Inversi Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang yang diraih oleh Archilles Alexsyah Junior, atlet pencak silat muda asal Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.
Remaja yang akrab disapa Alex ini berhasil menembus seleksi nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Program Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN), sebuah program pembinaan atlet muda berbakat yang dilaksanakan secara ketat dan kompetitif.
Keberhasilan Alex diumumkan secara resmi oleh Kemenpora pada 29 Oktober 2025. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi di seluruh Indonesia, Alex terpilih sebagai satu dari tiga atlet terbaik nasional yang dinyatakan layak mengikuti pembinaan lanjutan. Capaian tersebut sekaligus menempatkan Alex sebagai bagian dari aset pembinaan olahraga nasional di cabang pencak silat.
Saat ini, Alex menjalani pendidikan sekaligus program latihan intensif di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta. SKO Ragunan dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan olahraga unggulan di Indonesia yang telah melahirkan banyak atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui sistem pembinaan terpadu antara pendidikan formal dan pelatihan olahraga, Alex diharapkan dapat mengembangkan potensi secara maksimal. Proses seleksi SLOMPN dikenal memiliki standar tinggi dan menilai berbagai aspek, mulai dari kemampuan teknik, fisik, mental, hingga potensi pengembangan prestasi jangka panjang.
Konsistensi latihan, kedisiplinan, serta ketekunan Alex dalam menekuni pencak silat menjadi faktor utama yang mengantarkannya lolos seleksi. Selain itu, tekad kuat dan semangat pantang menyerah turut menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan nasional yang ketat.
Prestasi Alex tidak berhenti pada keberhasilannya masuk program pembinaan Kemenpora. Ia kembali mengharumkan nama Kabupaten Indramayu dengan meraih medali emas pada Kejuaraan Antar Pelajar Nasional yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat. Keberhasilan tersebut memperkuat posisinya sebagai atlet muda potensial yang memiliki prospek cerah di masa depan.
Kementerian Pemuda dan Olahraga turut memberikan apresiasi atas capaian Alex. Pihak Kemenpora menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kemampuan Alex agar mampu bersaing di tingkat internasional dan membawa nama Indonesia di kancah dunia.
“Kami berharap Archilles Alexsyah Junior dapat terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Indramayu,” ujar perwakilan Kemenpora dalam keterangannya.
Dukungan juga datang dari keluarga. Orang tua Alex menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta pembinaan yang telah diberikan oleh berbagai pihak. Menurutnya, keberhasilan yang diraih Alex merupakan hasil kerja keras kolektif antara atlet, pelatih, guru, dan lingkungan yang mendukung perkembangan bakatnya.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bimbingan yang diberikan kepada Alex. Prestasi ini tidak akan tercapai tanpa peran para pelatih, guru, serta semua pihak yang konsisten mendampingi proses latihan dan pendidikan Alex,” ujar orang tua Alex.
Sebelum bergabung dalam pembinaan nasional, Alex tercatat sebagai siswa SMP Negeri 2 Sindang. Selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut, Alex dikenal sebagai siswa yang disiplin dan aktif mengikuti berbagai kegiatan olahraga.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Indramayu yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 2 Sindang, Fajar Ismadi, atas dukungan yang diberikan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Padepokan Pencak Silat BDS Silatindo, Master Dukim Pray, beserta jajaran pelatih dan pendamping yang telah berperan besar dalam membina kemampuan teknik dan mental bertanding Alex sejak usia dini.
Alex sendiri mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang telah diraihnya. Ia menegaskan tekad untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Saya ingin terus berprestasi dan suatu hari bisa membawa nama Indonesia di tingkat internasional. Terima kasih kepada para guru di SMP Negeri 2 Sindang dan SD Negeri 2 Jatibarang yang telah mendidik dan mendukung saya,” ujar Alex.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap prestasi Archilles Alexsyah Junior dapat menjadi motivasi bagi generasi muda daerah untuk terus berlatih, berprestasi, dan berani bermimpi. Keberhasilan Alex diharapkan mampu mendorong tumbuhnya atlet-atlet muda potensial lainnya yang dapat mengharumkan nama Indramayu dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.