By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tingkatkan Kemampuan Bicara Anak, Cara Efektif Lawan Perundungan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tingkatkan Kemampuan Bicara Anak, Cara Efektif Lawan Perundungan

Kesehatan

Tingkatkan Kemampuan Bicara Anak, Cara Efektif Lawan Perundungan

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
2 Min Read
ilustrasi anak depresi.(foto: freepik)
SHARE

Psikolog menekankan pentingnya peningkatan kemampuan komunikasi anak sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya perundungan. Kemampuan ini dinilai krusial agar anak mampu membela diri dan menyuarakan haknya secara tepat dalam berbagai situasi sosial.

Contents
Peran Keterampilan Komunikasi dalam Mencegah PerundunganMembangun Kepercayaan Diri Anak Sejak DiniTanda Perundungan dan Pentingnya Komunikasi Orang Tua

“Bangun keterampilan, kemampuan bicara asertif, berani memperjuangkan atau menyuarakan haknya atau hak orang lain yang ditindas tanpa mengganggu hak orang lain,” kata Saskia Rosita Indasari M.Psi. Psikolog.

Peran Keterampilan Komunikasi dalam Mencegah Perundungan

Psikolog pendidikan dari Universitas Indonesia itu menjelaskan bahwa anak perlu dibekali pemahaman mengenai hak dan kewajiban dalam relasi sosial. Selain itu, anak juga perlu didorong untuk memiliki buddy system atau lingkar pertemanan yang sehat, sehingga mereka memiliki teman dekat yang dapat memberikan perlindungan dan bantuan saat dibutuhkan.

Menurut Saskia, keberadaan teman yang dipercaya dapat membantu anak merasa lebih aman dan tidak sendirian ketika menghadapi situasi tidak menyenangkan di lingkungan sosialnya.

Membangun Kepercayaan Diri Anak Sejak Dini

Di samping dukungan dari teman sebaya, peran orang tua juga sangat penting dalam membangun kepercayaan diri anak. Orang tua dapat melibatkan anak dalam berbagai kegiatan komunitas, hobi, atau organisasi yang sesuai dengan minat mereka.

Selain itu, anak perlu diajarkan cara menyelesaikan masalah secara sehat agar mampu menghadapi konflik tanpa kekerasan atau tekanan emosional.

Tanda Perundungan dan Pentingnya Komunikasi Orang Tua

Saskia mengungkapkan bahwa indikasi perundungan pada anak dapat terlihat dari perubahan perilaku, menurunnya semangat belajar, hingga penurunan prestasi akademik.

“Untuk menyadari ini, orang tua perlu punya waktu bersama anak, mengamati dan cek kondisi anak setiap hari dan dekat dengan anak,” katanya.

Ia menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci agar anak merasa aman untuk bercerita, termasuk ketika mengalami gangguan atau perundungan dari teman sebaya. Jika anak menunjukkan tanda-tanda seperti sering murung, menolak berangkat ke sekolah, atau merasa takut berada di lingkungan sekolah meski sudah mendapatkan dukungan dari guru dan orang tua, Saskia menyarankan agar orang tua segera berkonsultasi dengan psikolog.

Baca Juga :

Sosok dan Profil Boenjamin Setiawan, Dokter Terkaya dan Pendiri Kalbe Farma yang Tutup Usia
Atlet Berjaya dari Riau! Bonus Atlet Peparnas, Paralimpiade, & Pra Popnas Cair Duluan Minggu Ini! Atlet PON? Tambahan Bonus Auto Menyusul

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:Kesehatan Mentalpencegahan kekerasan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Siswa Jenius SMAN 2 Madiun Ini Punya Nama Unik Hanya Satu Huruf
Next Article Kenalan dengan Otrovert, Si ‘Anak Lain’ yang Nyaman Jadi Outsider
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index