By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Cerita Horor Gelu, Gumpalan Tanah yang Berbentuk Bulat Pengganjal Pelaku Bunuh Diri
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Cerita Horor Gelu, Gumpalan Tanah yang Berbentuk Bulat Pengganjal Pelaku Bunuh Diri

Terkini

Cerita Horor Gelu, Gumpalan Tanah yang Berbentuk Bulat Pengganjal Pelaku Bunuh Diri

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Mitos pulung gantung sering diyakini sebagai faktor pemicu kasus bunuh diri, terutama oleh sebagian masyarakat Gunungkidul, Yogyakarta. Mitos pulung gantung dan kepercayaan ini tak terlepas dari cerita horor gelu, gumpalan tanah yang berbentuk bulat pengganjal jenazah pelaku bunuh diri saat dimakamkan.

Contents
Cerita Horor GeluPencegah Kasus Bunuh Diri

Menurut berbagai sumber, gelu adalah gumpalan tanah berbentuk bulat yang digunakan sebagai alas jenazah saat proses pemakaman.

Cerita Horor Gelu

Cerita horor gelu diyakini muncul dalam setiap kasus bunuh diri dengan penemuan gelu tepat di bawah mayat atau jenazah yang tergantung usai bunuh diri. Akan tetapi, proses penggalian tanah untuk mencari gelu juga harus memenuhi syarat yang ditetapkan oleh para sesepuh atau tokoh adat masyarakat.

Syarat pertama dalam pencarian gelu adalah pembacaan doa-doa oleh tokoh adat, dan proses penggalian harus dilaksanakan segera setelah pelaku bunuh diri diturunkan. Tujuannya adalah untuk menjamin bahwa gelu dapat ditemukan.

Baca Juga: Cerita Nyi Roro Kidul, Ratu Pantai Selatan Lengkap dengan Pesan Moral

Namun, tak jarang pula orang melakukan penggalian setelah pelaku telah ditemukan, akibatnya gelu yang dicari tidak ditemukan. Kadang-kadang jumlah gelu yang ditemukan juga tidak selalu tiga, bisa hanya satu atau dua.

Pencegah Kasus Bunuh Diri

Percayaan mencari gelu di bawah mayat yang tergantung dapat mencegah terjadinya kasus bunuh diri di masa depan masih ada di sebagian masyarakat. Konon, sebagian masyarakat meyakini bahwa gelu dapat mengusir makhluk yang berwujud sebagai pulung gantung dan tersebut masih menjadi cerita horor hingga kini.

Makhluk yang dimaksud memiliki penampilan menyeramkan seperti manusia berkulit hitam terkulai dengan darah menetes dari hidung dan telinga. Sosok yang menakutkan ini diyakini sebagai penjaga tali yang biasanya digunakan oleh para korban bunuh diri.

Berdasarkan puluhan kasus, rata-rata penyebab bunuh diri adalah depresi dan penyakit kronis, namun masalah ekonomi dan hubungan juga merupakan penyebab lain yang signifikan dari kasus bunuh diri.

Baca Juga :

Bikin Khawatir, Kasus TBC Anak di Indonesia Naik Sejak 3 Tahun Terakhir
Fakta-fakta Slank yang Menyatakan Dukungannya ke Ganjar-Mahfud Md, Sikap Politik yang Mengejutkan?

Baca Juga: Profil dan Biodata Gelandang Persib Levy Clement Madinda Fokus Menang di Kandang

Mayoritas masyarakat meyakini bahwa mitos pulung gantung memang ada dalam kepercayaan mereka. Terkait dengan mitos gelu, masyarakat meyakini bahwa dalam setiap kasus bunuh diri, ketika tanah digali tepat di bawahnya pasti akan ditemukan gelu, namun proses penggalian tanah juga harus memenuhi syarat yang ditetapkan oleh para sesepuh atau tokoh adat masyarakat.

You Might Also Like

Level Dewa! Hanya Segelintir Pencetak Hattrick di Piala Dunia
Pertalite Terancam Diserbu Orang Kaya? Ekonom Minta Keran Subsidi Diperketat!
Arnautovic Jadi Pembeda, Austria Selamat dari Kejutan Yordania!
Demo di DPR, Monas hingga Kemenkeu, Ribuan Aparat Disiagakan
Jakarta Peringkat Kedua Kota dengan Udara Paling Kotor di Dunia, Ini Langkah Pemprov DKI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Cerita Horor Alas Roban, Kawasan Hutan Jati Tempat Buang Mayat dan Jin
Next Article Cerita Horor Bus Hantu Jurusan Bekasi-Bandung, Perjalanan Menegangkan Penuh dengan Bau Anyir
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

SpaceX Melantai di Bursa, Harta Elon Musk Tembus Rp23.120 Triliun

Mitos Boros Tumbang! Kompor Listrik Ternyata Lebih Hemat 75%

Heboh Harga Pertamax, Padahal dari Awal Tak Pernah Disubsidi

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik

Arus Modal Asing Bisa Kembali Masuk, Asal Dua Indikator Ini Terus Membaik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Hattrick Messi Membuat Aljazair Tak Berdaya

18 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Tak Gugup, Irak Dibuat Tak Berkutik!

19 hours ago
Pildun 2026Terkini

Mbappé Menggila, Senegal Jadi Korban!

19 hours ago
Terkini

Palu Berduka Lagi, Jangan Biarkan Sulawesi Tengah Berjuang Sendiri

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index