By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Angka Stunting Papua Selatan Turun ke 21%, MBG Dorong Perbaikan Gizi Anak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Angka Stunting Papua Selatan Turun ke 21%, MBG Dorong Perbaikan Gizi Anak

MBG

Angka Stunting Papua Selatan Turun ke 21%, MBG Dorong Perbaikan Gizi Anak

Adrian
By
Adrian
3 months ago
Share
5 Min Read
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa saat meninjau sekaligus menghadiri launching Program MBG di SMP YPK Merauke pada 19 Januari 2026 (Foto, dok.papuaselatan.go.id)
SHARE

Inversi Upaya penurunan angka stunting di Provinsi Papua Selatan menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di wilayah tersebut mengalami penurunan signifikan dari sebelumnya sekitar 30 persen menjadi 21 persen.

Capaian ini menjadi indikator penting bahwa berbagai program intervensi yang dilakukan pemerintah bersama pemangku kepentingan berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penurunan angka stunting ini tidak terlepas dari peran aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, khususnya para orang tua. Kesadaran masyarakat untuk memantau tumbuh kembang anak melalui layanan kesehatan seperti posyandu dinilai semakin meningkat.

Partisipasi aktif orang tua dalam membawa anak untuk ditimbang dan diperiksa secara berkala menjadi salah satu kunci utama dalam mendeteksi serta mencegah stunting sejak dini. Kepala Dinas Kesehatan Papua Selatan, dr. Herlina, menjelaskan bahwa berbagai intervensi telah dilakukan secara maksimal di empat kabupaten yang berada dalam cakupan wilayah Papua Selatan.

Intervensi tersebut meliputi intervensi spesifik di bidang kesehatan, seperti pemenuhan gizi ibu dan anak, serta intervensi sensitif yang melibatkan lintas sektor, termasuk pendidikan, sanitasi, dan kesejahteraan sosial.

Menurut dr. Herlina, tren penurunan angka stunting ini juga didukung oleh meningkatnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial atau hanya pada satu tahap kehidupan anak saja.

Upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan, dimulai sejak masa pranikah, kehamilan, persalinan, hingga anak berusia dua tahun.

“Penanganan stunting harus dimulai sejak sebelum menikah, kemudian selama masa kehamilan, saat persalinan, hingga anak berusia dua tahun. Pada periode tersebut, pemenuhan gizi dan pemantauan kesehatan menjadi sangat krusial,” ujar dr. Herlina di Merauke, 4 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk instansi pusat, lembaga terkait, serta masyarakat secara luas.

Baca Juga :

Tiba di Tanah Air, Presiden Prabowo Langsung ke Medan Pimpin Penanganan Bencana Sumatra
Gelar Kopdarwil di Kalbar, Kaesang Pangarep Minta Kader PSI Menangkan Pemilu 2024

Sinergi yang baik antar-sektor diyakini mampu memperkuat efektivitas program dan mempercepat pencapaian target penurunan stunting. Salah satu program yang dinilai memberikan kontribusi positif adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang, khususnya bagi mereka yang berada di lingkungan sekolah.

Menurut dr. Herlina, kehadiran program MBG menjadi peluang besar dalam mendukung upaya pemenuhan gizi anak. Ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut yang dinilai mampu membantu meningkatkan kualitas konsumsi makanan anak-anak, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses pangan bergizi.

“Kami sangat berterima kasih atas adanya program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah. Program ini sangat membantu dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka,” ungkapnya.

Saat ini, pelaksanaan program MBG di Papua Selatan terus berjalan secara bertahap. Meskipun belum seluruh sekolah mendapatkan layanan tersebut, pemerintah memastikan bahwa proses perluasan cakupan program terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil, dapat merasakan manfaat dari program tersebut.

Selain memberikan manfaat langsung bagi kesehatan anak, program MBG juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi. Edukasi mengenai gizi seimbang menjadi bagian penting dalam upaya jangka panjang untuk mencegah stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus mengintensifkan berbagai program pendukung lainnya, seperti penyuluhan kesehatan, pemberian suplemen gizi, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, serta perbaikan sanitasi lingkungan. Seluruh upaya ini dilakukan secara terintegrasi untuk memastikan penanganan stunting dapat berjalan secara komprehensif.

Keberhasilan menurunkan angka stunting di Papua Selatan menjadi bukti bahwa dengan komitmen yang kuat, kolaborasi yang solid, serta partisipasi aktif masyarakat, tantangan kesehatan masyarakat dapat diatasi secara bertahap. Capaian ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

Pemerintah optimistis bahwa dengan keberlanjutan program-program yang telah berjalan, termasuk MBG, angka stunting di Papua Selatan akan terus menurun. Harapannya, generasi mendatang dapat tumbuh menjadi individu yang sehat, cerdas, dan produktif, sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Dengan demikian, upaya penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui kerja sama yang erat dan berkesinambungan, visi untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas dapat tercapai.

You Might Also Like

Audiensi Mahasiswa di DPR, Dasco Sambungkan Langsung Aspirasi ke Bahlil dan Kepala BGN
Tolak Penunggangan Politik, BEM Bersatu Ungkap Dugaan Aktor di Balik Aksi Anti-MBG
Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis
BGN Siapkan Evaluasi Besar-besaran MBG, Insentif Dapur Akan Dirombak
BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Hindari Konflik Kepentingan
TAGGED:AnakAngkaGizi ANakMBGPapua SelatanPerbaikanTurun
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Lagu OST Para Perasuk Punya Makna Ganda, Ini Kata Maudy Ayunda
Next Article Program MBG Dorong Penurunan Stunting dan Perkuat Ekonomi Daerah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiMBG

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

2 weeks ago
EkonomiTerkini

Fakta Mengejutkan! MBG Hidupkan UMKM, Tapi Dirusak Korupsi Pejabat

2 weeks ago
Foto : Kepala BGN, Nanik S. Deyang (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

BGN Tegaskan Isu Penghentian MBG Adalah Hoaks!

3 weeks ago
Foto : Yuli, guru di kelas 6 sekolah dasar (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

Sinergi SD Pangudi Luhur Kalirejo Pasok MBG

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index