang meraih medali bagi tuan rumah.
Pelatih tim nasional tinju Indonesia, Husni Ray, mengatakan seluruh atlet yang bertanding akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari sejumlah negara kuat di Asia. Karena itu, setiap pertandingan menjadi penentu langkah Indonesia pada kejuaraan bergengsi tersebut.
“Ada enam petinju putra kita yang hari ini menghadapi laga penting di babak perempat final,” kata Husni Ray ketika dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Perjuangan Merah Putih akan diawali oleh Pangeran Februzio Lani yang turun di kelas bantam putra 55 kilogram. Ia akan menghadapi petinju Uzbekistan, Elyor Rustamov, dalam laga pembuka Indonesia di babak delapan besar.
Selanjutnya, Victor Hengkang akan bertarung menghadapi wakil Taipei, Po-Yen Cheng, pada kelas welter putra 65 kilogram. Sementara Muhammad Rayhan Athaillah dijadwalkan melawan petinju India, Devendra Chaudhary, di kelas menengah putra 75 kilogram.
Indonesia juga menurunkan Irnanda Firmanda yang akan menghadapi petinju India, Sagar, di kelas penjelajah putra 85 kilogram. Adapun Nouval akan tampil di kelas berat putra 90 kilogram melawan wakil India, Shubham Rajput.
Keenam petinju putra tersebut diharapkan mampu mengikuti jejak para atlet putri Indonesia yang lebih dulu memastikan tempat di babak semifinal.
Mereka adalah Dira Atika yang tampil di kelas bulu putri 57 kilogram, Anggie Antani Chalik pada kelas terbang ringan putri 45-48 kilogram, Maria Meisita Manguntu di kelas welter ringan putri 65 kilogram, serta Linda Sari Langi Maililin yang berlaga di kelas minimum putri 45-48 kilogram.
Husni berharap seluruh petinju putra mampu menampilkan performa terbaik agar Indonesia memiliki peluang lebih besar menambah koleksi medali di hadapan publik sendiri.
“Harapan kami, mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaik untuk menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah sehingga peluang Indonesia meraih medali semakin terbuka,” ujarnya.
Kejuaraan Asian Boxing U19 dan U23 2026 diikuti lebih dari 400 petinju terbaik dari 26 negara di Asia. Indonesia sendiri menurunkan total 19 atlet yang terbagi dalam dua kategori usia, yakni 10 atlet di kelompok U19 dan sembilan atlet di kategori U23.
Sebagian besar skuad Merah Putih dihuni petinju muda yang baru menjalani debut di level internasional. Turnamen ini menjadi momentum penting bagi mereka untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan saat berhadapan dengan para petinju terbaik di Asia.
Selain memburu medali, keikutsertaan di ajang ini juga diharapkan menjadi bekal berharga bagi regenerasi tinju Indonesia dalam menghadapi kompetisi internasional di masa mendatang.