By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Terkini

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
27 seconds ago
Share
3 Min Read
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan kebijakan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) solar bagi nelayan sebesar Rp15.000 per liter langkah menjaga daya beli nelayan tanpa membebani keuangan negara. (Foto, dok/BPMI Setpres)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah mempercepat langkah memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir melalui kebijakan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) solar bagi nelayan sebesar Rp15.000 per liter. Kebijakan yang diputuskan dalam rapat terbatas bidang ekonomi bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (13/7/2026), dinilai menjadi strategi untuk menjaga daya beli nelayan tanpa membebani keuangan negara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema tersebut tetap menjaga disiplin fiskal karena subsidi sebesar Rp3.600 per liter tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana subsidi justru berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDP), yang sebelumnya dikenal sebagai BPDPKS.

Menurut Bahlil, pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden dengan menyiapkan regulasi pelaksanaan agar kebijakan segera dirasakan para nelayan di berbagai daerah.

“Nah kaitannya dengan itu kami segera akan membuat surat keputusan dari ESDM untuk ditindaklanjuti. Nah terkait dengan subsidi tadi Pak Menko dari BPDPKS ya jadi non APBN, kita tidak pakai dana APBN, kita pakai dana dari BPDPKS,” ujar Bahlil, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/7/2026).

Dengan harga solar nonsubsidi yang mencapai Rp18.600 per liter, kebijakan ini memberikan ruang lebih besar bagi nelayan untuk menekan biaya operasional melaut. Penghematan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan sekaligus menjaga stabilitas aktivitas perikanan nasional.

Tak hanya fokus pada besaran harga, Kementerian ESDM juga menyiapkan mekanisme distribusi agar program benar-benar menyasar nelayan yang berhak menerima manfaat. Pemerintah akan berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menentukan titik-titik penyaluran BBM khusus di lapangan.

Menurut Bahlil, pengawasan distribusi menjadi bagian penting agar bantuan pemerintah tidak disalahgunakan atau dinikmati pihak yang tidak berhak.

“Kita akan minta titik-titiknya akan ditentukan oleh koordinasikan dengan Menteri Perikanan. Supaya apa? Jangan sampai niat baik pemerintah untuk membantu nelayan tapi kemudian salah lagi dipergunakan. Nah ini yang kita akan jaga supaya implementasinya bisa dilakukan dengan baik,” kata Bahlil.

Langkah tersebut menunjukkan upaya pemerintah menggabungkan keberpihakan kepada masyarakat pesisir dengan tata kelola anggaran yang tetap sehat. Melalui pemanfaatan dana BPDP sebagai sumber subsidi, pemerintah berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung produktivitas nelayan sekaligus menjaga ruang fiskal negara.

Baca Juga :

Waspada Superflu, Prof Tjandra Minta Pemerintah Perkuat Surveilans
Perjuangan Babe Cabita Sebelum Meninggal Dunia, Merintis Bisnis Makanan Demi Masa Depan Keluarga

Kebijakan BBM khusus ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat sektor maritim nasional. Dengan biaya bahan bakar yang lebih terjangkau dan distribusi yang diawasi secara ketat, pemerintah berharap aktivitas melaut semakin efisien, hasil tangkapan meningkat, dan kesejahteraan nelayan dapat terus terjaga tanpa memberikan tekanan tambahan terhadap APBN.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index