By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kemdiktisaintek Siap Bangun Ekosistem Kampus yang Terintegrasi dengan Pengembangan Olahraga Melalui ISS 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemdiktisaintek Siap Bangun Ekosistem Kampus yang Terintegrasi dengan Pengembangan Olahraga Melalui ISS 2025

Pendidikan

Kemdiktisaintek Siap Bangun Ekosistem Kampus yang Terintegrasi dengan Pengembangan Olahraga Melalui ISS 2025

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menyebut penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 sebagai forum berbagi pemikiran dan sinergi keolahragaan nasional. Khususnya dalam pembinaan prestasi olahraga nasional yang dimulai dari tingkat pelajar pendidikan dasar dan menengah. (Foto : Dok. Kemenpora)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menyebut penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 sebagai forum berbagi pemikiran dan sinergi keolahragaan nasional. Khususnya dalam pembinaan prestasi olahraga nasional yang dimulai dari tingkat pelajar pendidikan dasar dan menengah. (Foto : Dok. Kemenpora)
SHARE

Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyatakan komitmennya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem olahraga nasional, khususnya melalui peran perguruan tinggi. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Mohammad Fauzan Adziman, dalam sesi talkshow Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Minggu (7/12).

Fauzan menegaskan bahwa Kemdiktisaintek melihat ISS sebagai momentum penting untuk membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor olahraga. Ia menyampaikan bahwa pihaknya mendukung tiga agenda utama yang menjadi pondasi sinergi kampus dengan pengembangan atlet nasional.

“Melalui ISS ini kami dari Kemdiktisaintek mendukung paling tidak ada tiga hal, yakni bagaimana kita meningkatkan proses pembinaan atlet melalui kampus agar masuk dalam ekosistem olahraga dengan kolaborasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan karier atlet selama ini cenderung terfokus pada jalur kompetisi di klub. Melalui dukungan kebijakan baru, Kemdiktisaintek ingin membuka dua jalur berkembang bagi atlet, yaitu melalui klub dan jalur akademik di perguruan tinggi. Dengan demikian, masa depan atlet dapat lebih terjamin, baik dari sisi prestasi maupun pendidikan.

“Dual karier atlet ini ingin kita tumbuh kembangkan dengan memudahkan salah satunya dengan memberikan beasiswa atlet. Jadi atlet bisa memilih bidang yang sesuai minatnya dan memiliki masa depan akademik yang jelas,” kata Fauzan.

Selain pembinaan atlet, Kemdiktisaintek juga ingin memperkuat riset sport science di perguruan tinggi. Riset tersebut mencakup teknologi pakaian olahraga, metode latihan berbasis data, hingga penelitian fisiologi yang sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang sangat beragam.

“Kami membuka berbagai peluang riset di bidang fisiologi agar kita bisa memahami dan mengoptimalkan potensi atlet Indonesia,” tambahnya.

Fauzan menilai bahwa pendidikan kepemimpinan muda dan pembinaan atlet memiliki irisan yang kuat. Hal ini menjadi penting untuk mempersiapkan Indonesia memasuki era bonus demografi menjelang Indonesia Emas 2045, serta menghadapi peluang besar seperti penyelenggaraan Olimpiade pada 2044.

“Kita ingin Indonesia Emas di tahun 2045. Maka pembangunan dari sekarang penting, baik dari aspek teknologi, psikologi, maupun pendidikan kepemimpinan agar atlet berkembang menjadi juara,” jelasnya.

Baca Juga :

Tingkatkan Kemampuan Bicara Anak, Cara Efektif Lawan Perundungan
Profil dan Biodata Lia Istifhama, Caleg DPD Jatim Bannernya Dicium Pria yang Diduga ODGJ

Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya sistem kompetisi yang terstruktur dari jenjang sebelum perguruan tinggi. Kompetisi ini diharapkan dapat membantu memetakan kemampuan atlet sejak dini, sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kita ingin membangun kompetisi sebelum masuk kampus sehingga ada diagnosa awal yang memetakan kemampuan atlet apakah berada di level nasional atau internasional,” paparnya.

Fauzan menyimpulkan bahwa seluruh langkah ini akan berhasil jika dilakukan melalui satu prinsip utama, yaitu kolaborasi. Kemdiktisaintek siap membangun program beasiswa atlet, riset olahraga, inovasi teknologi, hingga pengembangan ekosistem kompetisi dengan dukungan Kemenpora, pemerintah daerah, dan industri olahraga.

Senada dengan Fauzan, Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, turut menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk atlet kelas dunia. Ia menilai pembinaan berjenjang dan kompetisi yang konsisten akan memperkuat fondasi prestasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Per hari ini saja sudah lebih dari 20 kampus yang memberikan beasiswa bola basket, dan itu baru satu cabang olahraga. Melalui roadmap yang tepat, potensi ini sangat besar,” ujarnya dalam talkshow bertema Sport and Education: Building The Next Generation of Athlete.

Dengan kolaborasi menyeluruh antara kampus, industri, dan pemerintah, Kemdiktisaintek optimistis ekosistem olahraga Indonesia dapat berkembang lebih terukur, ilmiah, dan berkelanjutan.

Baca Juga : https://inversi.id/menpora-erick-thohir-dorong-indonesia-jadi-kekuatan-baru-industri-olahraga-dunia-di-iss-2025/

You Might Also Like

Peluang Emas! UMB Sediakan Beasiswa Hingga Gratis Kuliah Bagi Peserta SNBT
Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 34 Resmi Lulus, Ini Pesan Penting Panglima TNI
Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Erick Thohir Sebut Industri Olahraga Naik Kelas
KPK Bongkar Modus Pungli dan Titipan Siswa dalam SPMB 2026
Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Semua Jenjang Sekolah
TAGGED:Erick ThohirIndonesia Sports SummitIndonesia Sports Summit 2025ISSKemenporaMenpora
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap membantu memfasilitasi pemerintah daerah (pemda) dalam pengelolaan aset-aset infrastruktur olahraga. Khususnya dalam berkolaborasi dengan pihak swasta untuk mengoptimalkan pengelolaannya. (Foto : Dok. Kemenpora) Kemenkeu Siap Fasilitasi Pemda dalam Pengelolaan Aset Infrastruktur Olahraga Melalui Kemitraan Strategis
Next Article Talkshow Technogym yang dihadiri oleh pemain Tim Nasional Sepakbola Indonesia Marc Klok di Stand Technogym pada event Indonesia Sports Summit 2025. Minggu (7/12/2025). (Foto : Dok. Kemenpora) Marc Klok Nilai Indonesia Sports Summit 2025 sebagai Ruang Belajar dan Pembentuk Kebiasaan Positif
1 Comment
  • Pingback: Kemenpora dan Kemenkes Siapkan Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Sport Medicine Atlet Indonesia - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dedi Mulyadi Larang Titip-Menitip di SPMB Sekolah Maung, Ancam Pecat hingga Proses Hukum

1 week ago
Pendidikan

Universitas Indonesia Gandeng Kampus Top China untuk Tingkatkan Riset dan Pertukaran Mahasiswa

1 week ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir

1 week ago
Pendidikan

Peluang Magang di Eropa Terbuka untuk Mahasiswa FISIP Undip

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index