By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Indonesia Dinilai Bisa Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Pangan ASEAN
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Indonesia Dinilai Bisa Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Pangan ASEAN

Ekonomi

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Kunci Ketahanan Energi dan Pangan ASEAN

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi ketahanan pangan. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Muhammad Syaroni Rofii, menilai Indonesia memiliki posisi strategis untuk mendorong penguatan ketahanan energi dan pangan di kawasan ASEAN di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Menurut Syaroni, Indonesia memiliki kapasitas besar sebagai salah satu negara penting di Asia Tenggara untuk menentukan arah kebijakan regional, terutama dalam menghadapi tantangan global saat ini.

“Indonesia sebagai salah satu kekuatan kunci di kawasan memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menavigasi arah ASEAN di tengah situasi geopolitik saat ini,” kata Syaroni saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu (13/5).

Ia menyebut komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap isu ketahanan pangan dan energi sejak awal masa pemerintahan dapat menjadi modal kuat untuk memperkuat peran Indonesia di ASEAN.

“Tinggal bagaimana mengelola pengaruh di kawasan,” katanya.

Syaroni menilai langkah konkret yang dapat dilakukan Indonesia antara lain melalui penguatan cadangan pangan dan energi bersama antarnegara ASEAN, prioritas distribusi energi dan pangan di kawasan, hingga memperluas kerja sama riset dalam mencari sumber energi alternatif.

Dalam KTT ASEAN ke-48 yang berlangsung di Filipina, isu ketahanan energi, ketahanan pangan, serta perlindungan warga negara ASEAN menjadi fokus utama pembahasan para pemimpin kawasan.

Menurut dia, kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut menjadi sinyal penting bahwa negara-negara ASEAN mulai menyadari dampak konflik global terhadap stabilitas kawasan.

“Negara di ASEAN menyadari bahwa konflik di Timur Tengah memiliki dampak terhadap instabilitas kawasan dan global”, katanya.

Baca Juga :

Tak Ada Ubah Aturan! Menteri Bahlil Kunci Regulasi Minerba
Kemendikdasmen: Puluhan Daerah Bantu Biaya Sekolah Swasta untuk Siswa Tak Lolos Negeri

Ia menilai penguatan kerja sama cadangan energi dan pangan sangat penting di tengah ancaman krisis global yang semakin tidak menentu. Gangguan terhadap pasokan energi dan pupuk dinilai memiliki dampak langsung terhadap ketahanan pangan di kawasan Asia Tenggara.

Karena itu, isu energi dan pangan secara khusus dimasukkan dalam komunike bersama para pemimpin ASEAN.

Meski demikian, Syaroni mengungkapkan bahwa hingga kini kerja sama di ASEAN masih lebih banyak berjalan secara bilateral dan belum sepenuhnya kolektif antarnegara anggota.

“Konflik di Timur Tengah menjadi pelajaran bahwa ketahanan kawasan sangat ditentukan oleh kolektivitas dan soliditas negara-negara anggota ASEAN”, katanya.

Ia juga menyoroti tantangan terbesar ASEAN dalam mewujudkan penguatan cadangan energi dan pangan bersama, yakni menyatukan visi di tengah perbedaan kepentingan politik masing-masing negara.

Selain itu, pengaruh besar dari Amerika Serikat dan China disebut ikut memengaruhi dinamika sikap negara-negara ASEAN.

“Pengaruh AS dan China yang begitu dominan memiliki kontribusi bagi perbedaan sikap negara-negara ASEAN. Saya kira memilih salah satu pihak adalah isu krusial di ASEAN karena politik luar negeri masing-masing negara berbeda”, katanya.

You Might Also Like

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional
Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia
Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI
TAGGED:indonesiaketahanan pangan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ancelotti Sebut Isu Ruang Ganti Real Madrid Hanya Omong Kosong
Next Article Alvaro Arbeloa Bantah Real Madrid Sedang Terpuruk
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

1 week ago
EkonomiTerkini

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

1 week ago
EkonomiInternasional

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

1 week ago
EkonomiTerkini

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index