By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Singgung Hukum di Indonesia, Mahfud MD: Orang Minum dan Bikin Sambal Ganja Tidak Boleh Dihukum
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Singgung Hukum di Indonesia, Mahfud MD: Orang Minum dan Bikin Sambal Ganja Tidak Boleh Dihukum

Terkini

Singgung Hukum di Indonesia, Mahfud MD: Orang Minum dan Bikin Sambal Ganja Tidak Boleh Dihukum

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyinggung soal hukum di Indonesia saat menghadiri acara dies natalis ke-54 Universitas Malikussaleh Aceh pada Senin, 12 Juni 2023.

Contents
Minum dan Membuat Sambal Ganja Tak Boleh DihukumPerkara Diputus Pengadilan harus DitaatiPutusan Hakim Keputusan Mengikat

Menurut Mahfud MD yang dapat dihukum hanya orang-orang yang melanggar Undang-undang (UU). Sementara orang yang tak melanggar UU, seperti pengolahan ganja tidak bisa dihukum.

Minum dan Membuat Sambal Ganja Tak Boleh Dihukum

Dalam kesempatan itu, Mahfud MD mengungkapkan bahwa orang yang membuat sambal ganja dan minum ganja tidak boleh dihukum karena tidak ada Undang-undang (UU).

“Misal orang minum ganja, bikin sambel ganja, itu tidak boleh dihukum karena enggak ada di undang-undang barang siapa membuat sambal ganja dihukum, ndak ada,” kata Mahfud MD.

Mahfud MD menurutkan seseorang bisa dihukum apabila sudah diatur dalam Undang-undang (UU).

“Itu baru dihukum kalau sudah ada di dalam UU. Nah di dalam Islam ada dalilnya, tidak boleh orang dihukum sebelum dia tahu ada yang salah, itu asas legalitas,” lanjut Mahfud MD.

Perkara Diputus Pengadilan harus Ditaati

Lebih lanjut, Mahfud MD menyampaikan apabila suatu perkara sudah diputuskan oleh pengadilan harus ditaati, hal itu karena sudah memiliki kekuatan hukum.

Apabila keputusan hukum dan pengadilan tidak dijalankan, maka akan merusak keadaban. Mahfud mengutip dalil dalam Islam, ‘hukmul hakim yarfa’ul khilaf’ atau keputusan hakim menghilangkan perbedaan.

“Misal hakim membuat buat keputusan sudah inkrah, harus ditaati,” jelas Mahfud MD.

Baca Juga :

Mudik Lebaran 2024, Korlantas Terapkan Ganjil Genap di Tol Cikampek
SMAN 1 Lhoksukon Kuasai Arena Atletik Pelajar Aceh Utara 2025!

Putusan Hakim Keputusan Mengikat

Menurut Mahfud MD, keputusan hakim merupakan keputusan yang mengikat dan harus dipatuhi oleh semua pihak terkait.

“Kalau hakim ndak adil, tetap putusannya mengikat, hakimnya ditangkap, putusannya mengikat karena keputusan hakim itu mengikat mengairi perselisihan, kamu ndak setuju, ndak apa-apa tapi putusan hakim harus ditaati, kalau ndak, ndak akan pernah putusan hakim ditaati,” pungkas Mahfud.

Sekedar informasi bahwa Mahfud MD dikenL sebagai seorang akademisi, hakim, dan politisi. Mengawali karir sebagai dosen di Universitas Islam Indonesia, ia juga pernah terlibat dalam politik praktis sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 1998-2008. Hingga saat ini menjabat sebagaj Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Banyak Tak Lulus, Jokowi Minta Menpan RB Kaji Ulang Passing Grade PPPK dan Cari Solusi
Next Article Alasan Rahmania Astrini Ditunjuk Jadi Special Guest Konser Coldplay Jakarta
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index