By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Jangan Nekat Terobos Banjir, Ini Risiko Tersembunyi Mobil Listrik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jangan Nekat Terobos Banjir, Ini Risiko Tersembunyi Mobil Listrik

Terkini

Jangan Nekat Terobos Banjir, Ini Risiko Tersembunyi Mobil Listrik

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
3 Min Read
ilustrasi Para pengendara mobil menerjang banjir.(foto: Antaranews)
SHARE

Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengingatkan pengguna mobil listrik untuk tidak nekat menerjang banjir. Pasalnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan serius pada sistem kelistrikan dan sensor kendaraan listrik.

Contents
Risiko Kerusakan Tak Hanya pada BateraiKorosi dan Biaya Perbaikan MahalTips Aman Menghadapi Musim Hujan

Menurut Yannes, meskipun baterai utama mobil listrik atau electric vehicle (EV) dirancang kedap air dengan standar IP67 atau IP68, hal itu tidak berarti seluruh komponen kendaraan aman saat terpapar air banjir.

“IP67 itu jaminan darurat, bukan jaminan kendaraan bisa digunakan semaunya untuk menerobos banjir,” kata Yannes saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Risiko Kerusakan Tak Hanya pada Baterai


Yannes menjelaskan bahwa risiko terbesar justru tidak selalu berasal dari baterai tegangan tinggi. Sistem kelistrikan 12 volt serta ratusan sensor kecil yang berperan sebagai pusat kendali kendaraan dinilai jauh lebih rentan.

Komponen seperti ECU, modul ABS, hingga sensor parkir tersebar di berbagai bagian mobil dan umumnya tidak memiliki perlindungan sekuat battery pack. Ketika terendam air banjir, terutama air yang keruh atau mengandung garam, potensi kerusakan meningkat secara signifikan.

Air banjir atau air rob yang mengandung kadar garam tinggi dapat memicu proses korosi secara perlahan pada komponen elektronik kendaraan.

“Gejalanya bisa baru muncul beberapa minggu atau bulan kemudian, seperti error sensor, fitur ADAS mendadak nonaktif, atau alarm palsu,” ujar Yannes.

Korosi dan Biaya Perbaikan Mahal


Yannes menambahkan, kerusakan akibat korosi pada modul elektronik umumnya bersifat permanen dan sulit diperbaiki. Solusi yang tersedia biasanya hanya penggantian modul dengan unit baru.

Selain harganya yang mahal dan ketersediaan stok yang terbatas, proses penggantian modul elektronik juga kerap memerlukan kalibrasi ulang sistem, termasuk radar dan kamera fitur keselamatan.

Baca Juga :

Indonesia Sport Facility Expo 2025 Resmi Dibuka di ICE BSD City
4 Siswa Madrasah Cilegon Raih 3 Emas Juara Silat di Piala Dandim

Jika kalibrasi tidak dilakukan secara presisi, fitur keselamatan seperti pengereman darurat otomatis atau lane keep assist justru berpotensi membahayakan pengguna.

Terkait baterai, Yannes menegaskan bahwa komponen ini memang menjadi bagian paling terlindungi dalam mobil listrik. Baterai diawasi oleh battery management system (BMS) yang mampu memutus aliran listrik tegangan tinggi secara otomatis ketika terdeteksi kebocoran arus.

Namun, perlindungan tersebut tetap memiliki batas, terutama jika kendaraan terendam dalam waktu lama atau terpapar tekanan air yang ekstrem.

“Jika terjadi rembesan kecil yang memicu korosi internal, risikonya bisa berujung pada kegagalan mendadak atau thermal runaway. Biaya penggantian battery pack bahkan bisa mencapai 40–50 persen dari harga mobil baru,” katanya.

Tips Aman Menghadapi Musim Hujan


Untuk meminimalkan risiko, Yannes menyarankan pemilik mobil listrik agar lebih berhati-hati selama musim hujan dan banjir. Beberapa langkah perawatan penting perlu diperhatikan, mulai dari memastikan port pengisian daya selalu kering hingga rutin membersihkan kolong mobil dari lumpur dan sisa garam.

Selain itu, pemilik EV juga disarankan memeriksa kondisi karet penyekat pintu serta menjaga kebersihan kamera dan sensor kendaraan agar tetap berfungsi optimal.

“Inspeksi profesional pascabanjir sangat penting. Risiko kerusakan tersembunyi dan biaya perbaikannya jauh lebih besar dibandingkan kenikmatan sesaat saat nekat menerobos banjir,” tutup Yannes.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:BanjirMobil Listrik
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang diraih Archilles Alexsyah Junior atau yang akrab disapa Alex (Sumber : indramayukab.go.id) Atlet Muda Asal Indramayu Raih Prestasi Nasional di Cabang Pencak Silat
Next Article Gula Terselubung, Ancaman Diam-Diam bagi Kesehatan Anak
1 Comment
  • Pingback: Banjir Lumpuhkan Lalu Lintas Jalan Daan Mogot, Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index