Halo Inversi! Suasana lapangan SMA Tarakanita 1 Puloraya, Jakarta Selatan, benar-benar pecah! Sorak penonton, dentuman musik, sampai semangat para peserta bikin vibe TarQ Cup XXIII jadi super meriah.
Ajang tahunan olahraga dan seni ini sudah jadi tradisi sekaligus kebanggaan sekolah yang ditunggu-tunggu banyak orang.
Ajang Bergengsi dengan Tema CANTARA
Digelar selama tujuh hari, mulai 25 September sampai 4 Oktober 2025, TarQ Cup XXIII ngumpulin ratusan pelajar dari SMA, SMP, sampai peserta umum di Jabodetabek.
Tahun ini temanya “CANTARA”, yang artinya jembatan. Filosofi ini jadi simbol regenerasi, kolaborasi, dan semangat anak muda yang berani bermimpi dan bikin karya untuk masa depan.
“CANTARA adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan. Kami ingin para peserta sadar bahwa karya mereka hari ini akan membentuk generasi berikutnya,” ungkap salah satu guru pembimbing panitia TarQ Cup 2025.
Lomba Olahraga, Seni, dan Ekspresi Diri
Bukan cuma olahraga kayak basket, futsal, dan baseball 5, TarQ Cup juga jadi panggung seni lewat modern dance, band, solo vocal, essay, sampai speech competition. Tahun ini makin fresh dengan tambahan dua cabang baru: Cosplay Competition dan Photography Competition.
“TarQ Cup itu bukan cuma soal menang, tapi wadah buat anak muda berani tampil dan nunjukin potensi terbaik mereka,” kata perwakilan panitia dengan penuh semangat.
Lebih dari Sekadar Lomba
Buat peserta, TarQ Cup adalah tempat belajar sportivitas, kerja sama, dan keberanian tampil. Sementara panitia merasakan langsung pengalaman leadership dan manajemen acara. Jadi, bukan hanya seru-seruan, tapi juga latihan nyata buat masa depan.
“Anak-anak belajar tanggung jawab dan ketulusan. Semua itu membentuk mereka bukan hanya sebagai pelajar, tapi juga individu berkarakter,” jelas salah satu guru pendamping.
Dari 1994 Hingga Kini
Sejak lahir pertama kali di tahun 1994 sebagai pentas seni kecil bernama TQ-LA Sunday, TarQ Cup berkembang pesat jadi ajang bergengsi. Banyak alumni yang bilang pengalaman ikut TarQ Cup jadi titik balik hidup mereka.
“Saya dulu panitia TarQ Cup, dari situ saya belajar memimpin tim dan menghargai proses. Pengalaman itu membekas sampai sekarang,” cerita salah satu alumni angkatan 2000.
Puncak yang Penuh Inspirasi
Sebagai penutup, TarQ Cup XXIII ditutup megah dengan konser Ten2Five dan Efek Rumah Kaca. Ribuan penonton tumpah ruah di area sekolah, menciptakan suasana hangat, penuh energi, dan super inspiratif.
Energi positif malam itu jadi bukti bahwa TarQ Cup lebih dari sekadar ajang lomba—ia adalah ruang yang hangat, inklusif, dan sarat harapan. Tema “CANTARA” bukan cuma slogan, tapi filosofi bahwa setiap generasi adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan.