By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Banjir Sumatera Rusak Ratusan Lembaga Pendidikan, Kemenag Alokasikan Dana Pemulihan hingga Rp35 Miliar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Banjir Sumatera Rusak Ratusan Lembaga Pendidikan, Kemenag Alokasikan Dana Pemulihan hingga Rp35 Miliar

Pendidikan

Banjir Sumatera Rusak Ratusan Lembaga Pendidikan, Kemenag Alokasikan Dana Pemulihan hingga Rp35 Miliar

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Menteri Agama, Nasaruddin Umar membuka rangkaian Silaturahim Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (Silatnas FKUB) dan Lembaga Keagamaan 2025 di Gading Setpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/8/2025). (Foto : RRI/Saadatuddaraen)
Menteri Agama, Nasaruddin Umar membuka rangkaian Silaturahim Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (Silatnas FKUB) dan Lembaga Keagamaan 2025 di Gading Setpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/8/2025). (Foto : RRI/Saadatuddaraen)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Kementerian Agama menetapkan pemulihan fasilitas pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November 2025. Pemerintah melalui Kementerian Agama mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk memperbaiki ratusan satuan pendidikan keagamaan yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pemulihan akan segera dilakukan secara langsung ke wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk memastikan keberlangsungan layanan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, tetap berjalan.

“Kami akan berangkat ke Aceh. Ada bantuan sekitar Rp26 miliar yang disiapkan,” ujar Nasaruddin sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Kementerian Agama pada Kamis, 18 Desember 2025.

Menurut Nasaruddin, tingkat kerusakan fasilitas pendidikan keagamaan di wilayah Sumatera tergolong signifikan. Berdasarkan pendataan Kementerian Agama, bencana tersebut berdampak pada sedikitnya 470 madrasah, 322 pondok pesantren, serta 13 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kerusakan tersebut mencakup ruang kelas, asrama, laboratorium, hingga fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.

Selain bantuan dalam bentuk dana tunai, Kementerian Agama juga akan menyalurkan dukungan berupa aset yang dimiliki kementerian dalam skema wakaf. Aset tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan di wilayah terdampak. Nasaruddin menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dan terkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Penyaluran bantuan juga dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah,” katanya.

Di luar satuan pendidikan keagamaan, dampak bencana juga dirasakan oleh ribuan sekolah umum yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melaporkan bahwa hingga Minggu, 14 Desember 2025, tercatat sedikitnya 3.274 sekolah mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.

Rincian sekolah yang terdampak mencakup 767 satuan pendidikan anak usia dini, 1.343 sekolah dasar, 621 sekolah menengah pertama, 268 sekolah menengah atas, dan 236 sekolah menengah kejuruan. Selain itu, terdapat pula 23 pusat kegiatan belajar masyarakat, 30 sekolah luar biasa, serta 86 lembaga kursus dan pelatihan yang turut terdampak. Kerusakan ini menyebabkan terganggunya proses belajar mengajar di berbagai jenjang pendidikan.

Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa secara keseluruhan bencana tersebut berdampak langsung terhadap 275.248 siswa dan 25.936 guru di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Angka tersebut merupakan akumulasi dari seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan usia dini hingga pendidikan menengah dan pendidikan nonformal. Menurutnya, dampak yang luas ini membutuhkan penanganan lintas sektor agar hak pendidikan peserta didik tetap terjamin.

Baca Juga :

Hemat Subsidi LPG Rp1,6 Triliun, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Gas Bumi
Dampak Media Sosial pada Self-Esteem Anak Muda, Antara Motivasi dan Depresi

Dalam masa tanggap darurat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menjaga keberlanjutan pembelajaran. Pemerintah menyediakan ruang kelas darurat serta menyalurkan berbagai perlengkapan pendukung kegiatan belajar.

“Kebutuhan ruang kelas darurat mencapai 2.873 unit. Selain itu, kebutuhan perlengkapan pembelajaran atau school kit sebanyak 141.335, serta perlengkapan keluarga atau family kit mencapai 16.239,” ujar Abdul Mu’ti dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 15 Desember 2025.

Pemerintah menilai pemulihan sektor pendidikan menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda di wilayah terdampak bencana. Sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi fasilitas pendidikan, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung meski dalam kondisi darurat.

Dengan dukungan anggaran, koordinasi lintas kementerian, serta keterlibatan pemerintah daerah, pemulihan pendidikan pascabencana di Sumatera ditargetkan dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjungan.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:Banjir SumateraDana PemulihanKemenagmenagPendidikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilustrasi sidak peremajaan rel kereta api. (Foto: Istimewa) PT KAI Daop 4 Gelar Apel Siaga Nataru 2025/2026, Amankan 27 Titik Rawan Banjir di Jalur KA
Next Article Tim polo air putra Indonesia tinggal selangkah lagi untuk meraih medali emas Sea Games 2025, usai Rezza Aditya dan kawan-kawan hari ini berhasil memetik kemenangan ketiga mereka saat melawan tim tuan rumah Thailand di Thammsat University Rangsit Campus, Thailand. (Kamis, 18/12/2025). (Foto : NOC Indonesia) Polo Air Putra Sea Games 2025, Indonesia VS Singapura Perebutan Medali Emas & Perak
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index