Halo Inversi! Semangat juang dan sportivitas tinggi ditunjukkan para pelajar Aceh Utara di ajang Kejuaraan Atletik Pelajar se-Kabupaten Aceh Utara 2025 yang digelar di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe.
Dari seluruh peserta, SMAN 1 Lhoksukon tampil paling dominan dengan raihan lima medali dari berbagai nomor lomba. Sekolah ini benar-benar menunjukkan taringnya di cabang putra. Muhammad Aziz Maulana menjadi bintang utama setelah berhasil meraih emas di lempar lembing dan perak di lari 100 meter.
Tak hanya itu, tiga medali perunggu juga sukses diborong oleh Muhammad Dhaki (lompat jauh), serta M. Maulana Pratama di dua nomor, yakni lempar cakram dan tolak peluru. Dominasi ini menegaskan SMAN 1 Lhoksukon sebagai sekolah dengan skuad atletik paling solid tahun ini.
SMAN 3 Putra Bangsa & SMKN 1 Nisam Tampil Mengejutkan
Di posisi kedua, SMAN 3 Putra Bangsa juga tak mau kalah. Lewat atlet putrinya Keyla Novelita, mereka berhasil membawa pulang dua medali emas dari nomor lempar cakram dan lempar lembing.
Sementara Dwi Zaskia Amira menambah koleksi medali dengan satu perak dan satu perunggu, membuat tim ini jadi salah satu kejutan manis di kejuaraan kali ini.
Tak kalah tangguh, SMKN 1 Nisam menempati posisi ketiga dengan empat medali dua perak dan dua perunggu. Nama-nama seperti Jabalnur, Syifa Nadila, Nurul Azkia, dan Chairul Fahmi menjadi motor prestasi bagi sekolah tersebut, menunjukkan konsistensi mereka di lintasan dan lapangan.
Sementara itu, MAN 5 Aceh Utara sukses mencuri perhatian lewat Rahil Salsabila, sang peraih dua emas di lompat jauh dan tolak peluru. Ia juga dibantu oleh Nurul Izzad yang menambah satu perunggu untuk sekolahnya.
Dari sisi putra, SMAN 1 Muara Batu tampil mengesankan berkat M. Andra Fadillah yang menyabet emas di lari 400 meter, serta Rizqi Ajrina dan Cut Suci Aisya yang masing-masing membawa pulang dua perunggu dari nomor putri.
Sementara itu, SMPN 5 Lhoksukon tak mau kalah saing di level pelajar menengah pertama. Atletnya, Muhammad Reza, sukses menyabet dua emas dari nomor lempar cakram dan tolak peluru, sekaligus mencatatkan diri sebagai salah satu atlet muda paling potensial di kejuaraan ini.
Ajang Pembinaan dan Seleksi Menuju POPDA 2026
Total 142 atlet dari 61 sekolah ikut berpartisipasi dalam kejuaraan ini, dengan 36 medali yang diperebutkan. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Aceh Utara, M. Nasir, M.Si, menjelaskan bahwa event ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga pembinaan karakter dan seleksi menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVIII 2026.
“Menang itu kebanggaan, tapi kalah dengan elegan adalah kehormatan. Yang penting kalian sudah berani mencoba dan memberikan yang terbaik,” ujar M. Nasir memberi semangat.
Ajang ini membuktikan bahwa semangat dan potensi atlet muda Aceh Utara terus tumbuh kuat. Bukan hanya soal siapa yang tercepat atau terkuat, tetapi bagaimana setiap pelajar bisa menjunjung tinggi sportivitas, mental juara, dan semangat kompetisi sehat.
Dengan pencapaian luar biasa ini, SMAN 1 Lhoksukon dan para atlet muda lainnya telah menunjukkan bahwa masa depan olahraga Aceh Utara sangat cerah tinggal bagaimana pembinaan dan dukungan terus dijaga agar mereka bisa melesat hingga level nasional.