Hai Inversi! Gedung Olahraga (GOR) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penuh semangat pada Jumat (10/10). Turnamen Tenis Meja Antar Pelajar se-Solo Raya sukses digelar sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-67.
Peserta dari Solo Raya hingga Luar Daerah
Bukan cuma pelajar dari Solo Raya, peserta juga datang dari Pacitan, Yogyakarta, Magelang, hingga Salatiga. Total ada 95 atlet muda yang ikut ambil bagian, terbagi dalam dua kategori: U-15 dengan 45 peserta dan U-19 dengan 50 peserta.
Henri Dwi Wahyudi, S.E., M.M., Ketua Panitia, merasa bangga dengan antusiasme peserta. “Awalnya dipikir hanya untuk Solo Raya, ternyata banyak juga yang dari luar daerah. Ini bukti minat pelajar terhadap tenis meja sangat besar,” ujarnya.
Lebih dari Sekadar Cari Juara
Turnamen ini tidak hanya fokus mencari pemenang, tapi juga menjadi wadah pembinaan bakat olahraga serta mempererat silaturahmi antar sekolah.
Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., selaku Pimpinan UMS, berharap turnamen ini bisa melahirkan atlet baru berprestasi.
“Ini pertama kalinya UMS bikin turnamen tenis meja antar pelajar. Harapannya lahir bibit atlet yang bisa tampil di tingkat nasional,” jelasnya.
Pertandingan Profesional
Bekerja sama dengan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI), turnamen ini menerapkan standar peraturan profesional. Pertandingan berlangsung dari pagi hingga final menjelang magrib dengan penuh sportivitas.
Salah satu peserta, Faaris Hilmy Saputra dari SMP Khusus Olahraga Surakarta, mengungkapkan semangatnya. “Saya sudah latihan 11 kali seminggu untuk persiapan. Semoga bisa menang dan bikin bangga sekolah,” katanya.
Turnamen tenis meja ini bukan sekadar perayaan Dies Natalis ke-67, tapi juga bukti komitmen UMS untuk menghadirkan kompetisi sehat, inspiratif, dan bermakna bagi generasi muda.