By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Aksi Saling Lempar BSSN dan Kominfo Saat DPR Pertanyakan soal Data PDN yang Diserang
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Aksi Saling Lempar BSSN dan Kominfo Saat DPR Pertanyakan soal Data PDN yang Diserang

Terkini

Aksi Saling Lempar BSSN dan Kominfo Saat DPR Pertanyakan soal Data PDN yang Diserang

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Komisi I DPR menyatakan keheranan atas ketidakhadiran cadangan data di Pusat Data Nasional (PDN), terutama setelah serangan peretas terhadap fasilitas di Surabaya beberapa waktu lalu.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang diminta penjelasan mengenai cadangan data, mengalihkan tanggung jawab tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Hal ini terjadi dalam rapat antara Komisi I DPR, Kominfo, dan BSSN di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 27 Juni 2024. Kominfo dan BSSN diminta memberikan penjelasan terkait serangan terhadap PDN yang mengakibatkan gangguan pada layanan publik.

Kepala BSSN, Letjen (Purn) Hinsa Siburian, menyatakan permintaan maaf kepada Menkominfo Budi Arie Setiadi karena menyebutkan bahwa masalah utama serangan ini adalah tata kelola data dan ketidakhadiran cadangan data.

Baca Juga: Soal PDN yang Diretas Hacker, Sri Mulyani: Anggarannya Rp700 Miliar

“Kami melihat secara umum, mohon maaf, Pak Menteri, permasalahan utama adalah tata kelola. Ini hasil pengecekan kita dan tidak adanya back up,” ujar Hinsa.

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, mempertanyakan ketiadaan cadangan data tersebut.

“Mohon maaf, tidak ada peta apa?” tanyanya.

“Back up data yang di PDNS 1 Surabaya,” jawab Hinsa.

Baca Juga :

Kisah Sukses Remaja 18 Tahun Raup Rp16 Miliar dari Dunia Crypto dan Trading
3 Perintah Khusus Kapolri dalam Penanganan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Meutya kemudian bertanya mengenai data di Batam.

“Di Batam itu tidak sepenuhnya. Jadi sebenarnya seharusnya kan itu DRC (disaster recovery center),” jelas Hinsa.

Hinsa menambahkan bahwa PDN di Surabaya seharusnya memiliki sistem cadangan data seperti yang ada di Batam.

“Artinya apa? Data di Surabaya seharusnya harus ada, seharusnya persis seperti itu di Batam. Jadi begitu misalnya ada gangguan misalnya di Surabaya, analoginya hampir sama, mati listrik, hidupkan genset, kira-kira gitu loh sebenarnya,” jelas Hinsa.

Baca Juga: 6 Lembaga yang Paling Terdampak Efek Domino Ransomware PDN, Ini Daftarnya

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI-P, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, juga merasa bingung dengan ketiadaan cadangan data di PDN di Surabaya.

Namun, Hinsa mengarahkan pertanyaan tersebut ke Kominfo.

“Kenapa tidak ada (backup)?” tanya TB Hasanuddin.

“Mungkin nanti dari Kominfo yang bisa menjelaskan, Pak,” jawab Hinsa.

“Itu yang banyak dipertanyakan oleh pakar IT, Pak, kenapa tidak ada?” tukas TB Hasanuddin.

“Baik, mungkin ranahnya Pak Kominfo yang akan menjawab,” kata Hinsa.

Meutya kemudian menanyakan persentase data yang dicadangkan di Batam.

“Hanya 2 persen, dari data yang ada di Surabaya,” jawab Hinsa.

“Yang dikunci ransomware di Surabaya hanya 2 persen?” tanya Meutya.

“Iya. Makanya itu tidak dikatakan DRC, hanya tempat penyimpanan data,” tambah Hinsa.

12Next Page

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Omzet Rp365 Miliar, Polda Jabar Tangkap Bandar Judi Online Jaringan Internasional di Hotel
Next Article Usai Ransomware, BSSN Prediksi Serangan DDOS Terjadi di 2024
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index