By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bukan Cuma Masalah Waktu Layar, Ini Bahaya Nyata Algoritma buat Remaja
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bukan Cuma Masalah Waktu Layar, Ini Bahaya Nyata Algoritma buat Remaja

Terkini

Bukan Cuma Masalah Waktu Layar, Ini Bahaya Nyata Algoritma buat Remaja

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Di era digital saat ini, internet dan smartphone sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Kemudahan akses informasi dan hiburan yang ditawarkan teknologi memang membawa banyak manfaat, tetapi juga menyimpan ancaman tersembunyi bagi kesehatan mental dan fisik anak muda.

Contents
Dampak Nyata Internet Terhadap Otak RemajaAlgoritma dan Konten Beracun Jadi Pemicu

Sebuah serial dokumenter berjudul Adolescence dari Netflix baru-baru ini kembali membuka mata publik. Serial ini menyoroti bagaimana remaja laki-laki bisa terpapar paham misoginis lewat internet hingga mengalami gangguan mental.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, bahkan menanggapi isu tersebut dan menyebut bahwa radikalisasi online terhadap remaja adalah masalah nyata yang terus berkembang.

Dampak Nyata Internet Terhadap Otak Remaja

Kekhawatiran soal pengaruh internet bukan lagi sekadar “panik moral.” Studi ilmiah menunjukkan bahwa penggunaan layar berlebihan dapat berdampak langsung pada pola tidur, konsentrasi, hingga kesehatan mental.

“Kami melihat peningkatan jumlah remaja yang mengalami kecemasan dan masalah harga diri akibat keterlibatan digital yang berlebihan,” ujar Stephen Buchwald, terapis di Manhattan Mental Health, dikutip dari DW.com.

Menurut data terbaru, kasus gangguan mental pada remaja di Amerika Serikat meningkat hingga 35 persen antara 2016 dan 2023. Kini, lebih dari 20 persen remaja mengalami gangguan seperti depresi, kecemasan, atau perilaku impulsif.

Algoritma dan Konten Beracun Jadi Pemicu

Masalah utama bukan hanya pada durasi penggunaan gadget, tapi juga pada jenis konten yang dikonsumsi. Remaja—terutama laki-laki—sering kali tanpa sadar terseret ke dalam konten bermuatan maskulin toksik, teori konspirasi, hingga ideologi ekstrem yang disebarkan melalui algoritma media sosial.

“Satu video soal kebugaran bisa berubah menjadi konten diet ekstrem, bahkan retorika antifeminis. Banyak remaja tidak menyadari mereka sedang terpapar narasi berbahaya,” jelas Buchwald.

Algoritma bekerja dengan mengulang jenis konten yang sebelumnya dikonsumsi, menciptakan efek gelembung informasi yang memperkuat pola pikir ekstrem—sering disebut fenomena Red Pill.***

Baca Juga :

Fakta-fakta Produser Film Dilan 1990 Ody Mulya Hidayat Diduga Hilang, Pulang ke Rumah Orang Tua
PT Telkom Melalui IndiHome Melakukan Bukti Nyata Majukan Pendidikan Indonesia

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
TAGGED:remaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Taruna TNI AU Raih Lulusan Terbaik di Akademi Pertahanan Jepang
Next Article Ariel ‘Noah’ Ungkap Cara Agar Tetap Dikenal Oleh Gen Z
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

3 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

5 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index