By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kemenpora dan Kemenkes Siapkan Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Sport Medicine Atlet Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemenpora dan Kemenkes Siapkan Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Sport Medicine Atlet Indonesia

Kesehatan

Kemenpora dan Kemenkes Siapkan Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Sport Medicine Atlet Indonesia

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
3 Min Read
Suasana Konferensi Pers di Indonesia Sports Summit, Minggu (7/12/2025). (Foto : Dok. Kemenpora)
Suasana Konferensi Pers di Indonesia Sports Summit, Minggu (7/12/2025). (Foto : Dok. Kemenpora)
SHARE

Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyatakan kesiapan untuk memperluas kerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dalam rangka pengembangan layanan sport medicine bagi atlet di seluruh Indonesia. Komitmen ini disampaikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, pada forum strategis Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (7/12), dalam sesi bertema Sport Medicine: The Science Behind National Fitness.

Wamenpora Taufik menegaskan bahwa arahan Presiden agar pemerintah membangun fasilitas olahraga modern, termasuk sport center skala besar, perlu disertai dukungan ekosistem kesehatan olahraga yang kuat. Menurutnya, keberadaan dokter olahraga, tenaga sport science, dan layanan sport medicine yang memadai akan menjadi fondasi penting pembinaan atlet secara profesional.

“Arahan Bapak Presiden, kita akan membangun fasilitas olahraga seperti sport center besar dan di sana pasti juga membutuhkan dukungan dari Kemenkes seperti dokternya, sport science nya, sport medicinenya dan sebagainya,” ujarnya dalam forum tersebut.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan penguatan sport medicine bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga di daerah. Hal ini penting karena pembinaan atlet berprestasi banyak berawal dari pusat-pusat latihan di berbagai wilayah Indonesia. Dengan dukungan layanan kesehatan olahraga yang memadai, proses pencarian bakat dan pengembangan atlet dapat berjalan lebih optimal.

“Daerah sangat membutuhkan fasilitas ini karena dari daerahlah bibit atlet nasional muncul. Untuk itu kami berharap Kemenkes dan Kemenpora bisa segera menindaklanjuti penyediaan tenaga kesehatan olahraga baik di pusat maupun daerah,” tambahnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menyatakan bahwa pihaknya siap berkoordinasi dengan Kemenpora untuk memetakan kebutuhan tenaga kesehatan olahraga. Ia mengakui bahwa jumlah spesialis kedokteran olahraga di Indonesia masih sangat terbatas.

“Spesialis olahraga kita sebetulnya masih sangat terbatas, baru 122 dokter. Jadi kalau untuk seluruh Indonesia memang masih sangat kurang. Kami akan segera tindak lanjut agar perhitungan kebutuhannya seragam antara Kemenkes dan Kemenpora,” katanya.

Maria menjelaskan bahwa salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah menentukan distribusi tenaga kesehatan di daerah, terutama dokter umum dan fisioterapis, mengingat jumlah spesialis olahraga belum mencukupi untuk kebutuhan nasional.

Spesialis Kedokteran Olahraga, Maria Lestari, turut menyoroti pentingnya meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap kondisi kebugaran dan risiko cedera pada atlet muda. Menurutnya, edukasi sejak dini dapat membantu atlet memahami prinsip latihan yang sehat, manajemen beban latihan, serta teknik pencegahan cedera.

Baca Juga :

Program MBG Sulteng Perkuat Pengawasan Pangan! Jamin Kualitas Bahan Baku
Panen 27 Emas, Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua ASEAN Para Games 2025

“Early screening sangat penting untuk mendeteksi kebugaran anak-anak dan atlet. Banyak atlet muda yang belum memahami bagaimana manajemen latihan yang benar. Untuk tahap awal, guru olahraga dan sekolah bisa menjadi garda terdepan,” jelasnya.

Kolaborasi Kemenpora dan Kemenkes diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem kesehatan olahraga nasional. Dengan memperluas akses terhadap sport medicine dan memastikan ketersediaan tenaga ahli yang memadai, pemerintah menargetkan pembinaan atlet Indonesia dapat semakin profesional, ilmiah, dan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga : https://inversi.id/kemdiktisaintek-siap-bangun-ekosistem-kampus-yang-terintegrasi-dengan-pengembangan-olahraga-melalui-iss-2025/

You Might Also Like

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun
Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN, Timnas Indonesia Harus Jadi Raja Asia Tenggara
Presiden Prabowo Siap Back Up Total Program PSSI demi Mimpi ke Piala Dunia 2030
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Demi Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina
Prabowo Minta Erick Thohir Benahi Kompetisi Domestik Demi Mimpi Timnas ke Piala Dunia
TAGGED:Erick ThohirIndonesia Sports SummitIndonesia Sports Summit 2025ISSISS 2025KemenporaMenpora
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Talkshow Technogym yang dihadiri oleh pemain Tim Nasional Sepakbola Indonesia Marc Klok di Stand Technogym pada event Indonesia Sports Summit 2025. Minggu (7/12/2025). (Foto : Dok. Kemenpora) Marc Klok Nilai Indonesia Sports Summit 2025 sebagai Ruang Belajar dan Pembentuk Kebiasaan Positif
Next Article Membuka Potensi Pariwisata Indonesia oleh Menteri Pariwisata Widanti Putri (Kiri) di Indonesia Sports Summit 2025, Minggu (7/12/2025). (Foto : Dok. Kemenpora) Menpar Dorong Sinergi dengan Kemenpora untuk Menguatkan Sport Tourism sebagai Kekuatan Global Indonesia
1 Comment
  • Pingback: Menpar Dorong Sinergi dengan Kemenpora untuk Menguatkan Sport Tourism sebagai Kekuatan Global Indonesia - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

5 days ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

1 week ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

2 weeks ago
KesehatanTerkini

Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index